Kamis, 25 Desember 2025

Wakil Ketua DPRK Bireuen Desak Presiden Prabowo Segera Tetapkan Banjir-Longsor Sumatra Sebagai Bencana Nasional

KABAR BIREUEN, Bireuen – Wakil Ketua II DPRK Bireuen, Muslem Abdullah mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera menetapkan banjir-longsor Sumatra sebagai bencana nasional.

Demikian diutarakan Muslem Abdullah kepada Kabar Bireuen di ruang kerjanya, Senin (15/12/2025).

“Kerusakan akibat banjir dan longsor di Sumatra khususnya Aceh lebih dahsyat dibandingkan tsunami Aceh 2004 silam. Hanya korban meninggal yang lebih sedikit,” sebutnya.

Kalau Pemerintah Pusat tidak segera memberikan status bencana nasional, ujar politikus Partai Aceh ini, sulit bagi Aceh untuk bangkit lagi.

BACA JUGA: Banjir Bandang Luluhlantakkan Sekolah di Makmur, Data Siswa Terendam dan Pagar Roboh 

Bukan hanya infrastruktur publik yang rusak akibat banjir – longsor, tetapi dari hulu ke hilir terjadi kerusakan.

“Bukan hanya jembatan dan rumah warga yang hancur, tetapi fasilitas pendidikan dan sumber pencaharian masyarakat juga terimbas,” paparnya.

Lanjutnya, diperkirakan ribuan hektar lahan sawah produktif di Kabupaten Bireuen rusak akibat tertimbun lumpur. Demikian juga dengan tambak.

Selain itu, usaha kecil menengah (UKM) tidak sedikit yang terdampak. “Banyak usaha kecil yang rusak dihantam banjir. Petani juga banyak hilang mata pencaharian,” paparnya.

BACA JUGA: Akibat Banjir Bandang, Sejumlah Fasilitas Kampus UMMAH Bireuen Rusak

Pada kesempatan itu, mantan kombatan GAM ini juga mempertanyakan nasib pendidikan anak-anak di Aceh jika sekolah tidak segera dibersihkan atau diperbaiki.

“Berapa banyak sekolah yang hancur akibat bencana banjir. Ini harus jelas, kapan dibangun kembali sekolah yang rusak,” kata Muslem menyoal.

Lalu, bukan hanya gedung sekolah yang rusak, tetapi semua fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar diperkirakan turut hancur.

“Laporan yang saya terima, di Kabupaten Bireuen lebih 200 sekolah terdampak. Bukan hanya gedung rusak, tetapi mobiler dan peralatan pendukung belajar ikut rusak,” ujarnya lagi.

BACA JUGA: Dua Warga Makmur Meninggal Tertimbun Longsor dan Terseret Banjir

Untuk itu, ia mendesak Presiden Prabowo segera menetapkan status bencana nasional untuk banjir-longsor Sumatra.

Jika Pemerintah Pusat abai, tukasnya, bukan tidak mungkin gejolak baru akan timbul di Aceh.

“Sudah sepatutnya, Pemerintah Pusat bersikap untuk bencana Sumatra. Jangan sampai rakyat Aceh ‘bangkit melawan’ pusat lagi,” pungkasnya. (Rizanur) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Merasa Dizalimi Panitia, Peserta Seleksi PPIH di Bireuen Mengadu ke Menteri Haji dan Umrah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Seorang aparatur sipil negara (ASN) pada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bireuen, Sarita, S.E., M.Si, mengadukan dugaan ketidakadilan dalam proses...

Zikir Akbar di Masjid Agung Bireuen, Kenang 21 Tahun Tsunami Aceh dan Doakan Korban...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen memperingati 21 tahun tsunami Aceh dengan menggelar zikir, doa bersama, dan tausiyah di Masjid Agung Sulthan Jeumpa...

KKM Tematik UNIKI, Wujudkan Kepedulian Sosial Lewat Aksi Bersih Meunasah dan Rumah Warga di...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) memasuki hari kedua di Desa Pante Gajah, Kecamatan Peusangan, Kabupaten...

Diterjang Banjir, Puluhan Rumah Warga Alue Kuta Hanyut ke Laut dan Permukiman Berubah Jadi...

0
KABAR BIREUEN, Jangka - Banjir besar yang melanda Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, menyebabkan kerusakan parah pada permukiman warga dan areal tambak....

Dosen UNISAI Jadi Keynote Speaker Konferensi Internasional di Universiti Pertahanan Nasional Malaysia, Singgung Banjir...

0
KABAR BIREUEN, Kuala Lumpur - Dosen Universitas Islam Al-Aziziyah Indonesia (UNISAI), Dr. Karimuddin Abdullah Lawang, MA., CIQnR, mendapat kehormatan sebagai keynote speaker dalam kegiatan...

KABAR POPULER

Diterjang Banjir, Puluhan Rumah Warga Alue Kuta Hanyut ke Laut dan Permukiman Berubah Jadi...

0
KABAR BIREUEN, Jangka - Banjir besar yang melanda Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, menyebabkan kerusakan parah pada permukiman warga dan areal tambak....

Zikir Akbar di Masjid Agung Bireuen, Kenang 21 Tahun Tsunami Aceh dan Doakan Korban...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen memperingati 21 tahun tsunami Aceh dengan menggelar zikir, doa bersama, dan tausiyah di Masjid Agung Sulthan Jeumpa...

Gelar Aksi Damai, Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Bireuen Desak Pemerintah Tetapkan Banjir Sumatra sebagai...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Sebagai bentuk keprihatinan atas lambannya penanganan bencana banjir Sumatra (Aceh, Sumut, dan Sumbar), Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Bireuen menggelar aksi...

12.752 Rumah di Bireuen Hilang dan Rusak Akibat Banjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Sebanyak 12.752 rumah di Kabupaten Bireuen dilaporkan hilang dan rusak akibat diterjang banjir bandang - tanah longsor pada 26 November...

KKM Tematik UNIKI, Wujudkan Kepedulian Sosial Lewat Aksi Bersih Meunasah dan Rumah Warga di...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) memasuki hari kedua di Desa Pante Gajah, Kecamatan Peusangan, Kabupaten...