Jumat, 15 Mei 2026

Tiyong: Kongres Luar Biasa Ini Bukan untuk Mengkudeta Irwandi

KABAR BIREUEN – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Nanggroe Aceh (DPP PNA), Samsul Bahri bin Amiren alias Tiyong, membantah isu-isu berkembang yang menyatakan, pelaksanaan Kongres Luar Biasa PNA Tahun 2019, bertujuan untuk mengkudeta Irwandi Yusuf sebagai Ketua Umum PNA.

Namun, hal tersebut karena ada persoalan-persoalan legalitas hukum yang tidak diketahui siapa di belakangnya. Sehingga, partai PNA yang mulai berkembang dan diterima masyarakat ini, hampir kehilangan badan hukum atau legalitas hukumnya.

Hal itu diungkapkan Tiyong dalam orasi politiknya pada pembukaan Kongres Luar Biasa PNA di Aula Ampon Chiek Peusangan, Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, Sabtu (14/9/2019).

Dikatakannya, kongres luar biasa ini dilaksanakan, karena ada persoalan-persoalan yang tidak diketahui, apakah itu benar-benar ketua umum yang menerbitkannya atau ada pihak-pihak lain yang mengastasnamakan Ketua Umum PNA.

“Sehingga, banyak surat yang beredar. Ada pemberhentian ketua harian, ada perberhentian para ketua-ketua dan ada juga pemberhentian para pimpinan DPW. Sementara kita tidak bisa mengkonfimasikannya sama sekali pada ketua umum, karena kita tidak mempunyai akses atau tidak diberi akses oleh orang-orang yang mungkin lebih dekat dengan beliau,” jelas Tiyong dengan nada suara tinggi.

Karena itu, Tiyong kembali menegaskan, kongres luar biasa ini bukan kudeta atau suatu langkah untuk menghantam seseorang. Tapi, kongres luar biasa ini dilaksanakan, murni untuk menjaga kekompakan dan memastikan keberlangsungan PNA ke depan.

Terutama, kata dia, terhadap enam kabupaten/kota di Aceh yang mendapatkan kursi pimpinan dewan dari PNA. Salah satunya, Aceh Selatan yang Ketua DPRK-nya dari PNA.

Namun, karena konflik regulasi dan legalitas hukumnya tidak jelas lagi di tubuh PNA belakangan ini, menurut Tiyong, segala proses administrasi menyangkut hal tersebut belum dapat diproses hingga kini.

“Jadi, jangan ada asumsi-asumsi lain menyangkut pelaksanaan kongres luar biasa ini. Pak Irwandi tetap kami hormati. Beliau tetap orang tua kami dan beliau juga tetap pimpinan kami. Tapi di sisi lain, kami juga punya kewajiban menyelamatkan partai yang kita cintai ini dari kehancuran,” papar Tiyong yang juga anggota DPRA dan terpilih kembali kali ini.

Sementara menurut Ketua Panitia Pelaksana Kongres Luar Biasa PNA, Tgk Amri Hasan, acara tersebut dihadiri sekitar seribu lebih kader PNA dari sebagian besar kabupaten/kota di Aceh. Kongres ini membahas sejumlah agenda penting. Salah satunya, pemilihan ketua umum dan pimpinan lainnya.

Sesuai rencana awal, jadwal pelaksanaan kongres luar biasa tersebut selama dua hari, Sabtu dan Minggu (14 dan 15/9/2019). Namun, mengingat para pesertanya datang dari daerah-daerah yang berjauhan, pelaksanaan kongres luar biasa itu dipersingkat hanya sehari saja, Sabtu (14/9/2019).

Pantauan di lokasi, pelaksanaan kongres luar biasa itu berjalan lancar dan aman. Area acara dijaga sejumlah aparat kepolisian. Di pintu masuk, semua peserta dan juga para undangan diperiksa secara ketat. (Suryadi)  

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

Kerahkan Alat Berat, Adnen Nurdin Bantu Perbaiki Jalan Longsor Paya Cut–Simpang Mulia

0
KABAR BIREUEN, Juli — Kondisi jalan longsor yang menghubungkan Gampong Paya Cut dengan Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, akhirnya mendapat penanganan darurat, setelah...

BSI Aceh Gelar Media Gathering, Bahas Peran Strategis Perbankan Syariah dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh menggelar kegiatan Media Gathering bersama insan pers dengan mengangkat tema “Peran...

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - PT Bank Aceh Syariah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional dengan masuk dalam daftar World’s Best Banks...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

KABAR POPULER

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

Tak Ada Nama Penerima, Anggaran Pengadaan Mesin Jahit Rp91 Juta di Dinsos Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial mengalokasikan anggaran sebesar Rp385.000.000 untuk pengadaan bantuan sosial (bansos) berupa barang pada tahun anggaran 2026. Alokasi tersebut tercantum...

Kerahkan Alat Berat, Adnen Nurdin Bantu Perbaiki Jalan Longsor Paya Cut–Simpang Mulia

0
KABAR BIREUEN, Juli — Kondisi jalan longsor yang menghubungkan Gampong Paya Cut dengan Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, akhirnya mendapat penanganan darurat, setelah...