Senin, 2 Februari 2026

Korban Banjir Terancam Jalani Puasa di Tenda, Fraksi PAS-Demokrat-PAN DPRK Bireuen Nilai Kebijakan Tanpa Huntara Kekeliruan Fatal

KABAR BIREUEN, Bireuen – Para korban banjir di Kabupaten Bireuen terancam harus menjalani ibadah puasa Ramadan di tenda-tenda pengungsian yang serba terbatas. Kondisi ini memicu keprihatinan serius dari Fraksi PAS-Demokrat-PAN DPRK Bireuen. Fraksi gabungan ini menilai, kebijakan pemerintah setempat tidak mengusulkan pembangunan hunian sementara (huntara), sebagai sebuah kekeliruan fatal.

Ketua Fraksi PAS-Demokrat-PAN DPRK Bireuen, Tgk. Razali Nurdin, menyebutkan, hingga kini masih banyak korban banjir di Kabupaten Bireuen yang kehilangan tempat tinggal dan belum memperoleh kepastian hunian yang lebih layak. Padahal, dalam beberapa hari ke depan umat Islam akan memasuki bulan suci Ramadan yang membutuhkan ketenangan dan kondisi lingkungan yang mendukung ibadah.

“Ramadan adalah bulan ibadah dan ketenangan. Sangat disayangkan jika masyarakat yang menjadi korban banjir masih harus menjalani puasa di tenda pengungsian tanpa kepastian tempat tinggal yang layak dan manusiawi,” ujar Tgk. Razali Nurdin kepada wartawan, Selasa (27/1/2026).

BACA JUGA: Kementerian PU Targetkan Huntara untuk Korban Bencana di Aceh Rampung Sebelum Puasa, Bireuen Tidak Usulkan

Menurutnya, Fraksi PAS-Demokrat-PAN menilai, seharusnya Pemerintah Kabupaten Bireuen mengusulkan pembangunan hunian sementara huntara dan hunian tetap (huntap) secara bersamaan. Dengan langkah tersebut, masyarakat terdampak dapat segera dipindahkan ke huntara sembari menunggu proses pembangunan huntap yang memakan waktu lama.

Lebih lanjut dijelaskannya, keberadaan huntara tidak hanya penting sebagai tempat berteduh sementara, tetapi juga berperan besar dalam menjaga kesehatan fisik dan mental korban bencana. Hunian yang layak dinilai mampu memberikan rasa aman, kenyamanan, serta menjaga martabat warga, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, dan oang lanjut usia (lansia) .

Di sisi lain, Fraksi PAS-Demokrat-PAN tetap memberikan apresiasi terhadap langkah cepat Bupati Bireuen, H. Mukhlis dan jajaran pemerintah setempat dalam penanganan darurat bencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu. Respons awal, seperti evakuasi dan distribusi bantuan, dinilai telah berjalan cukup baik.

BACA JUGA: Huntap untuk Korban Banjir Sumatra, Perdana Dibangun di Bireuen

Namun demikian, Tgk. Razali Nurdin menegaskan, keputusan tidak mengusulkan pembangunan huntara merupakan kebijakan yang perlu segera dievaluasi. Sebab, kebijakan tersebut tidak sejalan dengan kondisi riil masyarakat korban banjir yang kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan solusi cepat serta konkret.

“Oleh karena itu, kami mendesak Bupati Bireuen untuk segera meninjau ulang kebijakan tersebut dan mengambil langkah nyata dengan mengusulkan pembangunan huntara, demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat terdampak banjir,” harap Tgk Razali Nurdin. (Suryadi)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Dipercayakan Pimpin PKB Aceh, HRD Ajak Kader Perkuat Soliditas dan Kebersamaan

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI, H. Ruslan M. Daud (HRD), dipercayakan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa...

Sumur Warga Tercemar Lumpur Banjir, Pemkab Bireuen Sigap Distribusikan Air Bersih ke Lokasi Terdampak

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen sigap menangani dampak banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah kecamatan, dengan memastikan ketersediaan air bersih...

Di Retret PWI, Kadiv Humas Polri Tegaskan: Kebebasan Pers Amanat Konstitusi yang Harus Kita...

0
KABAR BIREUEN, Bogor — Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol Johnny Edison Isir, menegaskan, kebebasan pers merupakan amanat konstitusi yang wajib dijaga bersama...

3.248 Unit Huntara Telah Selesai Dibangun di Aceh, Ditargetkan Rampung Semuanya Jelang Ramadhan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Sebanyak 3.248 unit hunian sementara (huntara) bagi penyintas bencana di Aceh telah selesai dibangun. Capaian ini menjadi pijakan awal...

250 Mahasiswa Umuslim Terjun ke Desa Terdampak Bencana, Hadirkan Solusi Nyata Pemulihan Masyarakat

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Sebanyak 250 mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Kabupaten Bireuen, terjun langsung ke sejumlah desa terdampak bencana di Sumatra melalui Program...

KABAR POPULER

Lama Masuk DPO, Terpidana Perkara Penipuan Ditangkap Tim Tabur Kejati Aceh di Samalanga

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh berhasil mengamankan terpidana kasus penipuan, Mulyadi alias Adi Bin M. Husen, setelah...

Pemkab Bireuen Bergerak Cepat, Layanan Kesehatan Pascabencana Kembali Normal

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bergerak cepat menormalkan kembali pelayanan kesehatan bagi masyarakat pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah...

MDMC akan Terjunkan Relawan untuk Bersihkan Sumur Warga dari Material Banjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) atau Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) akan menerjunkan relawan untuk membersihkan sumur warga dari material banjir. Hal...

Mahasiswa KKM Umuslim Latih Kreativitas Anak Bugak Krueng Lewat Seni Daun Ramah Lingkungan

0
KABAR BIREUEN, Jangka - Mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Kabupaten Bireuen, yang sedang melaksanakan program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Gampong Bugak Krueng, Kecamatan...

3.248 Unit Huntara Telah Selesai Dibangun di Aceh, Ditargetkan Rampung Semuanya Jelang Ramadhan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Sebanyak 3.248 unit hunian sementara (huntara) bagi penyintas bencana di Aceh telah selesai dibangun. Capaian ini menjadi pijakan awal...