KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sebanyak 3.248 unit hunian sementara (huntara) bagi penyintas bencana di Aceh telah selesai dibangun. Capaian ini menjadi pijakan awal Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra untuk menuntaskan seluruh kebutuhan huntara sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.
Pelaksana Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi di Aceh, Safrizal ZA, mengatakan, pembangunan huntara terus dikebut di berbagai kabupaten/kota. Saat ini, total kebutuhan huntara di Aceh mencapai 16.294 unit, dan sebagian besar lainnya masih dalam proses pengerjaan.
“Yang sudah selesai 100 persen adalah 3.248 unit. Bukan berarti semua sudah selesai. Justru ini lagi kerja keras agar bisa selesai awal Ramadhan,” ujar Safrizal ZA kepada wartawan di Banda Aceh, Sabtu (31/1/2026).
Safrizal menegaskan, capaian tersebut sekaligus meluruskan informasi yang sebelumnya berkembang terkait klaim penyelesaian huntara 100 persen di Aceh. Menurutnya, angka 100 persen yang dimaksud hanya berlaku untuk 3.248 unit huntara yang telah rampung, bukan seluruh kebutuhan.
Berdasarkan data Satgas, dari total kebutuhan 16.294 unit huntara, sebanyak 13.046 unit atau sekitar 80,1 persen masih dalam tahap pembangunan. Sejumlah daerah menunjukkan progres signifikan, terutama Kabupaten Aceh Tamiang dengan sekitar 1.000 unit huntara telah selesai dan lebih dari 1.600 unit lainnya sedang dibangun.
Kabupaten Aceh Utara juga mencatat capaian tinggi dengan 829 unit huntara telah rampung, sementara lebih dari 3.400 unit masih dalam proses pembangunan. Di Kabupaten Pidie Jaya, sebanyak 222 unit telah selesai dan 551 unit lainnya sedang dikerjakan.
“Aceh Tengah selesai lebih kurang 275 unit, sisanya 506 unit sedang dibangun. Bener Meriah selesai sekitar 200 unit, sisanya 700 lebih unit dalam proses,” ujarnya.
Pembangunan huntara turut berlangsung di Kabupaten Nagan Raya, dari kebutuhan 654 unit, sebanyak 55 unit telah selesai. Kabupaten Pidie mencatat 12 unit huntara telah rampung seluruhnya. Sementara di Kota Lhokseumawe, dari 67 unit huntara, 40 unit telah selesai dibangun.
Di Kabupaten Aceh Timur, dari total kebutuhan 3.413 unit, sekitar 400 unit telah rampung. Kabupaten Gayo Lues mencatat 200 unit selesai dari kebutuhan 2.659 unit. Adapun di Kota Langsa, dari 65 unit huntara, sebanyak 15 unit telah selesai. Untuk Aceh Barat, sebanyak 12 unit masih dalam tahap proses penetapan lokasi.
Selain pembangunan huntara, Satgas juga terus menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi warga terdampak. Safrizal menyebutkan, total penerima DTH mencapai 8.047 kepala keluarga (KK).
“Selesai transfer atau penyaluran sekitar 4.000-an KK. Sedangkan yang masih dalam proses lebih kurang 4.000-an KK, dominan pada proses pembukaan rekening dan verifikasi,” jelas Safrizal.
Satgas menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan huntara dan penyaluran bantuan, agar para penyintas bencana di Aceh dapat segera menempati hunian yang layak, khususnya menjelang bulan Ramadhan. (Red)












