Kamis, 14 Mei 2026

Me Time

CHAIRUL BARIAH, SE., MM (Dosen Fakultas Ekonomi Umuslim Peusangan – Bireuen)

HARI LIBUR merupakan hari yang paling ditunggu oleh setiap pekerja. Inilah waktu untuk keluarga. Makanya, banyak orang yang tidak ingin diganggu di hari libur.

Mereka menutup diri dari dunia kerja, dengan mematikan HP, atau non aktif di medsos. Hal ini, terkadang membuat orang orang yang membutuhkan, merasa kecewa  dan marah sambil berguman, mengapa harus mematikan HP.

Bila dilihat dari kebutuhan manusia maka hal ini adalah hal yang wajar,karena setiap manusia memiliki privasi masing-masing. Tak heran kalau seseorang ingin sendiri, atau dalam bahasa kerennya disebut dengan me time, tak mau diganggu oleh siapapun.

Me time juga dapat membuat kita lebih segar. Melepas lelah sejenak. Menikmati waktu untuk sendiri. Tanpa harus disibukkan dengan berbagai aktivitas yang sehari-hari dilalui, mulai dari membersihkan kamar mandi sampai kamar tidur.

Me time bagi saya seakan jauh, karena padatnya jadwal kerja yang saya miliki. Waktu yang saya lalui bagaikan pedang yang siap menebas, bila tidak  digunakan dengan baik.

Dukungan orang-orang tercinta, terutama suami, membuat saya mampu menjalani semua itu. Walau terkadang apa yang sudah saya lakukan, tidak mendapat penghargaan dari orang lain. Saya anggap semua itu adalah ujian yang harus dijalani  dengan keikhlasan.

Kita sebagai manusia, walaupun sudah bersosialisasi dalam masyarakat, namun tetaplah sebagai makhluk individual yang butuh waktu untuk sendiri. Menyenangkan diri sendiri, tanpa harus melibatkan orang lain, termasuk suami dan anak-anak.

Waktu untuk sendiri atau me time, dapat kita isi dengan aktivitas yang kita sukai. Seperti memanjakan diri ke salon, merawat bunga kesayangan, membaca majalah atau buku favorit bahkan nonton film kesukaan.

Menikmati waktu sendiri, tidak harus melakukan aktivitas yang menyita waktu. Tapi, dapat juga digunakan untuk berdoa, menenangkan diri, melupakan semua kegiatan rutin, dan berpikir positif serta menggerakkan hati atau perasaan  bahwa kita sedang bahagia.

Me time dapat dijalani dengan baik, khususnya bagi kaum ibu, tentunya harus ada dukungan dari orang-orang terdekat, terutama suami dan anak-anak. Terlebih lagi untuk kaum ibu yang memiliki segudang aktivitas.

Pengertian dari orang-orang terdekatlah yang sangat membantu seseorang menikmati me time-nya. Merasakan dirinya dihargai dan dibutuhkan, dengan memberikan kebebasan untuk melakukan kegiatan yang positif. Namun, tetap dalam aturan dan norma-norma agama yang berlaku. Mari menikmati me time. (chairulb06@gmail.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

BSI Aceh Gelar Media Gathering, Bahas Peran Strategis Perbankan Syariah dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh menggelar kegiatan Media Gathering bersama insan pers dengan mengangkat tema “Peran...

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - PT Bank Aceh Syariah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional dengan masuk dalam daftar World’s Best Banks...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...

Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter BTJ 08 Embarkasi Aceh, Ini Pesan Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Bupati Bireuen, Ir. H Mukhlis, ST, secara resmi melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang...

KABAR POPULER

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Tak Ada Nama Penerima, Anggaran Pengadaan Mesin Jahit Rp91 Juta di Dinsos Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial mengalokasikan anggaran sebesar Rp385.000.000 untuk pengadaan bantuan sosial (bansos) berupa barang pada tahun anggaran 2026. Alokasi tersebut tercantum...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...

Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter BTJ 08 Embarkasi Aceh, Ini Pesan Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Bupati Bireuen, Ir. H Mukhlis, ST, secara resmi melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang...