KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen mencatat capaian positif dalam pengembangan inovasi daerah. Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Bireuen Tahun 2025 meningkat signifikan menjadi 54,54, naik dari 49,51 pada tahun 2024.
Capaian tersebut menjadi sorotan utama dalam Anugerah Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Bireuen Tahun 2025 yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bireuen, Rabu (17/12/2025).
Acara yang berlangsung di Oproom Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen tersebut dibuka Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST, yang diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Bireuen, Hanafiah, S.P., CGCAE, serta dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba inovasi daerah.
Dalam sambutan tertulis Bupati Bireuen yang dibacakan Pj Sekda Hanafiah, disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada para inovator yang telah melalui proses seleksi ketat melalui aplikasi Innovative Government Award (IGA) Kementerian Dalam Negeri.
“Selamat kepada para inovator atas prestasi yang diraih. Inovasi-inovasi ini sangat berarti dalam peningkatan kinerja dan daya saing daerah,” ujar Hanafiah membacakan sambutan Bupati.
Dia menjelaskan, pelaksanaan lomba inovasi daerah merupakan agenda tahunan Pemkab Bireuen sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Bupati Bireuen Nomor 42 Tahun 2021 Pasal 12 Ayat 3, yang mewajibkan setiap perangkat daerah menghasilkan minimal satu inovasi setiap tahun.
Pada tahun 2025, tercatat 40 inovasi yang terjaring, terdiri atas 21 inovasi pelayanan publik, 11 inovasi tata kelola pemerintahan, dan 8 inovasi kewenangan daerah lainnya. Dari jumlah tersebut, setelah proses penilaian pada 5 November 2025, terpilih 12 inovasi terbaik tingkat kabupaten.

Menariknya, tahun ini partisipasi sekolah semakin meningkat. Sebanyak 12 inovasi dari Sekolah Dasar (SD) dan 4 inovasi dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) turut ambil bagian melalui Ajang Sekolah Inovasi (ASI).
“Ini patut diapresiasi. Terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah mendorong sekolah-sekolah untuk berinovasi. Semoga menjadi inspirasi bagi SKPK lainnya,” lanjutnya.
Bupati Bireuen juga menekankan bahwa inovasi daerah diharapkan bermuara pada peningkatan kinerja daerah, penerimaan dana insentif fiskal, serta manfaat langsung bagi masyarakat. Dia mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus berinovasi sesuai arahan Presiden dengan prinsip One Innovation One Agency.
Selain itu, pada kesempatan tersebut, Bupati Bireuen juga mengajak seluruh ASN dan Non-ASN untuk bergotong royong membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor agar dapat segera beraktivitas kembali seperti sediakala.
Sementara itu, Kepala Bappeda Bireuen Dailami, S.Hut., M.Ling, dalam laporannya menyebutkan, tujuan kegiatan ini adalah melaksanakan amanah undang-undang, mempererat silaturahmi, meningkatkan kinerja daerah, serta menumbuhkan semangat inovasi di lingkungan pemerintah daerah.
“Kegiatan ini juga menjadi ajang pemberian apresiasi dan penghargaan kepada para pemenang lomba inovasi,” jelas Dailami.

Acara tersebut diikuti sekitar 120 peserta, terdiri dari unsur pengambil kebijakan, para asisten, pejabat pimpinan tinggi pratama, inovator, narasumber penilai inovasi, serta panitia pelaksana.
Berikut Pemenang Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Bireuen Tahun 2025:
Kategori Inovasi Tata Kelola Pemerintahan
-
Juara I: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan – Inovasi Jambo SP (Jaringan Aplikasi Manajemen Operasional Satuan Pendidikan)
-
Juara II: SMP Sukma Bangsa Bireuen – Inovasi Sibijak (Sistem Ujian Berbasis Digital Jujur, Aman, dan Kredibel)
-
Juara III: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang – Inovasi Sigap PUPR (Siap Tanggap PUPR)
Kategori Inovasi Pelayanan Publik
-
Juara I: UPTD SDN 1 Peusangan – Inovasi Program Sehat Bergizi
-
Juara II: RSUD dr Fauziah Bireuen – Inovasi Libat (Layanan Intat Ubat)
-
Juara III: Kecamatan Kota Juang, Posyandu Permata Hati Desa Pulo Ara Geudong Teungoh – Inovasi Gemari (Gerakan Masak Makanan Bergizi)
Kategori Inovasi Kewenangan Daerah Lainnya
-
Juara I: UPTD SDN 7 Bireuen – Inovasi Jejak Cinta (Cerdas, Inovatif, Nasionalis, Tanggung Jawab, dan Agamis)
-
Juara II: UPTD SMPN 1 Peudada – Inovasi Caca (Cipta Antologi Cerpen Anak)
-
Juara III: UPTD SMPN 1 Kuala – Inovasi Disposisi KL (Disiplin Positif Menggunakan Konsekuensi Logis Berbasis Sistem Poin)
Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada:
-
Bagian Organisasi Setdakab Bireuen – Inovasi Fara Resiber
-
Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman – Inovasi APP Baru_NI
Sementara Juara Favorit Inovasi Pelayanan Publik diraih oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan inovasi Lako Dukduk Saja (Layanan Konsultasi Administrasi Kependudukan Siap Jadi).
Pemkab Bireuen berharap, melalui ajang ini komitmen berinovasi seluruh SKPK semakin kuat sehingga Indeks Inovasi Daerah dan Indeks Daya Saing Daerah Kabupaten Bireuen terus meningkat, demi kesejahteraan masyarakat. (Hermanto)













