Minggu, 1 Februari 2026

250 Mahasiswa Umuslim Terjun ke Desa Terdampak Bencana, Hadirkan Solusi Nyata Pemulihan Masyarakat

KABAR BIREUEN, Peusangan — Sebanyak 250 mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Kabupaten Bireuen, terjun langsung ke sejumlah desa terdampak bencana di Sumatra melalui Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana Tahun 2026.

Program tersebut menjadi wujud nyata keterlibatan mahasiswa dalam mendampingi masyarakat sekaligus menghadirkan solusi berkelanjutan pascabencana.

Para mahasiswa ditempatkan di empat gampong, yakni Gampong Pante Baro Gle Siblah (Kecamatan Peusangan Siblah Krueng), Gampong Tanjong Nie (Kecamatan Peusangan), Gampong Cot Ara (Kecamatan Kuta Blang), dan Gampong Pante Lhong (Kecamatan Peusangan). Di lokasi tersebut, mahasiswa berperan sebagai pendamping masyarakat, fasilitator kegiatan, serta penggerak inovasi berbasis kebutuhan lokal.

Rektor Umuslim, Dr. Marwan, M.Pd, menegaskan, mahasiswa merupakan kekuatan utama dalam program pemulihan berbasis masyarakat ini.

BACA JUGA: 50 Mahasiswa Umuslim Mengabdi di Pante Lhong, Hadirkan Teknologi Air Minum Layak bagi Warga Pascabanjir

“Mahasiswa harus hadir di tengah masyarakat, belajar dari realitas, dan memberi dampak nyata. Program Mahasiswa Berdampak adalah sarana pembentukan karakter kepemimpinan, empati sosial, dan tanggung jawab kemanusiaan,” ujar Marwan, Jumat (30/1/2026).

Ia menjelaskan, dalam program tersebut mahasiswa melaksanakan berbagai bentuk pengabdian yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing desa. Salah satunya di Gampong Pante Lhong, mahasiswa menjadi aktor utama pemulihan sektor pertanian pascabencana hidrometeorologi melalui penerapan teknologi aquaponik.
Mahasiswa mendampingi kelompok tani mulai dari tahap perencanaan hingga operasional, sekaligus memberikan edukasi agar teknologi tersebut dapat diterapkan secara mandiri dan berkelanjutan oleh masyarakat.

Rektor Umuslim, Dr. Marwan, M.Pd. (Foto: Dok. Umuslim)

Sementara itu, di Gampong Cot Ara, Kecamatan Kuta Blang, mahasiswa memfokuskan kegiatan pada penguatan ketahanan pangan pascabencana banjir melalui budidaya padi dan hortikultura dalam polibag dengan memanfaatkan material tanah sedimen. Program ini menjadikan mahasiswa sebagai fasilitator ketahanan pangan keluarga di wilayah rawan bencana.

Di Gampong Pante Lhong, mahasiswa juga menerapkan dan mengoperasikan unit filtrasi air minum portable berbasis multi-stage filtration guna mendukung pemenuhan kebutuhan air layak konsumsi bagi warga terdampak bencana.

Adapun di Gampong Tanjong Nie, Kecamatan Peusangan, mahasiswa memfasilitasi produksi pangan, pendataan risiko banjir bandang, serta edukasi mitigasi bencana berbasis komunitas. Kegiatan ini melibatkan sinergi antara mahasiswa, kelompok tani, dan Karang Taruna dalam upaya pemulihan produksi serta penguatan kesiapsiagaan bencana.

BACA JUGA: 740 Mahasiswa Umuslim Diterjunkan ke Gampong Terdampak Banjir, Fokus Pemulihan dan Edukasi Bencana

Selain itu, di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, mahasiswa melakukan integrasi pemulihan status gizi dan penguatan kesehatan ibu dan anak melalui penguatan Posyandu dan pendampingan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan. Mahasiswa aktif mendampingi kegiatan Posyandu, memberikan edukasi gizi keluarga, membantu pemantauan tumbuh kembang anak, serta menguatkan peran keluarga dalam menjaga kesehatan pascabencana.

“Melalui Program Mahasiswa Berdampak, mahasiswa Universitas Almuslim tidak hanya menerapkan ilmu yang dipelajari di bangku kuliah, tetapi juga membangun empati, kepemimpinan sosial, dan kemampuan bekerja lintas sektor,” pungkas Marwan.

Program ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana sekaligus membentuk mahasiswa sebagai agen perubahan yang peka terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan. (Suryadi) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Dipercayakan Pimpin PKB Aceh, HRD Ajak Kader Perkuat Soliditas dan Kebersamaan

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI, H. Ruslan M. Daud (HRD), dipercayakan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa...

Sumur Warga Tercemar Lumpur Banjir, Pemkab Bireuen Sigap Distribusikan Air Bersih ke Lokasi Terdampak

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen sigap menangani dampak banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah kecamatan, dengan memastikan ketersediaan air bersih...

Di Retret PWI, Kadiv Humas Polri Tegaskan: Kebebasan Pers Amanat Konstitusi yang Harus Kita...

0
KABAR BIREUEN, Bogor — Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol Johnny Edison Isir, menegaskan, kebebasan pers merupakan amanat konstitusi yang wajib dijaga bersama...

3.248 Unit Huntara Telah Selesai Dibangun di Aceh, Ditargetkan Rampung Semuanya Jelang Ramadhan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Sebanyak 3.248 unit hunian sementara (huntara) bagi penyintas bencana di Aceh telah selesai dibangun. Capaian ini menjadi pijakan awal...

MDMC akan Terjunkan Relawan untuk Bersihkan Sumur Warga dari Material Banjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) atau Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) akan menerjunkan relawan untuk membersihkan sumur warga dari material banjir. Hal...

KABAR POPULER

Lama Masuk DPO, Terpidana Perkara Penipuan Ditangkap Tim Tabur Kejati Aceh di Samalanga

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh berhasil mengamankan terpidana kasus penipuan, Mulyadi alias Adi Bin M. Husen, setelah...

Pemkab Bireuen Bergerak Cepat, Layanan Kesehatan Pascabencana Kembali Normal

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bergerak cepat menormalkan kembali pelayanan kesehatan bagi masyarakat pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah...

MDMC akan Terjunkan Relawan untuk Bersihkan Sumur Warga dari Material Banjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) atau Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) akan menerjunkan relawan untuk membersihkan sumur warga dari material banjir. Hal...

Mahasiswa KKM Umuslim Latih Kreativitas Anak Bugak Krueng Lewat Seni Daun Ramah Lingkungan

0
KABAR BIREUEN, Jangka - Mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Kabupaten Bireuen, yang sedang melaksanakan program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Gampong Bugak Krueng, Kecamatan...

3.248 Unit Huntara Telah Selesai Dibangun di Aceh, Ditargetkan Rampung Semuanya Jelang Ramadhan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Sebanyak 3.248 unit hunian sementara (huntara) bagi penyintas bencana di Aceh telah selesai dibangun. Capaian ini menjadi pijakan awal...