KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Aceh melaksanakan empat agenda penting sekaligus dalam satu hari sepanjang Rabu (28/1/2026) di sejumlah lokasi berbeda.
Empat agenda tersebut meliputi Pengukuhan Pengurus APRI Aceh Besar, Pengukuhan Pengurus APRI Nagan Raya, Launching Program Bingkisan bagi Penghulu purna tugas, dan penyerahan santunan Takziyah kepada Penghulu yang berpulang ke Rahmatullah.
Ketua PW APRI Aceh, Fadli, S.Ag, MH, menyampaikan, rangkaian agenda tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi dalam memperkuat kelembagaan sekaligus menjaga nilai kepedulian dan solidaritas antar sesama penghulu.
“Alhamdulillah, seluruh agenda dapat terlaksana dengan baik. Ini bukti bahwa APRI Aceh tidak hanya fokus pada penguatan organisasi, tetapi juga serius menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan dan kepedulian sosial para penghulu,” ujarnya.
BACA JUGA: PW APRI Aceh Serahkan Santunan kepada Keluarga Almarhum Zulhadi Penghulu KUA Peusangan
Salah satu agenda yang mendapat perhatian khusus adalah penyerahan santunan takziyah kepada almarhum Drs. Zulhadi, salah seorang anggota APRI Bireuen.
Alm Zulhadi (57) berpulang ke Rahmatullah pada Sabtu (24/1/2026). Pada Rabu (28/1/2026) jajaran PW APRI Aceh dan PC APRI Bireuen menggelar takziyah dan sekaligus menyerahkan uang santunan yang diterima oleh istri almarhum, Maryana.

“Ini sebagai bentuk kepedulian seluruh keluarga besar APRI Aceh. Semoga takziyah dan santunan ini paling tidak dapat meringankan dan menguatkan kembali semangat keluarga almarhum Zulhadi,” ujar Kepala KUA Darul Ihsan itu.
“Terima kasih kepada seluruh penghulu Aceh dan Pengurus PC APRI se-Aceh yang telah mengkoordinasikan sedekah takziyah ini hingga terkumpul sebelum hari ketujuh almarhum Zulhadi berpulang,” ungkapnya.
Saat pengukuhan PC APRI Aceh Besar di Jantho, PW APRI Aceh secara resmi meluncurkan Program Santunan bagi Penghulu Purna Tugas, sebagaimana tertuang dalam Surat PW APRI Aceh Nomor 07/PW/I/2025 tertanggal 28 Januari 2026.
BACA JUGA: PC APRI Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya Dikukuhkan, Ketua PW: APRI Harus Bermanfaat Bagi Umat
Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa santunan bagi penghulu pensiun merupakan program hasil Rapat Kerja PW APRI Aceh di Asrama Haji Embarkasi Aceh pada 29 September 2025. Program ini akan dilaksanakan secara kolaboratif antara Pengurus Cabang (PC) APRI dan PW APRI Aceh.
Program santunan ini mulai berlaku sejak 1 Januari 2026, dan setiap penyerahannya diwajibkan didokumentasikan serta dipublikasikan melalui media internal APRI Aceh.
PW APRI Aceh, juga terus mendorong PC APRI kabupaten dan kota yang belum dikukuhkan, untuk melakukan persiapan agar dalam waktu dekat dapat dikukuhkan kepengurusannya.

“Sehingga semua PC APRI se-Aceh dapat dikukuhkan dalam waktu dekat ini, mengingat tidak lama lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan,” ingat Fadli.
Ditambahkan, seluruh jajaran APRI Aceh harus peka terhadap situasi dan kondisi di Aceh yang masih dalam situasi sulit pascabencana hidrometeorologi.
BACA JUGA: Tiga PC APRI Dikukuhkan, Kabag TU Kanwil Kemenag Aceh Sampaikan Pesan Penting
“Peran anggota APRI Aceh saat ini sangat dibutuhkan bukan saja terhadap internal organisasi, tapi juga di lain sisi kita mesti peka dengan mengedepankan rasa kemanusiaan pascabencana. Misalnya dengan memberikan bantuan baik material maupun tenaga, seperti menjadi relawan bagi penyintas bencana,” harapnya.
Sekretaris PW APRI Aceh, T Erdika Usiandra, S.S, M.Kom.I, menyebutkan, melalui rangkaian agenda tersebut, PW APRI Aceh menegaskan perannya sebagai organisasi profesi yang tidak hanya berorientasi pada struktur dan administrasi, tetapi juga mengedepankan nilai pengabdian, solidaritas, dan kepedulian sosial di kalangan penghulu.
“Mari bangun soliditas dan kedepankan rasa kebersamaan sesama penghulu, sehingga APRI ke depan menjadi organisasi profesi yang dirasakan manfaatnya bukan saja oleh para penghulu, namun juga bermanfaat bagi umat,” imbau Kepala KUA Muara Satu itu. (Red)










