KABAR BIREUEN, Bireuen –Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bireuen, H, Mukhlis, ST, Rabu 12 November 2025, sore meninjau kesiapan atlet dari beberapa cabang olahraga (cabor) yang akan bertanding pada Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) 2025.
Kunjungan ini menunjukkan keseriusan dan dukungan penuh Ketua KONI kepada para atlet agar semakin semangat dalam persiapan menghadapi Pra-PORA.
Dalam kunjungan itu, Ketua KONI Bireuen, H Mukhlis, ST, didamping Ketua Harian Drs Murdani, Sekum Zamzami, S.Pd, M.M dan Ketua Tim Monev KONI Bireuen, Drs Munzir Amin.
Ketua KONI Bireuen, Mukhlis beserta rombongan melihat langsung persiapan atlet Cabang Olahraga di sejumlah lokasi berbeda.
Seperti atlet Muaythai (MI) yang berlatih di Gedung Trisna Werdha Cot Bada, Peusangan.
Kemudian, Atlet Cabor Atletik (PASI) di Lapangan Paya Kareung, Peusangan, Cabor Anggar (IKASI) di BTN Keupula Indah Geulanggang Gampong, Kota Juang.
Selanjutnya, Cabor Panjat Tebing (FPTI) di GOR Geulumpang Payung, Jeumpa dan Cabor Kempo (Perkemi) di UPTD SMPN 1 Bireuen, Kita Juang.

Dalam keterangannya, Mukhlis mengatakan, kunjungan ini selain mensuport para atlet juga untuk memastikan program latihan berjalan efektif, efisien.
Agar dapat mencapai hasil maksimal, Mukhlis berpesan, para atlet untuk menjaga disiplin dan berlatih secara serius, tetap semangat dan mengikuti arahan dan instruksi dari pelatih.
“Dirinya juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak semua cabor dapat ia kunjungi, karena kesibukan lainnya dan dia mengharapkan atlet Bireuen dari semua cabor lolos ke Pora XV Tahun 2026 di Aceh Jaya,” ujar Ketua KONI Bireuen ini.
Ketua Harian KONI Bireuen, Murdani menambahkan, dalam ajang Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh 2025 ini, Bireuen mengikut serta atlet dari 29 cabang olahraga.
Disebutkan, Ke 29 cabor tersebut meliputi, Cabor anggar, angkat besi, atletik, balap sepeda, bermotor, bola basket 3×3 dan 5×5, Blbola voli indoor dan voli pasir, bulutangkis, dayung, futsal.
Kemudian cabor karate, kempo, layar, Menembak, muaythai, panahan, panjat tebing, pencak silat, petanque, sepak bola, sepak takraw, sepatu roda, taekwondo, tarung derajat, tenis lapangan, tenis meja, tinju, wushu dan arung jeuram.
“Agar persiapan atlet lebih maksimal diharapkan pengurus masing-masing cabor untuk selalu mendamping atlet saat latihan,” tutup Murdani. (Hermanto)










