KABAR BIREUEN, Pidie Jaya — Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) dipercaya terlibat dalam mendukung pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Pidie Jaya melalui penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
Kepercayaan tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara UNIKI dan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (3/10/2026).
MoA dari pihak UNIKI ditandatangani oleh Rektor Universitas Islam Kebangsaan Indonesia, Dr. Zainuddin Iba, S.E., M.M. Sementara itu, dari pihak Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pidie Jaya, dokumen tersebut ditandatangani oleh Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pidie Jaya sekaligus Sekolah Rakyat Pidie Jaya, Azharyadi, S.Pi., M.M.
Kerja sama ini menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan dan pelaksanaan Sekolah Rakyat di Pidie Jaya. Penyusunan dokumen AMDAL diharapkan dapat memastikan pembangunan dan operasional sekolah memperhatikan ketentuan serta aspek lingkungan yang berlaku.
Rektor UNIKI, Dr. Zainuddin Iba, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada UNIKI untuk terlibat dalam penyusunan dokumen AMDAL Sekolah Rakyat Pidie Jaya.
“Terima kasih sudah memilih UNIKI dalam kerja sama ini. Semoga kerja sama ini dapat menghasilkan keluaran yang bermanfaat bagi Kabupaten Pidie Jaya dan juga bagi UNIKI,” ujar Zainuddin.

Menurutnya, kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah merupakan bentuk kolaborasi strategis untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan kepakaran akademik dalam menjawab kebutuhan pembangunan di daerah.
Keterlibatan perguruan tinggi, kata dia, tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, tetapi juga menjadi sarana untuk memastikan keilmuan yang dimiliki akademisi dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Sementara itu, Azharyadi mengatakan UNIKI dipilih sebagai mitra karena dinilai memiliki kompetensi yang dibutuhkan dalam mendukung penyusunan dokumen AMDAL.
“Kami memilih UNIKI karena percaya UNIKI memiliki kompetensi yang baik dalam penyusunan AMDAL. Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan dokumen yang sesuai dengan ketentuan serta mendukung pelaksanaan Sekolah Rakyat di Kabupaten Pidie Jaya,” kata Azharyadi.
Kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyusunan dokumen AMDAL, tetapi dapat menjadi awal dari sinergi yang lebih luas antara UNIKI dan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, khususnya dalam bidang akademik, lingkungan, dan pembangunan daerah.
Bagi UNIKI, keterlibatan dalam proyek tersebut juga menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan kepakaran untuk menjawab kebutuhan pemerintah daerah. (Red)













