Atjeh Connection Community (ACC Bireuen) menyerahkan Kursi Roda untuk adek Putri Rizkina (8), anak pasangan Rusmin Nurdin dan Irdawati yang menderita sakit lumpuh sejak lahir, Jumat (30/3/2018) di Desa Blang Mee Barat, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen.

KABAR BIREUEN-Atjeh Connection Community (ACC Bireuen) menyerahkan Kursi Roda untuk adek Putri Rizkina (8), anak pasangan Rusmin Nurdin dan Irdawati yang menderita sakit lumpuh sejak lahir, Jumat (30/3/2018) di Desa Blang Mee Barat, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen.

Penyerahan bantuan kursi roda untuk putri dari keluarrga miskin asal Jeunieb tersebut turut dihadiri Ketua ACC Aceh Ratna Eliza, yang juga  aktivis C-Four, Keuchik Blang Mee Barat, Syahnidar, serta perwakilan relawan BMU, Bakhtiar.

Pemberian kursi roda kepada Putri juga tidak terlepas dari peran tim Children Cancer Care Community (C-Four Aceh) yang dikomandoi oleh Ratna Eliza. Founder Children Cancer Care Community (C-Four Aceh) itu selama ini juga telah banyak mendampingi masyarakat Aceh yang membutuhkan bantuan.

Aksi nyata kepedulian sosial dari ACC Bireuen itu dilakukan seminggu setelah diserahkannya mandat kepada dr. Hulaimi Jeunieb untuk pembentukan pengurus ACC Bireuen

Untuk diketahui, Atjeh Connection Community adalah wadah para pemuda, khususnya pemuda Aceh untuk berkarya atau bergerak dalam bidang Pendidikan, Sosial dan Kesehatan.

Dr Hulaimi menyebutkan, beberapa waktu lalu,  di bidang pendidikan,  ACC Pusat telah melakukan diskusi dengan mahasiswa Aceh tentang bagaimana strategi memenangkan beasiswa ke luar negeri juga akan diisi dengan sosialisasi Beasiswa Australia Awards oleh Tim Scholarship Kedutaan Besar Australia

“Dalam bidang kesehatan, kita ke depan punya mimpi, anak Aceh yang harus mendapat tindakan medis serius dan harus dirujuk ke Jakarta kita bantu menyediakan rumah singgah. Sebelumnya kita tahu jika rujukan ke Jakarta tidak siap dalam 2-3 hari. Kadang berbulan-bulan masyarakat Aceh harus berada di Jakarta untuk menunggu list antrian, tentunya ini sangat memberatkan keluarga,” ungkap dr Hulaimi.

Pada akhirnya, dr Hulaimi Jeunieb menyampaikan, pekerja sosial tentunya sering mendapatkan fitnah tentunya progam ACC ini adalah seharusnya progam yang wajib dilakukan oleh Pemerintah, tapi kami di ACC berupya membantu apa yang bisa dibantu apakah itu jaringan atau lain-lainnya sehingga memudahkan.

“Jadi ke depan target saya segi kesehatan setiap kecamatan ada team kami, baik Puskesmas maupun klinik dan berada di kecamatan di Kabupaten Bireuen,” pungkasnya.  (REL)