Sabtu, 14 Maret 2026

Tanpa Ketua, DPRA Tetapkan Irwandi-Nova Jadi Gubernur dan Wagub Aceh

KABAR BIREUEN – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) akhirnya menggelar rapat paripurna istimewa penetapan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah sebagai Gubernur-Wakil Gubernur (Wagub) Aceh periode 2017-2022, Senin (17/4/2017). Rapat ini sekaligus pengumuman masa akhir jabatan Zaini Abdullah-Muzakir Manaf.

Rapat paripurna istimewa ini sempat ditunda sekitar 15 menit yang semula dimulai pukul 14.00 WIB. Karena banyak anggota dewan belum hadir, sidang ditunda hingga pukul 14.15 WIB. Pada sidang paripurna istimewa ini juga tidak dihadiri oleh Ketua DPRA, Tgk Muharuddin yang merupakan politisi Partai Aceh. Demikian juga mayoritas anggota dewan dari Fraksi Partai Aceh banyak tidak hadir. Ketua Fraksi Partai Aceh, Kautsar dan beberapa anggota lainnya terlihat seperti Abdullah Saleh, Iskandar Usman Al-Farlaki.

Pihak pemerintah diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Dermawan. Sidang istimewa ini dipimpin Wakil Ketua Sulaiman Abda dari Fraksi Golkar, didampingi Wakil Ketua Irwan Djohan Fraksi Partai Nasdem dan Wakil Ketua Dalimi Fraksi Parti Demokrat.

Wakil Ketua DPRA Sulaiman Abda mengatakan, rapat paripurna ini sudah ada persetujuan dari Ketua DPRA. Adanya penundaan rapat Badan Musyawarah (Banmus) bukan karena persoalan tidak ada persetujuan, tetapi karena menunggu rekan-rekannya lain berada di Banda Aceh.

“Tidak ada pembatalan (rapat Banmus), yang ada hanya penundaan. Menunggu rekan-rekan kami ada di Banda Aceh. Karena batas jadwal yang diberikan kan 7 hari, ada satu hari lagi besok,” kata Sulaiman Abda, Senin (17/4/2017) di Banda Aceh.

Setelah rapat peripurna istimewa ini, berkas Gubernur-Wakil Gubernur terpilih, Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah akan diantar ke Presiden melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Setelah itu, pemerintah pusat akan melantik pimpinan daerah yang terpilih.

“Hari ini langsung kita antar, diwakili oleh teman-teman fraksi, ketua Komisi I dan beberapa perwakilan lainnya. Langsung sore ini kita antar,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Aceh, Kautsar mengatakan, hingga sekarang Fraksi Partai Aceh belum menentukan sikap politik apakah berpeluang menjadi partai oposisi atau berkoalisi dengan pemerintah terpilih. Kautsar menyebutkan, hingga sekarang belum ada kajian dan arahan dari pimpinan. “Belum ada arahan, kita tunggu saja dulu,” imbuhnya.

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh telah membacakan penetapan pemenang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Aceh sejak Jumat (7/4/2017) lalu. Penetapan ini berlangsung di Hermes Hotel dan langsung hari itu juga diserahkan seluruh berkas ke DPRA.

Penetapan dilakukan setelah adanya putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh gugatan dilayangkan Paslon calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf dan TA Khalid. Pada Pilkada 2017, Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah memperoleh 898.710 suara. Sedangkan pasangan nomor urut lima Muzakir Manaf dan TA Khalid dari Partai Aceh hanya meraup 766.427 suara. (merdeka.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Refleksi Delapan Tahun Bertugas di Diskominsa: Langkah Sunyi, Dampak Besar; Delapan Tahun Mengawal Diskominsa...

0
Oleh: M. Zubair, S.H.,M.H. Kadis Kominsa Bireuen TERHITUNG sejak pelantikan sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Bireuen pada tanggal 13 Maret 2018 silam...

Operasi Ketupat Seulawah 2026 Dimulai, Amankan Mudik Idulfitri

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo, SIK, memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026 yang digelar di...

Bank Aceh Kembali Dipercaya sebagai Bank Penyalur Program BSPS Tahun 2026

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Bank Aceh kembali mengukuhkan posisinya sebagai lembaga keuangan terpercaya dalam mendukung program-program strategis nasional. Untuk tahun anggaran 2026, Bank...

GeRAK Bireuen: Pernyataan Pj Sekda Tidak Sensitif Terhadap Penderitaan Korban Bencana

0
KABAR BIREUEN, Bireuen— LSM Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Bireuen mengecam keras pernyataan Penjabat  Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Bireuen Hanafiah.yang menyebut pengungsi banjir dapat...

Pj Sekda Bireuen: Kalau Nyaman Ditenda, Ya Sudah Biarkan Saja

0
KABAR BIREUEN-Bireuen- Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Bireuen, Hanafiah, S.P., CGCAE, menyebutkan, kantor Bupati Bireuen bukan area pengungsian, melaikan area perkantoran. Jadi, bila pengungsi yang saat...

KABAR POPULER

Perkuat Fungsi Kehumasan, Bupati Tunjuk Muhajir Juli sebagai Juru Bicara Pemkab Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, menunjuk Muhajir Juli sebagai Juru Bicara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen. Penunjukan tersebut dituangkan dalam...

Pj Sekda Bireuen: Kalau Nyaman Ditenda, Ya Sudah Biarkan Saja

0
KABAR BIREUEN-Bireuen- Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Bireuen, Hanafiah, S.P., CGCAE, menyebutkan, kantor Bupati Bireuen bukan area pengungsian, melaikan area perkantoran. Jadi, bila pengungsi yang saat...

Pengungsi Terus Bertambah Tempati Tenda di Halaman Kantor Bupati Bireuen, Tuntut Kepastian Huntara

0
KABAR BIREUEN, Bireuen –  Pengungsi korban banjir terus bertambah menempati tenda di  halaman Kantor Bupati Bireuen, Kamis (12/3/2026) malam. Mereka mendirikan tenda di samping...

Tuntut Huntara, Pengungsi Korban Banjir Dirikan Tenda di Halaman Kantor Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Sejumlah pengungsi korban banjir dari Gampong Kapa, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, mendirikan tenda di halaman Kantor Bupati Bireuen (Kantor Pusat...

Belum Ada Kepastian Kapan Dibangun Huntara, Pengungsi di Kantor Bupati Bireuen Tolak Dipindahkan ke...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Para korban bencana yang menempati tenda darurat yang dipasang di halaman Kantor Bupati Bireuen, menolak dipindahkan ke rumah yang disediakan...