Madany Handsock, Manset Tangan Berbagai Motif Bikinan Aceh

KABAR BIREUEN – Handsock atau manset tangan sering yang digunakan wanita berhijab, umumnya selama ini didatangkan dari Jawa. Kini, seorang wanita pengusaha UMKM asal Banda Aceh sudah mampu memproduksinya dengan berbagai model dan warna.

Berawal dari hobi menjahit, muncul ide Mulya Fajri S Th untuk membuat handsock sendiri. Sejumlah kendala tentu dihadapinya. Namun, dia merasa bersyukur karena usahanya itu hingga kini telah berjalan selama dua tahun lebih.

“Saya mulai dari belajar menjahit, menggunakan mesin obras hingga terampil selama enam bulan, untuk menghasilkan handsock yang rapi,” ujar Mulya Fajri di Workshop Madany Handsock miliknya di Lambaro Skep Banda Aceh, Jumat (25/12/2020).

Dari situ, dia mulai mencari bahan yang cocok dan enak dipakai, hingga menemukan bahan spandex yang dipesan dari Bandung. Kemudian, Mulya juga sering bertanya di toko-toko pakaian untuk mengetahui model dan harganya.

Untuk harga, handsock produksinya mampu bersaing dengan produksi Jawa. Bahkan, harganya bisa lebih murah dan kualitas bahan lebih bagus.

Saat ini untuk produksi, Mulya dibantu dua karyawannya yang sudah terampil menjahit. Jumlah produksi antara 50 hingga 100 pasang handsock.

“Pemasaran lebih banyak secara online, penitipan di sejumlah toko, juga bekerjasama dengan para santriwati di pesantren-pesantren, dan rajin mengikuti pameran,” ungkap wanita yang akrab disapa Lia ini.

Dia menjelaskan, manset buatannya ada yang ukuran all size, dan ada juga ukuran XL untuk konsumen yang memiliki lengan lebih besar. Sementara itu, untuk warna yang paling diminati adalah hitam, merah marun dan biru dongker.

“Untuk mengembangkan pasar saya juga bergabung menjadi anggota Asosiasi Saudagar Industri Aceh (Asia). Selama menjalankan usaha ini, sudah pernah mendapatkan bantuan satu unit mesin jahit dari Baitul Mal dan mengikuti pelatihan,” sebutnya.

Handsock bikinan Mulya memiliki variasi motif bordir Pinto Aceh. Tersedia juga ukuran untuk anak- anak (Kids) usia 6-12 tahun. Kelebihan ini, membuat handsocknya semakin banyak dicari.

“Rencananya, tahun depan lebih banyak lagi kami produksi manset motif Pinto Aceh. Pastinya semakin banyak motif semakin bagus, karena banyaknya pilihan. Paling banyak permintaan konsumen saat awal masuk sekolah dan lebaran,” beber Mulya.

Kegigihannya dalam menjalan usaha handsock ini berbuah manis. Tepat pada Hari Ibu ke-92 pada 22 Desember 2020 lalu, Mulya berhasil meraih penghargaan sebagai Pemenang Sayembara Aceh Berdikari 2.0.

“Harapannya ke depan ingin meningkatkan kapasitas produksi lebih besar lagi dan harga jual yang terjangkau. Selain itu, juga ingin memiliki tempat usaha sendiri yang lebih besar dari sekarang,” begitu tekad alumnus UIN Ar-Raniry ini.

Wira

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Kurang dari Delapan Jam, Satresnarkoba Polres Aceh Selatan Ungkap Kasus Narkotika, Empat Terduga Pelaku...

0
KABAR BIREUEN, ‎Tapaktuan – Dalam waktu kurang dari delapan jam, Satresnarkoba Polres Aceh Selatan yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Mahdian Siregar, berhasil mengamankan empat...

IPA PDAM Krueng Peusangan Bermasalah, Layanan Distribusi Air untuk Pelanggan di Tujuh Kecamatan Terganggu

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Krueng Peusangan dilaporkan bermasalah sejak Kamis siang, 29 Oktober 2026....

Jaga Kelestarian Alam Lewat Program Green Policing, Kapolres Bireuen Tanam Pohon di Jangka

0
KABAR BIREUEN, Jangka - Polres Bireuen melaksanakan program Green Policing dengan menanam sejumlah pohon di halaman Masjid Jamik Lamkuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Jumat...

Gantikan Wendy Yuhfrizal, Kajari Bireuen Lantik Al Muhajir sebagai Kasi Intel

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Yarnes, S.H., M.H., melantik dan mengambil sumpah Al Muhajir,S.H,M.H sebagai Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Bireuen Kamis,...

Tingkatan Mutu Literasi, Pesantren Modern Al Zahrah Bireuen Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Balai...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh –Pesantren Modern Al Zahrah Bireuen resmi menjalin kerja sama dengan Balai Bahasa Provinsi Aceh untuk peningkatan mutu literasi dan bahasa. Penandatanganan...

KABAR POPULER

Gantikan Wendy Yuhfrizal, Kajari Bireuen Lantik Al Muhajir sebagai Kasi Intel

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Yarnes, S.H., M.H., melantik dan mengambil sumpah Al Muhajir,S.H,M.H sebagai Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Bireuen Kamis,...

IPA PDAM Krueng Peusangan Bermasalah, Layanan Distribusi Air untuk Pelanggan di Tujuh Kecamatan Terganggu

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Krueng Peusangan dilaporkan bermasalah sejak Kamis siang, 29 Oktober 2026....

Jaga Kelestarian Alam Lewat Program Green Policing, Kapolres Bireuen Tanam Pohon di Jangka

0
KABAR BIREUEN, Jangka - Polres Bireuen melaksanakan program Green Policing dengan menanam sejumlah pohon di halaman Masjid Jamik Lamkuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Jumat...

Polda Aceh Berhasil Ungkap 18 Hektare Ladang Ganja di Aceh Utara

0
KABAR BIREUEN, Aceh Utara — Ditresnarkoba Polda Aceh bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh dan Polres Lhokseumawe berhasil mengungkap lokasi ladang ganja di...

Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda, Wakil Bupati Bireuen: Kita Harus Bentuk Generasi Masa Depan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) setempat menyelenggarakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah...