Jumat, 3 April 2026

Hak Korban Bencana Diabaikan, Perkumpulan Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat Siap Gelar Unjuk Rasa di Kantor Bupati Bireuen

KABAR BIREUEN, Bireuen – Empat bulan pascabencana banjir, sejumlah korban di Kabupaten Bireuen masih bertahan di tenda darurat tanpa kejelasan bantuan. Kondisi ini memicu reaksi keras dari Perkumpulan Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat Bireuen. Ormas tersebut mengancam akan menggelar aksi unjuk rasa jika hak-hak korban tidak segera dituntaskan.

Ketua DPD Perkumpulan Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat Bireuen, Nur Adnaini, mengungkapkan, hingga kini masih ada korban banjir, termasuk yang mengungsi di halaman Kantor Bupati Bireuen, belum terdata sebagai penerima bantuan. Akibatnya, mereka tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut disampaikan Nur Adnaini saat mengunjungi para pengungsi korban banjir di pekarangan Kantor Bupati Bireuen, Minggu (29/3/2026). Para anggota ormas itu juga memasak aayur kuah pliek bersama pengungsi di sana.

BACA JUGA: Korban Banjir Geruduk Kantor Bupati Bireuen

“Korban banjir yang kehilangan rumah atau mengalami kerusakan berat belum mendapatkan hak yang seharusnya. Mereka terpaksa tinggal di tenda di halaman kantor bupati. Ini menunjukkan kegagalan Pemkab Bireuen dalam menangani korban bencana,” tegasnya.

Menurut Nur Adnaini, instruksi Presiden terkait penanganan korban banjir seharusnya dijalankan tanpa pengecualian. Namun, fakta di lapangan menunjukkan masih banyak korban yang belum tersentuh bantuan.

Perkumpulan Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat Bireuen foto bersama pengungsi di pekarangan Kantor Bupati Bireuen. (Foto: Suryadi/Kabar Bireuen)

Ia mendesak pemerintah pusat untuk segera turun tangan dengan mengirim tim investigasi guna mengaudit data penerima bantuan serta penggunaan anggaran. Langkah ini dinilai penting agar bantuan benar-benar tepat sasaran.

“Kami berharap ada audit menyeluruh terhadap data dan anggaran, sehingga hak korban tidak lagi terabaikan,” ujarnya.

Senada dengan itu, juru bicara Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat Bireuen, Iskandar, menilai pemerintah daerah gagal menjalankan instruksi presiden. Ia menyoroti belum tersedianya hunian sementara (huntara) maupun hunian tetap (huntap) bagi korban yang kehilangan tempat tinggal.

BACA JUGA: Tuntut Huntara, Pengungsi Korban Banjir Dirikan Tenda di Halaman Kantor Bupati Bireuen

“Seharusnya korban sudah dipindahkan ke huntara atau huntap. Namun kenyataannya, mereka masih tinggal di tenda hingga sekarang,” katanya.

Iskandar menyebutkan, jika dalam waktu dekat tidak ada penyelesaian konkret, pihaknya akan mengerahkan massa dalam jumlah lebih besar untuk menggelar aksi damai di Kantor Bupati Bireuen.

“Jika masalah ini tidak segera dituntaskan, kami akan membawa massa lebih banyak untuk mendatangi Kantor Bupati Bireuen,” tegasnya. (Suryadi) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Edi Obama Antar Bantuan dari Jusuf Kalla untuk Warga Krueng Beukah Peusangan Selatan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Selatan – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen, Edi Saputra SH, mengantarkan langsung bantuan dari Ketua PMI Pusat Jusuf Kalla...

Iyan PT Ajak Masyarakat Kabupaten Bireuen Dukung dan Bantu Bupati Mukhlis Tangani Musibah Banjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tokoh pemekaran Kabupaten Bireuen, H. Sofyan Ali atau yang dikenal panggilan Iyan PT, mengajak masyarakat mendukung langkah Bupati Bireuen, Ir....

Mantan Keuchik Karieng Divonis 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi APBG Rp549,3 Juta

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh–Mantan Keuchik Gampong Karieng, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Irfadi divonis bersalah dalam perkara tindak pidana korupsi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja...

Zamzami Dilantik Jadi Asisten III, Munawar Kadis Syariat Islam Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen kembali melakukan mutasi dan pelantikan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) dalam rangka pengisian jabatan yang kosong serta penyegaran...

Kasus di Satpol PP Bireuen Sedang Tahap Perhitungan Kerugian Negara

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Kejaksaaan Negeri (Kejari) Bireuen dalam penanganan kasus di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayatul Hisbah (WH), Bireuen saat ini masih...

KABAR POPULER

Dugaan Korupsi Pengelolaan Zakat dan Infak di Baitul Mal Bireuen, Kejari Bireuen Terima Pengembalian...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Yarnes, S.H. M.H., didampingi oleh Kasi Tindak Pidana Khusus M. Riko Ari Pratama, S.H., pihak Inspektorat Kabupaten...

Zamzami Dilantik Jadi Asisten III, Munawar Kadis Syariat Islam Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen kembali melakukan mutasi dan pelantikan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) dalam rangka pengisian jabatan yang kosong serta penyegaran...

Kasus di Satpol PP Bireuen Sedang Tahap Perhitungan Kerugian Negara

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Kejaksaaan Negeri (Kejari) Bireuen dalam penanganan kasus di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayatul Hisbah (WH), Bireuen saat ini masih...

M. Amin, Sosok Mantan Kombatan GAM Pejuang Huntara di Bireuen

0
Sebagai mantan kombatan GAM, M. Amin tak gentar bergerilya memperjuangkan keadilan dan hak-haknya selaku korban banjir di area Kantor Bupati Bireuen. Dia bersama rekan-rekannya...

Iyan PT Ajak Masyarakat Kabupaten Bireuen Dukung dan Bantu Bupati Mukhlis Tangani Musibah Banjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tokoh pemekaran Kabupaten Bireuen, H. Sofyan Ali atau yang dikenal panggilan Iyan PT, mengajak masyarakat mendukung langkah Bupati Bireuen, Ir....