Selasa, 9 Desember 2025

Sejumlah Proyek Dana Otsus di Bireuen Dikerjakan Asal Jadi

KABAR BIREUEN – Tim Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Daerah Pemilihan (Dapil) III menyorot sejumlah proyek fisik yang dibiayai dengan Dana Otonomi Khusus (Otsus) dan APBA Tahun Anggaran 2016 ditemukan dikerjakan asal jadi oleh pihak rekanan.

Kunjungan Tim Pansus DPRA Dapil III pada hari ke-4, Senin (5/6/2017) ke lokasi kegiatan yang dibiayai dengan dana Otsus dan APBA tahun 2016 menemukan, pekerjaan pembangunan saluran pembuang senilai Rp400 juta di Gampong Geulanggang Baro (jalan Putroe Bungsu) sepanjang 857 meter dikerjakan asal-asalan.

Selain itu, Tim Pansus yang diketuai oleh Murdani Yusuf juga menemukan pekerjaan pembangunan rumah kopel untuk instrukstur Balai Latihan Kerja (BLK) di Desa Beunyot, Kecamatan Juli, yang kualitasnya sangat rendah dan bangunannya di sejumlah bagian sudah rusak. Padahal bangunan baru diserahterimakan pada bulan Februari lalu.

“Ini bangunan sudah rusak, kenapa diterima. Seharusnya jangan di PHO-kan dulu pekerjaannya jika belum sesuai. Dan kayu yang digunakan pun kualitasnya sangat rendah,” ujar Murdani yang didampingi dua anggota DPRA lainnya, Saifuddin Muhammad dan Hj.Fauziah.

Proyek fisik lainnya yang ditinjau oleh anggota DPRA ini, rehab berat bangunan Dayah Entrepreneur SMK ASD Foundation di Beunyot, Kecamatan Juli. Disini juga ditemukan sejumlah kejanggalan, tidak sesuai besarnya anggaran yang diplotkan dengan pekerjaan yang dilaksanakan.

Menurut Tim Pansus ini, tidak terlihat ada pekerjaan berat yang dilaksanakan pada bangunan dayah tersebut selain pekerjaan pengecatan. “Anggaran untuk pekerjaan rehab dayah ini mencapai Rp800 juta, tetapi tidak nampak ada pekerjaan rehab berat disini. Kalau rehab ringan iya, dan ini patut dipertanyakan karena tidak sesuai dengan pekerjaannya,” timpal Saifuddin Muhammad.

Sebelumnya, Tim Pansus ini juga mendatangi SMK Negeri 1 Bireuen di kawasan Cot Gapu. Disini mereka melihat satu persatu bantuan alat praktek siswa SMK yang diadakan pada tahun anggaran 2016, jumlahnya mencapai 21 item barang, terdiri dari berbagai macam mesin otomotif seperti Lathe Machine, Sporing, Balancing, Theodolite, Injector Tester, Total Station, dan lain-lain.

Untuk pengadaan alat praktek siswa tersebut, Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh menganggarkan dana mencapai Rp2,4 milyar. Menurut anggota dewan asal pemilihan Kabupaten Bireuen ini, barang-barang yang disediakan tersebut bukan kualitas tinggi.

“Seharusnya ada kebijakan pemerintah untuk menyediakan barang-barang yang kualitasnya lebih tinggi agar bisa dimanfaatkan untuk waktu yang lebih lama,” pungkas Murdani. (Rizanur)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Tempuh Jalur Ekstrem Demi Pengungsi, Mustafa A Glanggang Salurkan Bantuan ke Kuala Ceurape dan...

0
KABAR BIREUEN, Jangka — Di tengah akses terputus dan medan yang ekstrem, mantan Bupati Bireuen, Drs H Mustafa A Glanggang, menunjukkan kepeduliannya dengan menempuh...

HRD Bersama Pejabat Kementerian PU Terobos Akses Terputus, Bawa Bantuan dan Percepat Perbaikan Infrastruktur

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD), bersama Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU),...

Banjir Bandang Luluhlantakkan Sekolah di Makmur, Data Siswa Terendam dan Pagar Roboh 

0
KABAR BIREUEN, Makmur  – Banjir bandang yang melanda Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, mengakibatkan belasan lembaga pendidikan terendam air. Sejumlah fasilitas sekolah rusak parah, mulai...

PWI Lhokseumawe dan JMSI Salurkan Bantuan untuk Wartawan Terdampak Banjir

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lhokseumawe dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lhokseumawe–Aceh Utara menyalurkan bantuan logistik kepada para anggota yang...

Difasilitasi PMI, YIB dan Partner Berbagi Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Yayasan Indonesia Bershalawat (YIB) menjalin kolaborasi dengan Partner Berbagi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir di sejumlah lokasi di Kabupaten...

KABAR POPULER

Dua Warga Makmur Meninggal Tertimbun Longsor dan Terseret Banjir

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Dua warga di Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah setempat, Rabu (26/11/2025). Kedua korban...

Pulihkan Akses Utama Medan–Banda Aceh, Kementerian PU Bangun Jembatan Bailey Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Akses utama Medan–Banda Aceh yang terputus akibat banjir pekan lalu, dipastikan akan normal kembali. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI segera...

Ditinjau HRD Bersama Pejabat Kementerian PU, Jembatan Bailey Kuta Blang Ditargetkan Rampung dalam Beberapa...

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Pembangunan jembatan bailey di Kuta Blang, lintas nasional Medan–Banda Aceh, dikebut selama 24 jam penuh dan ditargetkan bisa dilintasi...

Difasilitasi PMI, YIB dan Partner Berbagi Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Yayasan Indonesia Bershalawat (YIB) menjalin kolaborasi dengan Partner Berbagi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir di sejumlah lokasi di Kabupaten...

Banjir Bandang Luluhlantakkan Sekolah di Makmur, Data Siswa Terendam dan Pagar Roboh 

0
KABAR BIREUEN, Makmur  – Banjir bandang yang melanda Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, mengakibatkan belasan lembaga pendidikan terendam air. Sejumlah fasilitas sekolah rusak parah, mulai...