Sabtu, 2 Mei 2026

Sejumlah Proyek Dana Otsus di Bireuen Dikerjakan Asal Jadi

KABAR BIREUEN – Tim Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Daerah Pemilihan (Dapil) III menyorot sejumlah proyek fisik yang dibiayai dengan Dana Otonomi Khusus (Otsus) dan APBA Tahun Anggaran 2016 ditemukan dikerjakan asal jadi oleh pihak rekanan.

Kunjungan Tim Pansus DPRA Dapil III pada hari ke-4, Senin (5/6/2017) ke lokasi kegiatan yang dibiayai dengan dana Otsus dan APBA tahun 2016 menemukan, pekerjaan pembangunan saluran pembuang senilai Rp400 juta di Gampong Geulanggang Baro (jalan Putroe Bungsu) sepanjang 857 meter dikerjakan asal-asalan.

Selain itu, Tim Pansus yang diketuai oleh Murdani Yusuf juga menemukan pekerjaan pembangunan rumah kopel untuk instrukstur Balai Latihan Kerja (BLK) di Desa Beunyot, Kecamatan Juli, yang kualitasnya sangat rendah dan bangunannya di sejumlah bagian sudah rusak. Padahal bangunan baru diserahterimakan pada bulan Februari lalu.

“Ini bangunan sudah rusak, kenapa diterima. Seharusnya jangan di PHO-kan dulu pekerjaannya jika belum sesuai. Dan kayu yang digunakan pun kualitasnya sangat rendah,” ujar Murdani yang didampingi dua anggota DPRA lainnya, Saifuddin Muhammad dan Hj.Fauziah.

Proyek fisik lainnya yang ditinjau oleh anggota DPRA ini, rehab berat bangunan Dayah Entrepreneur SMK ASD Foundation di Beunyot, Kecamatan Juli. Disini juga ditemukan sejumlah kejanggalan, tidak sesuai besarnya anggaran yang diplotkan dengan pekerjaan yang dilaksanakan.

Menurut Tim Pansus ini, tidak terlihat ada pekerjaan berat yang dilaksanakan pada bangunan dayah tersebut selain pekerjaan pengecatan. “Anggaran untuk pekerjaan rehab dayah ini mencapai Rp800 juta, tetapi tidak nampak ada pekerjaan rehab berat disini. Kalau rehab ringan iya, dan ini patut dipertanyakan karena tidak sesuai dengan pekerjaannya,” timpal Saifuddin Muhammad.

Sebelumnya, Tim Pansus ini juga mendatangi SMK Negeri 1 Bireuen di kawasan Cot Gapu. Disini mereka melihat satu persatu bantuan alat praktek siswa SMK yang diadakan pada tahun anggaran 2016, jumlahnya mencapai 21 item barang, terdiri dari berbagai macam mesin otomotif seperti Lathe Machine, Sporing, Balancing, Theodolite, Injector Tester, Total Station, dan lain-lain.

Untuk pengadaan alat praktek siswa tersebut, Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh menganggarkan dana mencapai Rp2,4 milyar. Menurut anggota dewan asal pemilihan Kabupaten Bireuen ini, barang-barang yang disediakan tersebut bukan kualitas tinggi.

“Seharusnya ada kebijakan pemerintah untuk menyediakan barang-barang yang kualitasnya lebih tinggi agar bisa dimanfaatkan untuk waktu yang lebih lama,” pungkas Murdani. (Rizanur)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Dirjen LIP Apresiasi Anggota DPR TA Khalid Atas Percepatan Rehab Lahan Pertanian Paska Bencana

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Direktur Jenderal Lahan Dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian RI Dr Ir Hermanto MP mengapresiasi Anggota Komisi IV DPR...

Gen Z Melek Investasi, BSI Hadirkan Cicil Emas lewat BYOND

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Tren kepemilikan emas menjadi salah satu alternatif masyarakat untuk berinvestasi dengan aman dan mudah dijangkau. Menjawab keinginan dan kebutuhan...

Jelang May Day 2026, Polda Aceh Simulasikan Pengamanan dan Pelayanan Humanis

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menggelar simulasi Sistem Pengaman Kota (Sispamkota) sebagai bentuk kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada peringatan Hari...

Momentum PID 2026, Pemkab Bireuen Beri Penghargaan kepada 50 Anak Berstatus Imunisasi Dasar Lengkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -  Sebanyak 50 anak dengan status Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bersama lima penanggung jawab program imunisasi menerima piagam penghargaan dari Pemerintah...

Pastikan Percepatan Pembangunan, Bupati Bireuen Tinjau Progres Empat Proyek Infrastruktur APBN

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, turun langsung ke lapangan meninjau progres empat proyek infrastruktur vital yang dibiayai APBN, Rabu (29/4/2026). Peninjauan...

KABAR POPULER

Dedikasinya untuk Pendidikan, Dokter Athaillah A Latief Dianugerahi Penghargaan Sahabat PWI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Atas dedikasi dan kontribusinya yang konsisten dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Bireuen, dr. Athaillah A. Latief, Sp.OG, dianugerahi penghargaan...

Sisa Uang Pengganti dari Terpidana Muslem Syamaun, Kajari Bireuen: Tunggu Jadwal Pelelangan KPKNL

0
KABAR BIREUEN,Bireuen- Terkait perkembangan Tindak Lanjut Uang Pengganti (UP) Terpidana Muslem Syamaun S.Sos dalam kasus penggelapan Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN)...

Rp22,1 Miliar Jadup untuk Korban Banjir di Bireuen Mulai Dicairkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mulai menyalurkan bantuan jatah hidup (jadup) bagi korban banjir dan tanah longsor dengan total anggaran mencapai...

Jelang May Day 2026, Polda Aceh Simulasikan Pengamanan dan Pelayanan Humanis

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menggelar simulasi Sistem Pengaman Kota (Sispamkota) sebagai bentuk kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada peringatan Hari...

Zamzami Dilantik Jadi Asisten III, Munawar Kadis Syariat Islam Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen kembali melakukan mutasi dan pelantikan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) dalam rangka pengisian jabatan yang kosong serta penyegaran...