KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang – Upaya penyaluran bantuan untuk korban banjir dan tanah longsor di Aceh Tamiang dan Langsa berlangsung penuh tantangan. Forum Silaturrahmi Istri (FSI) Anggota DPR RI Fraksi PKB memilih menempatkan aksi lapangan sebagai prioritas, termasuk menempuh perjalanan darat yang terputus dan menyeberangi sungai menggunakan boat getek demi memastikan bantuan mencapai warga di wilayah yang terisolir.
Sejak Selasa (9/12/2025), FSI DPR RI Fraksi PKB yang dikoordinir Hj Faridah Adam, istri Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD), terus mendistribusikan bantuan kemanusiaan di dua wilayah tersebut. Mereka juga membuka posko di Aceh Tamiang dan Langsa untuk mempermudah alur penyaluran bantuan.
Berbagai kebutuhan mendesak seperti sembako, air bersih, obat-obatan, pakaian, selimut, biskuit, hingga perlengkapan pokok lainnya disalurkan langsung kepada warga terdampak. HRD bersama tim relawan PKB turut mendampingi setiap proses penyaluran.

Kepada wartawan, Kamis (11/12/2025), Hj Faridah Adam menyampaikan keprihatinannya terhadap bencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
“Provinsi Aceh salah satu daerah yang paling parah terdampak banjir dan tanah longsor. Bahkan saudara-saudara kita di dataran tinggi Gayo hingga kini masih terisolir karena jalan darat terputus. Alhamdulillah, Bapak HRD sudah mengirim bantuan dengan pesawat ke Gayo via Bandara Rembele Bener Meriah,” jelasnya.
Dia menyebutkan, Tim FSI PKB turun langsung ke lokasi banjir, meskipun harus melewati jalan longsor dan menyeberangi sungai menggunakan boat getek akibat jembatan yang putus.
“Kita semua berduka atas musibah ini. Semoga Allah memberikan ketabahan dan kesabaran kepada kita semua,” tutup Hj Faridah Adam. (Suryadi)











