SAPP: Peluang Krueng Meuseugop Jadi Sasaran Pamsimas

KABAR BIREUEN– Keterbatasan air bersih dan sanitasi selalu dikeluhkan warga Gampong Krueng Meuseugob, kecamatan Simpang Mamplam. Bertahun- tahun kondisi tersbut dialami warga setempat, saat diskusi dengan masyarakat maka persolan ini yang selalu menjadi topik utama.

Masyarakat mengetahui bahwa harus keluar dari kondisi tersebut, agar warga tidak lagi kesulitan mengakses air bersih. Namun mereka tidak mengetahui perubahan tersebut dimulai dari mana. Perihal tersebut disampaikan Keuchik Krueng Meuseugob, Asnawi Muhammad

“Sebagai masyarakat awam, kami tahu itu penting, dan selalu dibahas dalam rapat gampong. Tapi kami bingung harus mulai darimana, lagipula akses kami dengan pihak luar masih terbatas,” keluh Asnawi

Namun kini mimpi mereka telah nyata. Perubahan ini dimulai dengan pemikiran masyarakat dan aparatur yang sudah lebih terbuka, baik peningkatan pengetahuan maupun jaringan.

“Kami dibuka jalan melalui program SAPP, partisipasi masyarakat mulai meningkat melalui pertemuan duek pakat, sehingga mengetahui peran mereka sebagai masyarakat, serta hak dan kewajiban untuk pemenuhan layanan dasar. Begitupula halnya dengan kami aparatur terus dibina sehingga lebih luas pemahaman kami tentang dana desa,” jelas Asnawi.

Walau sudah beberapa tahun dana desa, Asnawi mengakui baru memasukkannya dalam APBG 2017 untuk pengadaan/ pengelolaan air bersih dan sanitasi sejumlah Rp50 juta.

“Berkat dampingan KOMPAK, kami mulai terarah alokasi dana desa untuk pelayanan dasar, dan hal ini juga turut dibantu oleh pendamping desa,” sebutnya.

Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK) melalui lembaga mitra Gerakan Anti Korupsi (GeRAK), dengan program The Asia Foundation- Social Accountability and Public Participation (TAF- SAPP) terus berupaya melakukan pendampingan dan advokasi dari sisi demand side (penerima layanan).

Diantara kegiatan yang paling berpengaruh dalam perubahan diatas adalah duek pakat dan FGD dengan tokoh dan multi pihak.

Dimana masyarakat ditingkatkan kapasitasnya agar memahami hak dan kewajiban sebagai masyarakat, pemenuhan layanan dasar melalui dana gampong, advokasi, membangun jejaring dan lain sebagainya.

Turut menggandeng saat turun ke gampon, Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar (TA. PSD) yaitu Mukhlis Aminullah dan Hamdiana A. Bakar dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kabupaten Bireuen.

Selanjutnya selain peran serta masyarakat, juga tidak terlepas dari dukungan dan advokasi Camat Simpang Mamplam, Erri Seprinaldi S.STP,M.Si yang terus berupaya gampong di wilayah kerja nya terus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

“Kami sudah petakan kondisi gampong mana saja yang harus menjadi prioritas, dan perubahan tidak sekedar dilakukan oleh pemimpin, namun peran serta masyarakat jauh lebih penting. Dan itu kita lihat perubahan di gampong dampingan KOMPAK. Begitu pula peran pendamping desa sejauh ini terus berupaya memfasilitasi gampong, agar kebutuhan mereka bisa difasilitasi melalui dana desa,” paparnya.

Selanjutnya semua pihak merasa sangat bersyukur dengan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS), masyarakat Krueng Meuseugob tidak lagi kesulitan mengakses air bersih.

Karena sebelumnya warga harus mengambil air ke sungai dengan jarak sekitar 700 meter, diambil menggunakan jeregen atau ember baik berjalan kaki maupun menggunakan sepeda motor. Namun saat ini dari empat dusun, prioritas nya masih ke satu dusun yaitu Cot Sime. Sedangkan tiga dusun lagi yaitu Cot Tungku, Cot Kruet dan Mesjid belum ada.

“Cot Simee lokasinya jauh dari sungai dan dusunnya di dataran tinggi, sedangkan tiga dusun lagi dekat dengan sungai. Saat ini 32 KK di Cot Sime sudah bisa mengakses air bersih, alhamdulillah. Semoga ke depan untuk tiga dusun lainnya juga akan mendapatkan hal yang sama. Semoga saja,” harap Abdul Aziz selaku warga setempat

Abdul Aziz yang juga tim teknis di lapangan menyampaikan, rincian anggaran program PAMSIMAS di gampong Krueng Meuseugob bersumber dari APBD 70% senilai Rp343.525.00, incash 4% senilai Rp 19.630.00, inkind 16% senilai Rp78.520.000 dan APBG 10% yaitu 49,075,000. Dengan total anggaran pembangunan PAMSIMAS di Krueng Meuseugob sebanyak Rp490.750.000. (REL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Kalahkan Peusangan 3-1, Samalanga ke Semifinal Piala Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Sekira tiga belas ribu penonton memadati Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Kota Juang, Bireuen, Jumat sore 9 Oktober 2026, guna...

Perkuat Jejaring Nasional, UNIKI Gandeng APTIKOM untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan Digital

0
KABAR BIREUEN, Yogyakarta – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) melalui Fakultas Komputer dan Multimedia (FKOM) menjalin kerja sama dengan Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan...

Pemkab Aceh Singkil Kejar Serapan Transfer ke Daerah

0
Realisasi TKD Aceh Singkil mencapai 31,68 persen atau sekitar Rp6,78 miliar dari total alokasi Rp21,4 miliar. KABAR BIREUEN, Aceh Singkil — Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil...

Cegah Kriminalitas di Area Parkir, Polsek Kota Juang Patroli Rutin

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang - Personel Kepolisian Polsek Kota Juang Polres Bireuen, melaksanakan patroli rutin sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat...

Tepati Janji, Kapolres Aceh Selatan Resmikan Rumah Rehab untuk Janda Eks Kombatan GAM

0
Tepati Janji, Kapolres Aceh Selatan Resmikan Rumah Rehab untuk Janda Eks Kombatan GAM ‎ ‎KABAR BIREUEN, Tapaktuan — Janji Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah...

KABAR POPULER

Kalahkan Peusangan 3-1, Samalanga ke Semifinal Piala Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Sekira tiga belas ribu penonton memadati Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Kota Juang, Bireuen, Jumat sore 9 Oktober 2026, guna...

Satresnarkoba Polres Bireuen Ungkap Peredaran 6,1 Kg Sabu, Dua Tersangka Asal Aceh Tamiang Ditangkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bireuen berhasil mengungkap dugaan tindak pidana peredaran gelap narkotika jenis sabu. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua orang...

Cegah Kriminalitas di Area Parkir, Polsek Kota Juang Patroli Rutin

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang - Personel Kepolisian Polsek Kota Juang Polres Bireuen, melaksanakan patroli rutin sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat...

Informatika Medis Jalani Asesmen Akreditasi, Rektor Umuslim Komit Tingkatkan Mutu Akademik Prodi Baru

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Rektor Universitas Almuslim (Umuslim), Dr. Marwan, M.Pd., menegaskan komitmennya untuk menjaga dan meningkatkan mutu akademik Program Studi Informatika Medis Fakultas...

Ditutup Wabup Razuardi, Festival Meurukon Jadi Ajang Pelestarian Warisan Seni dan Budaya di HUT...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Di tengah derasnya perkembangan zaman, Pemerintah Kabupaten Bireuen menjadikan Festival Meurukon sebagai salah satu cara menjaga warisan seni dan budaya...