KABAR BIREUEN – Satgas TMMD reguler ke- 105 tahun 2019 Kodim 0111/Bireuen tidak hanya hebat dalam memegang senjata dan bertempur di medan pertempuran, namun mahir juga di segala bidang contohnya memegang peralatan pertukangan dalam program TMMD renovasi RTLH (Rumah Tidak Layak Huni).
Kegiatan TMMD ke 105 yang dilaksanakan di Desa Blang Perlak, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, tidak menggunakan alat canggih, namun memakai alat sederhana, yakni cangkul, sekop, palu, sendok semen dan peralatan lainnya, Kamis (4/7/2019).
Dandim 011/Bireuen Letkol Inf Amrul Huda, S.E., M.M., M.Sc. menyampaikan, para prajurit mampu menggunakan alat seadanya yang tak kalah lihainya dengan masyarakat yang berprofesi sebagai tukang kayu atau tukang batu.
Dengan sarana sederhana, prajurit sudah menyentuh sasaran fisik rehab rumah tak layak huni.
“Namun dengan semangat masyarakat dan Satgas TMMD Kodim 0111/Bireuen, saya yakin seluruh sasaran fisik mampu diselesaikan sesuai harapan,” ungkap Dandim 0111/Bireuen.
Di sela-sela perbaikan rumah milik Nek Halimah Daud (76) dan rumah Hendi ubit (64) di Dusun Alurusa, Desa Blang Perlak, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, Kamis (4/7/2019), terlihat sejumlah anggota TNI ini bercanda bersama masyarakat.
Sejumlah anak–anak kampung tersebut terlihat sangat antusias membantu tentara dalam pengerjaan perbaikan rumah Nek Halimah Daud dan rumah Hendi Ubit. Kedekatan TNI bersama warga itu terlihat jelas di Kecamatan Makmur, tepatnya di Desa Blang Perlak.
Sesuai perintah pimpinan untuk menjalankan Program Tentara Manunggal membangun Desa (TMMD) ke-105 tahun 2019 Kodim 0111/Bireuen, dijadikan salah satu sarana untuk mendekatkan diri bersama masyarakat.
Dandim 0111/Bireuen menyampaikan, semua anggota Koramil dilibatkan dalam Pra TMMD ini, harapannya sebagai bentuk pengabdian dan TNI selalu berada di tengah masyarakat.
“Kami tekankan kepada seluruh prajurit yang diterjunkan, untuk membangun silaturahim dan memberikan hasil yang bermanfaat buat masyarakat,” sebutnya.
Dalam TMMD ke–105 Kodim 0111/Bireuen ini, tujuannya untuk pemerataan pembangunan sampai ke pelosok dan meringankan beban warga masyarakat yang kategori kurang mampu.
“Kita bantu merenovasi rumahnya yang tidak layak huni menjadi rumah indah dan bersih,” jelas Dandim 0111/Bireuen. (Ihkwati)











