Senin, 2 Februari 2026

50 Mahasiswa Umuslim Mengabdi di Pante Lhong, Hadirkan Teknologi Air Minum Layak bagi Warga Pascabanjir

KABAR BIREUEN, Peusangan — Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) terjun langsung ke Gamponh Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, melalui Program Mahasiswa Berdampak Tahun 2026. Program pengabdian masyarakat ini difokuskan pada pemulihan desa pascabencana banjir, salah satunya dengan menghadirkan teknologi filtrasi air minum layak bagi warga.

Program tersebut resmi dimulai dengan pengantaran mahasiswa ke lokasi dan penyambutan oleh Keuchik Pante Lhong, Murizal Haryanto, Rabu (28/1/2026). Selama satu bulan, hingga 28 Februari 2026, para mahasiswa akan tinggal dan beraktivitas bersama masyarakat setempat.

Ketua Dosen Pembimbing Program Mahasiswa Berdampak, Dr. Imam Muslem R., M.Kom, menjelaskan, program tersebut dirancang sebagai kontribusi nyata mahasiswa dalam menjawab persoalan masyarakat, khususnya di wilayah yang masih terdampak bencana dan mengalami keterbatasan infrastruktur dasar.

BACA JUGA: 740 Mahasiswa Umuslim Diterjunkan ke Gampong Terdampak Banjir, Fokus Pemulihan dan Edukasi Bencana

“Program ini didanai oleh Direktorat Pembelajaran dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Sebanyak 50 mahasiswa dari empat program studi diterjunkan ke lapangan dengan pendampingan tiga dosen pembimbing,” ujar Imam Muslem.

Empat program studi yang terlibat yakni Informatika, Informatika Medis, Teknik Sipil, dan Ilmu Lingkungan. Selain Dr. Imam Muslem R., dosen pembimbing lainnya adalah Dr. Ir. Cut Azizah, MT, dan Zulkifli, M.Kom.

Foto bersama usai penyerahan mahasiswa Umuslim yang menjalankan Program Mahasiswa Berdampak di Gampong Pante Lhong. (Foto: Dok. Umuslim)

Salah satu program unggulan yang dijalankan mahasiswa di Pante Lhong adalah penerapan teknologi filtrasi air 10 tahap. Teknologi ini dirancang untuk menghasilkan air minum yang aman, higienis, dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat, terutama warga yang masih tinggal di hunian darurat.

“Mahasiswa juga akan bersinergi dengan program hunian darurat yang dibangun oleh LazisMu Bireuen bekerja sama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC),” tambah Imam Muslem.

Dia menegaskan, Program Mahasiswa Berdampak tidak hanya bertujuan mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai bidang keilmuan masing-masing, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial, empati, serta kemampuan bekerja lintas disiplin, demi menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

BACA JUGA: Hadirkan Solusi Listrik Pascabencana, Kolaborasi Umuslim–Lazismu Pasang PLTS Hibrid Portable di Pante Lhong

Sementara itu, Keuchik Pante Lhong, Murizal Haryanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas keterlibatan mahasiswa Umuslim dalam proses pemulihan desanya yang sempat porak-poranda akibat banjir beberapa waktu lalu.

“Kami berharap kehadiran mahasiswa melalui program ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya warga yang hingga kini masih menempati hunian darurat,” ujar Murizal.

Program Mahasiswa Berdampak tersebut uga sebagai wujud komitmen pemerintah dalam mendorong peran aktif perguruan tinggi dan mahasiswa, untuk berkontribusi langsung memberikan solusi atas persoalan sosial dan lingkungan di tengah masyarakat. (Suryadi)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Dipercayakan Pimpin PKB Aceh, HRD Ajak Kader Perkuat Soliditas dan Kebersamaan

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI, H. Ruslan M. Daud (HRD), dipercayakan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa...

Sumur Warga Tercemar Lumpur Banjir, Pemkab Bireuen Sigap Distribusikan Air Bersih ke Lokasi Terdampak

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen sigap menangani dampak banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah kecamatan, dengan memastikan ketersediaan air bersih...

Di Retret PWI, Kadiv Humas Polri Tegaskan: Kebebasan Pers Amanat Konstitusi yang Harus Kita...

0
KABAR BIREUEN, Bogor — Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol Johnny Edison Isir, menegaskan, kebebasan pers merupakan amanat konstitusi yang wajib dijaga bersama...

3.248 Unit Huntara Telah Selesai Dibangun di Aceh, Ditargetkan Rampung Semuanya Jelang Ramadhan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Sebanyak 3.248 unit hunian sementara (huntara) bagi penyintas bencana di Aceh telah selesai dibangun. Capaian ini menjadi pijakan awal...

250 Mahasiswa Umuslim Terjun ke Desa Terdampak Bencana, Hadirkan Solusi Nyata Pemulihan Masyarakat

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Sebanyak 250 mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Kabupaten Bireuen, terjun langsung ke sejumlah desa terdampak bencana di Sumatra melalui Program...

KABAR POPULER

Lama Masuk DPO, Terpidana Perkara Penipuan Ditangkap Tim Tabur Kejati Aceh di Samalanga

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh berhasil mengamankan terpidana kasus penipuan, Mulyadi alias Adi Bin M. Husen, setelah...

Pemkab Bireuen Bergerak Cepat, Layanan Kesehatan Pascabencana Kembali Normal

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bergerak cepat menormalkan kembali pelayanan kesehatan bagi masyarakat pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah...

MDMC akan Terjunkan Relawan untuk Bersihkan Sumur Warga dari Material Banjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) atau Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) akan menerjunkan relawan untuk membersihkan sumur warga dari material banjir. Hal...

Mahasiswa KKM Umuslim Latih Kreativitas Anak Bugak Krueng Lewat Seni Daun Ramah Lingkungan

0
KABAR BIREUEN, Jangka - Mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Kabupaten Bireuen, yang sedang melaksanakan program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Gampong Bugak Krueng, Kecamatan...

3.248 Unit Huntara Telah Selesai Dibangun di Aceh, Ditargetkan Rampung Semuanya Jelang Ramadhan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Sebanyak 3.248 unit hunian sementara (huntara) bagi penyintas bencana di Aceh telah selesai dibangun. Capaian ini menjadi pijakan awal...