KABAR BIREUEN, Palembang-Muktamar Nasional Pelajar Islam Indonesia (PII) XXXIII yang berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan sejak 10 hingga 15 Februari 2026, resmi menetapkan Dr (c) Amsal Alfian sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PII periode 2026–2028.
Kegiatan yang digelar di Gedung Aula BPSDMD Sumatera Selatan, Jalan Putri Kembang Dadar, Palembang, itu dihadiri perwakilan dari 24 provinsi dengan total sekitar 200 peserta.
Pada Sidang Pleno IV, forum menetapkan lima nama calon Ketua Umum PB PII, yakni Amsal Alfian (Aceh), Atqiya Fadhil Rahman (Jawa Barat), Yusuf Wicaksono (Sumatera Selatan), Fadli (Sumatera Utara), dan Ghozali (Kalimantan Barat).
Kelima kandidat tersebut sebelumnya telah melalui tahapan verifikasi dan penyampaian visi-misi di hadapan peserta muktamar.
Proses persidangan berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan dan argumentasi dari peserta.

Hingga akhirnya, dalam Sidang Pleno IV, Steering Committee (SC) menetapkan Amsal Alfian sebagai Ketua Umum terpilih PB PII periode 2026–2028.
Dengan penetapan tersebut, kepengurusan sebelumnya yang dipimpin Ruslan Abdul Qohar resmi dinyatakan demisioner.
Muktamar Nasional PII merupakan forum tertinggi organisasi yang diselenggarakan secara berkala untuk mengevaluasi program kerja, merumuskan arah kebijakan strategis, serta memilih kepemimpinan baru guna melanjutkan estafet perjuangan organisasi pelajar Islam di Indonesia.
Ketua Umum PB PII terpilih, Amsal Alfian kepada Kabar Bireuen, Sabtu (14/2/2026) malam, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Bireuen, keluarga Besar PII Se – Nasional dan Pengurus Wilayah se Indonesia yang telah memberikan amanah besar ini.
“Semoga kedepan PII bisa menjadi wajah pelajar yang bergerak secara positif dan siap berkontribusi besar untuk negara,” harap putra Bireuen ini.
Pelajar adalah harapan negara karena lahirnya pemimpin-pemimpin besar yang akan menjadi patron gerakan Indonesia menuju generasi emas yang gemilang. (Ihkwati)










