Senin, 2 Februari 2026

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan untuk korban banjir dan tanah longsor masih menumpuk dalam jumlah besar di gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Padahal, di lapangan masih banyak warga terdampak yang membutuhkan bantuan.

Sidak tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRK Bireuen, Surya Dharma, SH, di dua gudang milik Pemkab Bireuen yang berada di kompleks Kantor BPBD, Desa Blang Bladeh, Kecamatan Jeumpa, Senin (12/1/2026).

Hasil sidak di gudang BPBD, didapati masih dipenuhi berbagai jenis bantuan logistik. Mulai dari kasur, makanan ringan, mi instan, air mineral, beras, hingga peralatan kerja seperti cangkul, sekrup, sapu, dan kereta sorong yang sangat dibutuhkan warga untuk membersihkan rumah dari sisa lumpur, tanah, dan pasir akibat banjir dan longsor. Kondisi gudang terlihat penuh dan hampir tidak menyisakan ruang kosong. Satu gudang lainnya bahkan dipenuhi stok beras.

“Berdasarkan pemberitaan salah satu media daring, benar adanya kami menemukan sisa bantuan bencana masih menumpuk di dua gudang BPBD. Sementara itu, gudang Dinas Sosial Bireuen yang berdampingan dengan gudang BPBD, justru hampir kosong dari bantuan bencana,” ungkap Surya Dharma kepada wartawan.

Dia menjelaskan, di gudang Dinas Sosial hanya tersisa beberapa kursi roda, tenda tanggap darurat untuk kebutuhan rumah kebakaran, serta sejumlah barang rutin yang biasanya disalurkan secara mendadak. Sementara bantuan khusus untuk korban bencana, telah disalurkan seluruhnya Dinsos Bireuen.

Sidak di gudang BPBD Bireuen yang dipenuhi stok beras. (Foto: Dok. DPRK Bireuen)

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan, sidak tersebut dilakukan tidak hanya untuk menindaklanjuti pemberitaan media, tetapi juga sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRK terhadap kinerja pemerintah daerah.

Saat sidak ke gudang Dinas Sosial, rombongan DPRK didampingi langsung Kepala Dinas Sosial Bireuen, Ismunandar. Namun, saat sidak ke gudang BPBD, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bireuen, Doli Mardian, tidak berada di tempat.

“Ketika kami hubungi lewat telepon, Kalak BPBD meminta agar pertemuan dilakukan di Kantor DPRK, Bireuen” ujar Surya yang saat itu didampingi sejumlah anggota dewan lainnya.

Dalam pertemuan di Kantor DPRK Bireuen, para anggota dewan secara tegas meminta Kalak BPBD untuk segera menyalurkan sisa bantuan kepada korban bencana.

“Kami sudah meminta agar sisa bantuan segera disalurkan secara merata dan sesuai data melalui camat di masing-masing kecamatan terdampak. Camat juga harus proaktif agar tidak ada korban bencana yang terlewat dari bantuan pemerintah,” tegas Surya Dharma.

Pertemuan dengan Kalak BPBD di Kantor DPRK Bireuen. (Foto: Dok. DPRK Bireuen)

Menurutnya, permintaan tersebut langsung disanggupi Kalak BPBD. Doli Mardian. Dia menyatakan, segera menyalurkan bantuan itu melalui kecamatan hingga ke gampong-gampong terdampak.

Selain itu, dewan Bireuen juga mengajak masyarakat korban bencana dan para keuchik yang masih membutuhkan bantuan, untuk aktif berkoordinasi dengan camat, agar distribusi bantuan dari gudang BPBD yang masih melimpah dapat segera sampai ke gampong masing-masing.

“Kami mendorong Pemkab Bireuen agar memprioritaskan penyaluran bantuan ke daerah-daerah terpencil dan terisolir, seperti Desa Salah Sirong Jaya dan Alue Limeng di Kecamatan Jeumpa, Dusun Bivak Desa Krueng Simpo Kecamatan Juli, serta desa lain yang kondisinya masih sangat parah, terutama pengungsi yang masih bertahan di tenda darurat dan tempat penampungan,” harap Surya Dharma.

Dalam sidak tersebut turut hadir anggota DPRK Bireuen dari berbagai fraksi, antara lain Sufyannur dari Fraksi Partai Aceh (PA), Surya Yunus dari Fraksi PAS-Demokrat-PAN, serta dari Fraksi PKB hadir Ketua Fraksi Nanda Rizka (Abi Nanda), M Niyanusi, Adnen Nurdin, Ismail, Muhammad Arif, dan Saifannur.

Sementara dalam pertemuan lanjutan dengan Kalak BPBD di Kantor DPRK Bireuen, turut hadir Samsul Azmi dari Fraksi PA, Azhar dari Fraksi NasDem, dan Muhammad Amin atau Keuchik Min dari Fraksi Golkar. (Suryadi)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Dipercayakan Pimpin PKB Aceh, HRD Ajak Kader Perkuat Soliditas dan Kebersamaan

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI, H. Ruslan M. Daud (HRD), dipercayakan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa...

Sumur Warga Tercemar Lumpur Banjir, Pemkab Bireuen Sigap Distribusikan Air Bersih ke Lokasi Terdampak

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen sigap menangani dampak banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah kecamatan, dengan memastikan ketersediaan air bersih...

Di Retret PWI, Kadiv Humas Polri Tegaskan: Kebebasan Pers Amanat Konstitusi yang Harus Kita...

0
KABAR BIREUEN, Bogor — Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol Johnny Edison Isir, menegaskan, kebebasan pers merupakan amanat konstitusi yang wajib dijaga bersama...

3.248 Unit Huntara Telah Selesai Dibangun di Aceh, Ditargetkan Rampung Semuanya Jelang Ramadhan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Sebanyak 3.248 unit hunian sementara (huntara) bagi penyintas bencana di Aceh telah selesai dibangun. Capaian ini menjadi pijakan awal...

250 Mahasiswa Umuslim Terjun ke Desa Terdampak Bencana, Hadirkan Solusi Nyata Pemulihan Masyarakat

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Sebanyak 250 mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Kabupaten Bireuen, terjun langsung ke sejumlah desa terdampak bencana di Sumatra melalui Program...

KABAR POPULER

Lama Masuk DPO, Terpidana Perkara Penipuan Ditangkap Tim Tabur Kejati Aceh di Samalanga

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh berhasil mengamankan terpidana kasus penipuan, Mulyadi alias Adi Bin M. Husen, setelah...

Pemkab Bireuen Bergerak Cepat, Layanan Kesehatan Pascabencana Kembali Normal

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bergerak cepat menormalkan kembali pelayanan kesehatan bagi masyarakat pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah...

MDMC akan Terjunkan Relawan untuk Bersihkan Sumur Warga dari Material Banjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) atau Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) akan menerjunkan relawan untuk membersihkan sumur warga dari material banjir. Hal...

Mahasiswa KKM Umuslim Latih Kreativitas Anak Bugak Krueng Lewat Seni Daun Ramah Lingkungan

0
KABAR BIREUEN, Jangka - Mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Kabupaten Bireuen, yang sedang melaksanakan program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Gampong Bugak Krueng, Kecamatan...

3.248 Unit Huntara Telah Selesai Dibangun di Aceh, Ditargetkan Rampung Semuanya Jelang Ramadhan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Sebanyak 3.248 unit hunian sementara (huntara) bagi penyintas bencana di Aceh telah selesai dibangun. Capaian ini menjadi pijakan awal...