KABAR BIREUEN, Bireuen – Kepolisian Resor (Polres) Bireuen menerima kunjungan Tim Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri yang mengangkat tema krusial: “Menyelamatkan Generasi Emas, Peran Polri dalam Menanggulangi Kejahatan Narkoba”. Kegiatan yang berlangsung di Aula Serbaguna 93 Pesat Gatra Mapolres Bireuen, Rabu (16/7/2025), menjadi momentum penting bagi sinergi antarinstansi dalam menghadapi ancaman narkoba.
Rombongan Puslitbang Polri dipimpin langsung Kabidgasopsnal Puslitbang, Kombes Pol Saefuddin Mohammad, S.I.K., selaku ketua tim. Mereka disambut hangat Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med.Kom, bersama Waka Polres, Kompol Fauzi, S.E., S.I.K., para pejabat utama, perwira, dan personel Polres Bireuen.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Saefuddin menyampaikan, penelitian ini merupakan bagian dari program prioritas Puslitbang Polri. Tujuannya, untuk melakukan kajian strategis terhadap tugas-tugas operasional maupun pembinaan dalam tubuh Polri.

“Penelitian ini merupakan upaya positif untuk mendukung terwujudnya visi transformasi Polri menjadi institusi yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan),” ujar Kombes Saefuddin.
Dia juga menekankan pentingnya peran Polri dalam menanggulangi kejahatan narkoba yang semakin kompleks. “Ini adalah langkah nyata dalam menyelamatkan generasi emas, agar mereka tidak menjadi korban atau pelaku kejahatan narkoba,” tegasnya.
Kemudian, acara itu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi bersama personel dari berbagai satuan fungsi di Polres Bireuen, termasuk Satbinmas, Satnarkoba, Satintelkam, dan Sipropam. Diskusi juga melibatkan perwakilan dari berbagai instansi pemerintah dan masyarakat.

Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain, perwakilan dari BNNK, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGPKB), Satpol PP dan WH, Kankemenag, BKKBN, Apdesi, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, tokoh adat, LSM, dan aktivis anti-narkoba.
Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan rekomendasi strategis yang memperkuat upaya bersama dalam memberantas narkoba dan menyelamatkan generasi penerus bangsa. (Hermanto)










