Jumat, 15 Mei 2026

Sebagai Bahan Kajian, Pemkab Bireuen Gelar Lokakarya Penyusunan Road Map Kota Santri

KABAR BIREUEN – Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Syariat Islam (DSI) Bireuen menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Penyusunan Road Map Kabupaten Bireuen Sebagai Kota Santri.

Kegiatan itu dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Bupati Bireuen, Aulia Sofyan, Ph.D dalam hal ini diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Bireuen, Ir. Ibrahim Ahmad, M.Si.

Prosesi pembukaan kegiatan dilaksanakan di Aula Lama Setdakab Bireuen, Rabu pagi (14/12/2022).

Pada kesempatan itu, Sekda Bireuen Ibrahim Ahmad membacakan sambutan tertulis Pj Bupati Bireuen.

Dalam inti sambutanya mengatakan, penetapan Bireuen sebagai Kota Santri memiliki sejarah penting bagi Aceh dan Pemerintah Kabupaten Bireuen.

Sebab perjuangan ini sudah nyaris lama dirintis oleh para ulama dan umara, demi menciptakan santri di berbagai dayah menjadi generasi yang berkualitas dan harus eksis berupaya dalam memperkuat pelaksanaan Syariat Islam yang kaffah di Kabupaten Bireuen.

“Sehingga dapat berkontribusi bagi pembangunan pendidikan Islam dan pembangunan sosial kemasyarakatan di Aceh,” katanya.

Selain itu juga dirasakan penting bagi santri dalam pendidikan dan pengajaran di dayah adalah membuat santri memiliki sarana dan perlengkapan untuk memperoleh ilmu pengetahuan dalam rangka mengenal Allah SWT

“Sehingga, para santri benar-benar generasi penerus dan pewaris bangsa yang handal dan berkualitas,” jelasnya.

Dikatakan, adapun upaya road map untuk mengimplementasikan Bireuen sebagai Kota Santri antara lain harus memperhatikan pembangunan infrastruktur wilayah Kabupaten Bireuen menuju kota santri.

Kemudian, pengembangan ekonomi dan sumber daya alam berwawasan syariat dan perhatian bidang sosial budaya dan sumber daya manusia sesuai syariah,

Sehingga, dapat membentuk karakter masyarakat madani yang berakhlak mulia dan santri yang modern dan berwawasan luas.

Selain itu, diharapkan setiap kegiatan masyarakat harus bernuangsa islami dalam berbagai bidang yang notabenenya harus bersandar pada nilai-nilai Syariat Islam, agar penduduknya layak menyandang prediket sebagai Kota Santri.

“Kami juga berharap, untuk di upayakan adat dan kebiasaan dulu dilestarikan kembali, yaitu kebiasaan pengajian sehabis magrib bagi semua kalangan baik anak-anak, remaja dan orang tua untuk memenuhi balai pengajian, mushalla dan masjid,” katanya.

Selain itu, di mana pun kita berada, tetap menjaga busana yang islami, sehingga suasana agamis selalu mewarnai setiap sudut Kota Santri.

“Kepada peserta agar dapat mengikuti acara ini dengan serius sehingga dengan kehadiran dan keaktifan para peserta pada kegiatan ini, mudah-mudahan nanti dapat menyusun Road Map Kabupaten Bireuen Sebagai Kota Santri sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” harap Pj Bupatl Bireuen melalui Sekda Bireuen.

Sebelumnya, Kepala DSI Bireuen, Anwar, S.Ag.,M.A.P melaporkan, kegiatan bertujuan sebagai bahan kajian dalam rangka Penyusunan Road Map Kabupaten Bireuen sebagai Kota Santri.

Kegiatan ini, berlangsung selama dua hari (14-15/12/2022), di Aula Setdakab Lama, dengan jumlah peserta 100 orang.

“Peserta terdiri dari unsur pemerintahan, pimpinan dayah, perguruan tinggi, tokoh masyarakat dan ulama, ormas kepemudaan, ormas islam dan media massa,” jelas Anwar.

Disebutkannya, ada tiga narasumber sesuai menurut keahlian pengetahuan dan pengalaman masing-masing yang dihadirkan pada kegiatan ini. Ketiga narasumber tersebut akan memberikan materi kepada para peserta di hari pertama.

Ketiga narasumber tersebut, yakni Ir. Ibrahim Ahmad, M.Si (Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen) materi yang diberikan yaitu Pengembangan Infratruktur dan Wilayah Kabupaten Bireuen Menuju Kota Santri. (Moderator, Asisten I Setdakab Bireuen, Mulyadi, SH).

Kemudian, Dr. Muhammad Ilyas, SE, MM (Dosen S2 UNIKI dan Umuslim Bireuen, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Aceh), dengan topik Pengembangan Bidang Sosial Budaya dan Sumber Daya Manusia Sesuai Syariat Islam, (Moderator, Asisten III Setdakab Bireuen, Dailami, S.Hut)

Selanjutnya, Dr. Dammanhur Abbas (Dosen Senior Fakultas Ekonomi Syariah Universitas Malikussaleh Lhokseumawe) dengan topik materinya Pemberdayaan Ekonomi dan Sumber Daya Alam Berwawasan Syariah, (Moderator, Asisten 2 Setdakab Bireuen, M. Jafar, M.M).

Anwar menambahkan, kegiatan dihari kedua, Kamis (15/12/2022) dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD). Dalam FGD ini para peserta dibagi dalam tiga kelompok sesuai fokus topik pembahasan.

“Dengan kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan format ideal arah pembangunan Kabupaten Bireuen sebagai Kota Santri, dalam bentuk produk hukum Peraturan Bupati Bireuen,” ujar Kepala DSI Bireuen ini. (Herman Suesilo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Wali Nanggroe Kukuhkan Pengurus MAA Aceh Periode 2026-2031

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al Haytar mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) masa bakti 2026-2031. Prosesi pengukuhan...

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

Kerahkan Alat Berat, Adnen Nurdin Bantu Perbaiki Jalan Longsor Paya Cut–Simpang Mulia

0
KABAR BIREUEN, Juli — Kondisi jalan longsor yang menghubungkan Gampong Paya Cut dengan Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, akhirnya mendapat penanganan darurat, setelah...

BSI Aceh Gelar Media Gathering, Bahas Peran Strategis Perbankan Syariah dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh menggelar kegiatan Media Gathering bersama insan pers dengan mengangkat tema “Peran...

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - PT Bank Aceh Syariah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional dengan masuk dalam daftar World’s Best Banks...

KABAR POPULER

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

Kerahkan Alat Berat, Adnen Nurdin Bantu Perbaiki Jalan Longsor Paya Cut–Simpang Mulia

0
KABAR BIREUEN, Juli — Kondisi jalan longsor yang menghubungkan Gampong Paya Cut dengan Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, akhirnya mendapat penanganan darurat, setelah...

Tak Ada Nama Penerima, Anggaran Pengadaan Mesin Jahit Rp91 Juta di Dinsos Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial mengalokasikan anggaran sebesar Rp385.000.000 untuk pengadaan bantuan sosial (bansos) berupa barang pada tahun anggaran 2026. Alokasi tersebut tercantum...