KABAR BIREUEN, Banda Aceh—Musyawarah Besar (Mubes) Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Bireuen (PB Himabir) resmi menetapkan Jamalul sebagai Ketua Umum, Sabtu (24/1/2026) sore di Aula DPRA Banda Aceh.
Penetapan tersebut diambil melalui musyawarah mufakat setelah forum menilai kapasitas dan rekam jejak calon yang mengikuti proses penjaringan.
Pelaksanaan Mubes PB Himabir berlangsung tertib dan mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bireuen.
Kegiatan ini dihadiri Asisten I Pemerintah Kabupaten Bireuen Mulyadi, SH., MM, Ketua Ikatan Masyarakat Kabupaten Bireuen (IMKB) Drs. Amiruddin Cut Hasan, M.Si, pengurus organisasi mahasiswa dan BEM, serta perwakilan organisasi paguyuban se-Aceh.
Dalam sambutannya, Mulyadi, SH., MM menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musyawarah Besar PB Himabir dan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peran organisasi mahasiswa sebagai mitra strategis pembangunan, khususnya melalui kontribusi pemikiran dan penguatan sumber daya manusia.
Ketua PB Himabir Teuku Rahmat Al Qahhar, S.E menyebut Mubes sebagai forum konsolidasi organisasi dan peneguhan nilai demokrasi.

Ia menekankan bahwa proses musyawarah merupakan fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan dan soliditas organisasi.
Usai ditetapkan, Jamalul menegaskan, kepemimpinan PB Himabir ke depan akan diarahkan pada penguatan kolaborasi dan peran intelektual mahasiswa.
Menurutnya, organisasi harus menjadi ruang bersama yang mampu menjembatani dunia kampus dan realitas sosial.
“Kita ingin PB Himabir hadir sebagai rumah bersama mahasiswa Bireuen, tempat gagasan tumbuh dan kontribusi nyata bagi daerah terus disiapkan,” ujar Jamalul.
Jamalul dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan dan diskusi isu-isu sosial.
Di bawah kepemimpinannya, PB Himabir diharapkan semakin adaptif, konstruktif, dan relevan dengan tantangan zaman.
Musyawarah Besar PB Himabir ini menjadi titik awal kepemimpinan baru yang diharapkan mampu memperkuat sinergi mahasiswa dengan berbagai pemangku kepentingan demi kemajuan Kabupaten Bireuen dan Aceh secara umum. (Red)










