Tanpa Ketua, DPRA Tetapkan Irwandi-Nova Jadi Gubernur dan Wagub Aceh

KABAR BIREUEN – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) akhirnya menggelar rapat paripurna istimewa penetapan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah sebagai Gubernur-Wakil Gubernur (Wagub) Aceh periode 2017-2022, Senin (17/4/2017). Rapat ini sekaligus pengumuman masa akhir jabatan Zaini Abdullah-Muzakir Manaf.

Rapat paripurna istimewa ini sempat ditunda sekitar 15 menit yang semula dimulai pukul 14.00 WIB. Karena banyak anggota dewan belum hadir, sidang ditunda hingga pukul 14.15 WIB. Pada sidang paripurna istimewa ini juga tidak dihadiri oleh Ketua DPRA, Tgk Muharuddin yang merupakan politisi Partai Aceh. Demikian juga mayoritas anggota dewan dari Fraksi Partai Aceh banyak tidak hadir. Ketua Fraksi Partai Aceh, Kautsar dan beberapa anggota lainnya terlihat seperti Abdullah Saleh, Iskandar Usman Al-Farlaki.

Pihak pemerintah diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Dermawan. Sidang istimewa ini dipimpin Wakil Ketua Sulaiman Abda dari Fraksi Golkar, didampingi Wakil Ketua Irwan Djohan Fraksi Partai Nasdem dan Wakil Ketua Dalimi Fraksi Parti Demokrat.

Wakil Ketua DPRA Sulaiman Abda mengatakan, rapat paripurna ini sudah ada persetujuan dari Ketua DPRA. Adanya penundaan rapat Badan Musyawarah (Banmus) bukan karena persoalan tidak ada persetujuan, tetapi karena menunggu rekan-rekannya lain berada di Banda Aceh.

“Tidak ada pembatalan (rapat Banmus), yang ada hanya penundaan. Menunggu rekan-rekan kami ada di Banda Aceh. Karena batas jadwal yang diberikan kan 7 hari, ada satu hari lagi besok,” kata Sulaiman Abda, Senin (17/4/2017) di Banda Aceh.

Setelah rapat peripurna istimewa ini, berkas Gubernur-Wakil Gubernur terpilih, Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah akan diantar ke Presiden melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Setelah itu, pemerintah pusat akan melantik pimpinan daerah yang terpilih.

“Hari ini langsung kita antar, diwakili oleh teman-teman fraksi, ketua Komisi I dan beberapa perwakilan lainnya. Langsung sore ini kita antar,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Aceh, Kautsar mengatakan, hingga sekarang Fraksi Partai Aceh belum menentukan sikap politik apakah berpeluang menjadi partai oposisi atau berkoalisi dengan pemerintah terpilih. Kautsar menyebutkan, hingga sekarang belum ada kajian dan arahan dari pimpinan. “Belum ada arahan, kita tunggu saja dulu,” imbuhnya.

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh telah membacakan penetapan pemenang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Aceh sejak Jumat (7/4/2017) lalu. Penetapan ini berlangsung di Hermes Hotel dan langsung hari itu juga diserahkan seluruh berkas ke DPRA.

Penetapan dilakukan setelah adanya putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh gugatan dilayangkan Paslon calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf dan TA Khalid. Pada Pilkada 2017, Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah memperoleh 898.710 suara. Sedangkan pasangan nomor urut lima Muzakir Manaf dan TA Khalid dari Partai Aceh hanya meraup 766.427 suara. (merdeka.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Kalahkan Kecamatan Pandrah, Tim Kota Juang ke Perempat Final Piala Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Tim Sepak Bola Kecamatan Kota Juang berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan memastikan diri lolos ke babak 8 besar (perempat final) pada...

Siapkan Akuntan Kompeten, FEB UNIKI Jalin Kerja Sama dengan IAI Wilayah Aceh dan FEB...

0
KABAR BIREUEN, Aceh Utara — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) memperkuat upaya peningkatan kompetensi mahasiswa akuntansi melalui kerja sama...

Tim Surveior LARS DPH Akreditasi RSUD dr Fauziah, Wabup Bireuen: Pemkab Komit Dukung Peningkatan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Tim Surveior Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DPH) melaksanakan survey akreditasi di UPTD RSUD dr. Fauziah Bireuen, Selasa (29/9/2026). Kedatangan...

Fraksi Golkar Pertanyakan Alasan Penurunan Target PAD di Raqan Perubahan APBK Bireuen 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Fraksi Partai Golkar DPRK Bireuen mempertanyakan alasan Pemkab Bireuen menurunkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sumber pajak daerah maupun...

Kuliah Umum Penjas FKIP UNIKI, Bekali Mahasiswa Kompetensi Pedagogik Sebelum Terjun ke Sekolah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani (Penjas), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), dibekali pemahaman tentang...

KABAR POPULER

Wabup Bireuen Sampaikan Raqan APBK-P Tahun 2026, Pendapatan Bertambah Jadi Rp1,85 Triliun

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen menggelar Pembukaan Rapat Paripurna I Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027 dalam rangka penyampaian dan pembahasan...

Fraksi Golkar Pertanyakan Alasan Penurunan Target PAD di Raqan Perubahan APBK Bireuen 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Fraksi Partai Golkar DPRK Bireuen mempertanyakan alasan Pemkab Bireuen menurunkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sumber pajak daerah maupun...

Pemkab Bireuen Beri Penghargaan SAKIP dan Apresiasi Pembangunan ZI 2026, Ini Penerimanya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memberikan penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Apresiasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) tahun 2026...

Piala Bupati Bireuen, Tim Kecamatan Kuala Menang 2-0 atas Kecamatan Peusangan Siblah Krueng

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim Sepak Bola Kecamatan Kuala meraih kemenangan 2-0 atas Kecamatan Peusangan Siblah Krueng pada laga perdana Kejuaraan Sepak Bola Antar...

Pemkab Bireuen Alokasikan Rp13,6 Miliar untuk Gaji PPPK Paruh Waktu, akan Terima Rp300 Ribu...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mengalokasikan anggaran Rp13,6 miliar untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK PW) dalam APBK-Perubahan...