Minggu, 1 Februari 2026

Selain Hundar, Muhammadiyah Bangun Sekolah Darurat di Bireuen

KABAR BIREUEN, Bireuen – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) atau Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) sedang membangun sekolah darurat di Desa Gampong Raya Dagang, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.

Sekolah darurat itu, dipergunakan untuk tempat belajar siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 42 Bireuen yang saat ini kondisi gedung belajar serta halaman madrasah tersebut masih dipenuhi material banjir.

Koordinator MDMC Kabupaten Bireuen, Ustadz Jafaruddin, SPd kepada Kabar Bireuen, Jumat (30/1/2026), mengatakan, pembangunan sekolah darurat itu dibiayai MDMC Provinsi Jawa Barat.

Lokasi sekolah darurat, kata Jafaruddin, di komplek Masjid Taqwa Muhammadiyah Peusangan, di Desa Gampong Raya Dagang.

BACA JUGA: Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat di Bireuen

“Gedung MIN 42 Bireuen lokasinya di Gampong Raya Tambo. Tidak terlalu jauh dengan lokasi dibangun sekolah darurat,” sebutnya.

Bangunan itu, kata Ustad Jafaruddin, menggunakan material rangka baja ringan, dinding triplek dan atap seng.

“Dan anak-anak sudah dapat belajar dengan tenang walaupun namanya sekolah darurat, tapi bukan lagi di tenda,” katanya.

Selama ini, sebutnya lagi, siswa MIN 42 Bireuen itu belajar di tenda yang didirikan oleh BNPB pada lokasi dibangun sekolah darurat.

Kondisi halaman MIN 42 Bireuen. (Foto: Dok. Kabar Bireuen)

Selain sekolah darurat, tambah Koordinator MDMC Bireuen lagi, di lokasi yang sama juga dapat bantuan sumur bor satu paket.

“Sumber bantuannya juga dari MDMC Jawa Barat. Sebelumnya, tim terlebih dahulu asesmen lokasi,” terang Jafaruddin yang juga Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Bireuen.

Lalu, MDMC Jawa Barat sedang merampungkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar) di Gampong (Desa) Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, untuk masyarakat korban banjir yang rumahnya tidak bisa ditempati lagi.

Hundar itu dibangun di satu lokasi di Dusun Teungku Direuhat, masih dalam Gampong Pante Lhong.

BACA JUGA: Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat untuk Korban Banjir di Pante Lhong

“Di lokasi hundar sudah dilengkapi air bersih dari sumber sumur bor, kamar mandi dan WC. Juga dilengkapi dua panel listrik tenaga surya,” paparnya.

MDMC Jawa Barat, lanjut Jafaruddin, akan membangun 22 hundar di Gampong Kapa, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.

“Kami sudah asesmen ke Desa Kapa. Dalam waktu dekat akan mulai dikerjakan (hundar),” pungkasnya.

Sebagai informasi, hundar dirancang untuk masa transisi menggunakan material kayu dan terpal yang tahan lama, serta mengutamakan kenyamanan dan martabat warga. (Rizanur) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Dipercayakan Pimpin PKB Aceh, HRD Ajak Kader Perkuat Soliditas dan Kebersamaan

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI, H. Ruslan M. Daud (HRD), dipercayakan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa...

Sumur Warga Tercemar Lumpur Banjir, Pemkab Bireuen Sigap Distribusikan Air Bersih ke Lokasi Terdampak

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen sigap menangani dampak banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah kecamatan, dengan memastikan ketersediaan air bersih...

Di Retret PWI, Kadiv Humas Polri Tegaskan: Kebebasan Pers Amanat Konstitusi yang Harus Kita...

0
KABAR BIREUEN, Bogor — Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol Johnny Edison Isir, menegaskan, kebebasan pers merupakan amanat konstitusi yang wajib dijaga bersama...

3.248 Unit Huntara Telah Selesai Dibangun di Aceh, Ditargetkan Rampung Semuanya Jelang Ramadhan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Sebanyak 3.248 unit hunian sementara (huntara) bagi penyintas bencana di Aceh telah selesai dibangun. Capaian ini menjadi pijakan awal...

250 Mahasiswa Umuslim Terjun ke Desa Terdampak Bencana, Hadirkan Solusi Nyata Pemulihan Masyarakat

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Sebanyak 250 mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Kabupaten Bireuen, terjun langsung ke sejumlah desa terdampak bencana di Sumatra melalui Program...

KABAR POPULER

Lama Masuk DPO, Terpidana Perkara Penipuan Ditangkap Tim Tabur Kejati Aceh di Samalanga

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh berhasil mengamankan terpidana kasus penipuan, Mulyadi alias Adi Bin M. Husen, setelah...

Pemkab Bireuen Bergerak Cepat, Layanan Kesehatan Pascabencana Kembali Normal

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bergerak cepat menormalkan kembali pelayanan kesehatan bagi masyarakat pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah...

MDMC akan Terjunkan Relawan untuk Bersihkan Sumur Warga dari Material Banjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) atau Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) akan menerjunkan relawan untuk membersihkan sumur warga dari material banjir. Hal...

Mahasiswa KKM Umuslim Latih Kreativitas Anak Bugak Krueng Lewat Seni Daun Ramah Lingkungan

0
KABAR BIREUEN, Jangka - Mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Kabupaten Bireuen, yang sedang melaksanakan program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Gampong Bugak Krueng, Kecamatan...

3.248 Unit Huntara Telah Selesai Dibangun di Aceh, Ditargetkan Rampung Semuanya Jelang Ramadhan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Sebanyak 3.248 unit hunian sementara (huntara) bagi penyintas bencana di Aceh telah selesai dibangun. Capaian ini menjadi pijakan awal...