Jumat, 3 April 2026

Pemkab Bireuen Bergerak Cepat, Layanan Kesehatan Pascabencana Kembali Normal

KABAR BIREUEN, Bireuen — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bergerak cepat menormalkan kembali pelayanan kesehatan bagi masyarakat pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah pada akhir November lalu. Langkah sigap ini dilakukan untuk memastikan hak dasar masyarakat, khususnya akses layanan kesehatan, kembali berjalan optimal tanpa hambatan.

Sejak masa tanggap darurat hingga transisi pemulihan, sektor kesehatan menjadi prioritas utama Pemkab Bireuen. Meski sejumlah fasilitas kesehatan sempat terdampak banjir dan lumpur, pelayanan medis dipastikan tidak terhenti.

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, menegaskan, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan mendesak yang harus tetap berjalan dalam kondisi apa pun.

“Pelayanan kesehatan adalah kebutuhan mendesak. Pemerintah daerah memastikan seluruh puskesmas, poskesdes, dan rumah sakit tetap memberikan layanan maksimal kepada masyarakat, terutama bagi warga terdampak banjir dan longsor,” ujar Bupati Mukhlis, Kamis (29/1/2026).

Saat bencana melanda dan beberapa puskesmas terdampak cukup parah, Bupati Mukhlis langsung memerintahkan pendirian pos-pos kesehatan darurat di wilayah terdampak. Langkah ini dilakukan agar masyarakat tetap memperoleh layanan kesehatan tanpa harus menunggu puskesmas kembali normal.

Selain itu, Pemkab Bireuen melalui Dinas Kesehatan juga bergerak cepat melakukan pembersihan fasilitas kesehatan yang terendam banjir dan lumpur. Proses pembersihan melibatkan staf puskesmas setempat dan puskesmas lain yang tidak terdampak, serta didukung berbagai unsur relawan.

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST dan Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr. irwan. (Foto: Dok. Kabar Bireuen)

Relawan yang terlibat antara lain personel Kodim 011/Bireuen, TNI Angkatan Laut, Polres Bireuen, relawan Pemerintah Aceh, LSM, mahasiswa, relawan Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Bireuen, tim kerja Kementerian PU, serta berbagai organisasi kemanusiaan lainnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, puskesmas yang terdampak banjir dan tanah longsor meliputi Puskesmas Kecamatan Kuta Blang, Peusangan, Peusangan Siblah Krueng, Jangka, dan Puskesmas Mon Keulayu Kecamatan Gandapura. Seluruh puskesmas tersebut kini telah kembali normal dan melayani masyarakat seperti biasa.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, dr. Irwan, menyebutkan, fokus utama layanan kesehatan pascabencana diarahkan pada upaya pencegahan dampak lanjutan.

“Fokus layanan kesehatan pascabencana kami arahkan pada penanganan penyakit menular, layanan kesehatan ibu dan anak, serta pemulihan kesehatan lansia. Ini penting untuk mencegah risiko kesehatan yang biasanya muncul setelah bencana,” kata dr. Irwan.

Selain pelayanan medis, Pemkab Bireuen juga memastikan ketersediaan obat-obatan, vaksin, dan logistik kesehatan dalam kondisi aman dan mencukupi di seluruh fasilitas layanan kesehatan.

Langkah cepat Pemkab Bireuen dalam memulihkan layanan kesehatan, baik saat bencana terjadi maupun pascabencana, dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat terdampak. Pemerintah daerah pun menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan kondisi kesehatan warga hingga situasi benar-benar pulih.

Upaya normalisasi layanan kesehatan tersebut, diharapkan mampu mencegah dampak lanjutan pascabencana serta mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat Kabupaten Bireuen. (Red) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Edi Obama Antar Bantuan dari Jusuf Kalla untuk Warga Krueng Beukah Peusangan Selatan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Selatan – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen, Edi Saputra SH, mengantarkan langsung bantuan dari Ketua PMI Pusat Jusuf Kalla...

Iyan PT Ajak Masyarakat Kabupaten Bireuen Dukung dan Bantu Bupati Mukhlis Tangani Musibah Banjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tokoh pemekaran Kabupaten Bireuen, H. Sofyan Ali atau yang dikenal panggilan Iyan PT, mengajak masyarakat mendukung langkah Bupati Bireuen, Ir....

Mantan Keuchik Karieng Divonis 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi APBG Rp549,3 Juta

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh–Mantan Keuchik Gampong Karieng, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Irfadi divonis bersalah dalam perkara tindak pidana korupsi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja...

Zamzami Dilantik Jadi Asisten III, Munawar Kadis Syariat Islam Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen kembali melakukan mutasi dan pelantikan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) dalam rangka pengisian jabatan yang kosong serta penyegaran...

Kasus di Satpol PP Bireuen Sedang Tahap Perhitungan Kerugian Negara

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Kejaksaaan Negeri (Kejari) Bireuen dalam penanganan kasus di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayatul Hisbah (WH), Bireuen saat ini masih...

KABAR POPULER

Zamzami Dilantik Jadi Asisten III, Munawar Kadis Syariat Islam Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen kembali melakukan mutasi dan pelantikan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) dalam rangka pengisian jabatan yang kosong serta penyegaran...

Dugaan Korupsi Pengelolaan Zakat dan Infak di Baitul Mal Bireuen, Kejari Bireuen Terima Pengembalian...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Yarnes, S.H. M.H., didampingi oleh Kasi Tindak Pidana Khusus M. Riko Ari Pratama, S.H., pihak Inspektorat Kabupaten...

Iyan PT Ajak Masyarakat Kabupaten Bireuen Dukung dan Bantu Bupati Mukhlis Tangani Musibah Banjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tokoh pemekaran Kabupaten Bireuen, H. Sofyan Ali atau yang dikenal panggilan Iyan PT, mengajak masyarakat mendukung langkah Bupati Bireuen, Ir....

Kasus di Satpol PP Bireuen Sedang Tahap Perhitungan Kerugian Negara

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Kejaksaaan Negeri (Kejari) Bireuen dalam penanganan kasus di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayatul Hisbah (WH), Bireuen saat ini masih...

Mantan Keuchik Karieng Divonis 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi APBG Rp549,3 Juta

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh–Mantan Keuchik Gampong Karieng, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Irfadi divonis bersalah dalam perkara tindak pidana korupsi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja...