Senin, 29 Juni 2026

Me Time

CHAIRUL BARIAH, SE., MM (Dosen Fakultas Ekonomi Umuslim Peusangan – Bireuen)

HARI LIBUR merupakan hari yang paling ditunggu oleh setiap pekerja. Inilah waktu untuk keluarga. Makanya, banyak orang yang tidak ingin diganggu di hari libur.

Mereka menutup diri dari dunia kerja, dengan mematikan HP, atau non aktif di medsos. Hal ini, terkadang membuat orang orang yang membutuhkan, merasa kecewa  dan marah sambil berguman, mengapa harus mematikan HP.

Bila dilihat dari kebutuhan manusia maka hal ini adalah hal yang wajar,karena setiap manusia memiliki privasi masing-masing. Tak heran kalau seseorang ingin sendiri, atau dalam bahasa kerennya disebut dengan me time, tak mau diganggu oleh siapapun.

Me time juga dapat membuat kita lebih segar. Melepas lelah sejenak. Menikmati waktu untuk sendiri. Tanpa harus disibukkan dengan berbagai aktivitas yang sehari-hari dilalui, mulai dari membersihkan kamar mandi sampai kamar tidur.

Me time bagi saya seakan jauh, karena padatnya jadwal kerja yang saya miliki. Waktu yang saya lalui bagaikan pedang yang siap menebas, bila tidak  digunakan dengan baik.

Dukungan orang-orang tercinta, terutama suami, membuat saya mampu menjalani semua itu. Walau terkadang apa yang sudah saya lakukan, tidak mendapat penghargaan dari orang lain. Saya anggap semua itu adalah ujian yang harus dijalani  dengan keikhlasan.

Kita sebagai manusia, walaupun sudah bersosialisasi dalam masyarakat, namun tetaplah sebagai makhluk individual yang butuh waktu untuk sendiri. Menyenangkan diri sendiri, tanpa harus melibatkan orang lain, termasuk suami dan anak-anak.

Waktu untuk sendiri atau me time, dapat kita isi dengan aktivitas yang kita sukai. Seperti memanjakan diri ke salon, merawat bunga kesayangan, membaca majalah atau buku favorit bahkan nonton film kesukaan.

Menikmati waktu sendiri, tidak harus melakukan aktivitas yang menyita waktu. Tapi, dapat juga digunakan untuk berdoa, menenangkan diri, melupakan semua kegiatan rutin, dan berpikir positif serta menggerakkan hati atau perasaan  bahwa kita sedang bahagia.

Me time dapat dijalani dengan baik, khususnya bagi kaum ibu, tentunya harus ada dukungan dari orang-orang terdekat, terutama suami dan anak-anak. Terlebih lagi untuk kaum ibu yang memiliki segudang aktivitas.

Pengertian dari orang-orang terdekatlah yang sangat membantu seseorang menikmati me time-nya. Merasakan dirinya dihargai dan dibutuhkan, dengan memberikan kebebasan untuk melakukan kegiatan yang positif. Namun, tetap dalam aturan dan norma-norma agama yang berlaku. Mari menikmati me time. (chairulb06@gmail.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri pertemuan yang membahas prospek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh bersama...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Menaker: Standar Kerja Layak Era Digital akan Jadi Acuan Penguatan Regulasi Ketenagakerjaan

0
KABAR BIREUEN, Majalengka – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan Konvensi Internasional Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) tentang kerja layak di era digital akan menjadi acuan dalam...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

KABAR POPULER

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Sudah Dua Bulan Diproses, Polres Bireuen Belum Tetapkan Status Hukum Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Zulfikar Muhammad, kuasa hukum M. Ilham bin Sakubat, wartawan wilayah liputan Bireuen, mendesak Polres Bireuen segera memberikan kepastian hukum atas...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

Desak Bahlil Batalkan PoD Blok Andaman, Warga Aceh Demo Kementerian ESDM

0
KABAR BIREUEN, Jakarta– Aksi damai ratusan warga Aceh dari paguyuban Taman Iskandar Muda (TIM) digelar depan Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta...