Selasa, 13 Januari 2026

Seberangi Krueng Peusangan, Kak Na Antar Bantuan ke Gampong Kubu

KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng – Ketua TP-PKK Aceh, Marlina Muzakir, bersama Plt Kepala Dinas Sosial Aceh Chaidir, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan T Adi Darma serta Istri Ketua DPR Aceh, mengantarkan bantuan untuk korban terdampak banjir di Gampong Kubu Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, Minggu (14/12/2025).

Menumpang boat nelayan, Marlina dan rombongan menyeberangi Krueng Peusangan untuk sampai ke lokasi. Gampong Kubu salah satu gampong terisolir. Akses daratnya terputus total karena jembatan Pante Lhong, satu-satunya jembatan penghubung terputus dihajar material banjir.

‘Alhamdulillah, sore ini kita bisa mengantar bantuan untuk masyarakat terdampak banjir di Gampong Kubu. Putusnya jembatan Pante Lhong membuat gampong ini terisolir. Akses ke sini anya bisa dilakukan dengan menumpang boat nelayan serta Gondola tradisional yang dibuat swadaya oleh masyarakat,” ujar perempuan yang akrab disapa Kak Na itu.

Pada kesempatan tersebut, Kak Na mengimbau agar masyarakat tetap bersabar menghadapi cobaan dari Allah yang dihantar melalui bencana ini.

‘Tetap bersabar ya, Bu. Pemerintah Aceh dan semua pihak terus berupaya melakukan penanganan pasca banjir. Masih panjang dan berat kerja-kerja kita. Namun Insya Allah, dengan kerja bersama kita mampu menghadapi cobaan ini,” ucap Kak Na.

Sebelumnya, Kak Na juga mengantarkan bantuan ke Posko Gampong Kapa yang didirikan di Meunasah Gampong Kapa serta Posko Gampong Blang Panjoe yang juga didirikan di meunasah setempat.

Akses menuju kedua gampong memang sudah bisa dilalui, namun di sisi kiri dan kanan timbunan pasir bercampur lumpur setinggi hingga 1 meter sisa pembersihan menghitam seperti benteng.

Pemandangan serupa juga terlihat di pekarangan dan di dalam rumah warga. Pasir bercampur lumpur mulai mengeras setinggi hingga 1 meter menimbun rumah-rumah warga.

Seluruh isi rumah terendam, tak ada peralatan rumah tangga yang tak terendam material banjir. Meski warga mulai pulang ke rumah untuk membersihkan harta benda yang tersisa, namun tak ada air bersih untuk membersihkannya.

Selain itu, pasir bercampur lumpur yang merendam rumah mereka juga tak tahu harus di buang kemana. Seluruh gampong terendam endapan sisa banjir itu. Kondisi ini semakin memperberat upaya mereka membersihkan istana kecil mereka.

Meski menjalankan misi bersih-bersih, namun keseharian masyarakat di isi dengan aktivitas bermandi lumpur yang ketinggiannya mencapai 30 centimeter hingga 1 meter. Karena mengendap berhari-hari, material pasir dan lumpur ini telah mengeras. Kondisi ini semakin mempererat misi bersih-bersih warga.

Keuchik Gampong Blang Panjoe, M Ruslan, berharap pemerintah memberi bantuan alat berat untuk membersihkan jalan gampong serta pekarangan rumah warga yang dipenuhi endapan lumpur dan pasir.

“Kami sangat berharap pemerintah membantu alat berat, seperti Beko dan buldoser untuk membersihkan jalan dan pekarangan rumah warga. Endapan lumpur dan pasir yang cukup tinggi akan sangat sulit dibersihkan secara manual. Selain itu, material yang telah dibersihkan juga tak tahu harus dibuang kemana karena seluruh gampong terendam endapan tersebut,” ujar M Ruslan.

Tak hanya membawa bantuan pangan dan sandang. Kak Na juga mengikutsertakan petugas kesehatan serta obat-obatan. Saat Kak Na membagikan biskuit menyemangati para bocah serta kaum Ibu, para petugas kesehatan silih berganti menerima keluhan masyarakat di posko pengungsian. (Red) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Empat Mahasiswa UNIKI Jadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Komitmen generasi muda dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...

KABAR POPULER

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Empat Mahasiswa UNIKI Jadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Komitmen generasi muda dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...