KABAR BIREUEN, Juli – Jembatan darurat yang menjadi satu-satunya akses keluar-masuk warga Dusun Kubang Itam, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, ambruk setelah diterjang luapan air pada Selasa (29/9/2026) malam.
Sehari setelah kejadian, Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi jembatan sekaligus mengambil langkah penanganan. Dia meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bireuen segera memperbaiki jembatan tersebut pada Rabu (30/9/2026).
Dalam peninjauan itu, Bupati Mukhlis didampingi Kepala Dinas PUPR Bireuen Ir. Fadli Amir, ST., MT., dan Camat Juli Hendri Maulana, S.STP.
Jembatan yang berada di ruas jalan penghubung Desa Balee Panah dan Desa Seuneubok Dalam tersebut sebelumnya dibangun secara darurat menggunakan material batang pohon kelapa setelah wilayah itu dilanda bencana hidrometeorologi.
Namun, jembatan tersebut kembali rusak setelah dihantam derasnya luapan air alur yang berhulu di kawasan perbukitan Cot Sirula, Seuneubok Dalam. Luapan air terjadi menyusul hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bireuen sejak Selasa sore hingga malam.
Saat tiba di lokasi, Bupati Mukhlis tidak hanya melihat kondisi jembatan, tetapi juga berdialog langsung dengan masyarakat. Warga menyampaikan kondisi akses dan dampak kerusakan jembatan terhadap aktivitas sehari-hari.
Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, Mukhlis memerintahkan Dinas PUPR Bireuen bergerak cepat dengan menyiapkan 10 batang pohon kelapa tua, masing-masing sepanjang sekitar 20 meter, untuk digunakan dalam perbaikan jembatan darurat.
“Jembatan darurat ini harus langsung diperbaiki hari ini juga, karena merupakan satu-satunya akses penghubung vital bagi warga Dusun Kubang Itam untuk keluar dan masuk dusun dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” kata Mukhlis.

Dia meminta proses perbaikan dilakukan secepat mungkin agar akses transportasi masyarakat dapat kembali normal dan aktivitas warga tidak berlarut-larut terganggu.
Di tengah upaya memperbaiki jembatan darurat, pemerintah daerah juga menyiapkan solusi jangka panjang.
Bupati Mukhlis menyampaikan, pembangunan jembatan permanen di lokasi tersebut akan diupayakan pada tahun anggaran mendatang.
“Tahun depan kita usahakan jembatan permanen kita bangun di sini,” tegasnya.
Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memberikan solusi yang lebih permanen terhadap persoalan akses masyarakat Dusun Kubang Itam.
Sementara itu, warga setempat turut bergotong royong menimbun dan memperbaiki jalur alternatif yang berada tidak jauh dari lokasi jembatan yang rusak.
Gotong royong dilakukan agar masyarakat tetap memiliki akses sementara selama jembatan darurat dalam proses perbaikan.
Warga Dusun Kubang Itam menyambut baik langkah cepat pemerintah daerah. Mereka menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bireuen yang datang langsung ke lokasi dan segera menginstruksikan perbaikan jembatan darurat tersebut. (Hermanto)












