Ini Modus Perdagangan Manusia ke Arab Saudi

KABAR BIREUEN -Kasus perdagangan dan penyelundupan manusia hingga saat ini masih terus diperangi oleh semua negara di dunia.

Kejahatan transnational crime ini merupakan tindak kejahatan yang sejatinya adalah perbudakan manusia. Salah satu negara yang menjadi target dari sindikat perdagangan manusia adalah Arab Saudi. Modusnya dengan berbagai macam cara termasuk melalui perjalanan umrah.

Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto mengungkapkan hal itu dalam pertemuan lanjutan dengan Kepala Kepolisian Arab Saudi di Gedung sementara Bareskrim Polri di Jakarta, Selasa (18/4/2017).

Ari memaparkan, kasus-kasus perdagangan dan penyelundupan manusia yang melibatkan Indonesia dan Arab Saudi berdasarkan pada fakta bahwa Saudi Arabia merupakan magnet bagi para pencari kerja.

“Modus yang dilakukan oleh pelaku penyelundup dan pedagang manusia itu, undercover-nya dengan berangkat umrah. Setelah umrah, mereka lari dari travel, tidak kembali lagi ke Indonesia. Di Arab Saudi, mereka ditampung oleh para sindikat lalu dijanjikan akan dicarikan pekerjaan di sana,” jelas Ari.

Berdasarkan data, WNI yang overstay di Arab Saudi hingga tahun 2015 sebanyak 588.75 orang. TKI yang berhasil dipulangkan dari Arab Saudi pada 2015 sebanyak 13.064 orang dan pada 2016 sebanyak 9.925 orang.

Maka kemudian, sesuai dengan salah satu butir MoU yang telah disepakati antara Indonesia dengan Arab Saudi, khususnya penegakan hukum terkait penyelundupan dan perdagangan manusia, Ari berharap agar kerjasama antara Bareskrim Polri dengan Kepolisian Arab Saudi terus meningkat intensifitasnya.

“Bagaimana mengatasi supaya tenaga kerja itu tidak bermasalah di Arab Saudi karena bekerja secara ilegal lalu pertukaran informasi agar TKI yang hendak berangkat benar-benar memiliki kesiapan mulai dari administrasi hingga kompetensi kerja mereka di sana. Dengan begitu, bisa tersaring TKI dan PJTKI mana yang memang patut dan tidak patut sehingga sindikat perdagangan manusia ini bisa lenyap,” kata Ari.

Kepala Kepolisian Arab Saudi, Komisaris Jenderal Othman bin Nasser Al Mehrej menyatakan kesepakatannya untuk mengentaskan kejahatan lintas negara itu.

“Saya pernah menjabat di Direktorat sejenis Bareskrim di Arab Saudi. Bahkan anggota delegasi yang ikut serta dengan saya ke Indonesia ini kebanyakan sebenarnya berasal dari divisi Reserse dan Kriminal. Untuk itu, tentu saja saya sangat mengenal persoalan-persoalan yang terkait dengan Reserse dan Kriminal,” ujar Othman.

“Kerjasama antar kedua negara ini sangat terbuka, sesuai dengan kesepakatan dari MoU yang sebelumnya sudah ditandatangani,” tutup Othman. (REL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Polres Bireuen Amankan Pelajar Bolos Sekolah, Merespon Aduan Masyarakat Melalui Layanan 110

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Polres Bireuen merespons cepat aduan masyarakat melalui layanan Call Center Polisi 110 terkait sejumlah pelajar yang diduga membolos sekolah dan berkumpul di...

Wakil Bupati Bireuen Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Penghormatan kepada Pahlawan Revolusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdakab Bireuen menggelar upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, di...

Yusriadi PKS: Banyak Terobosan Dilakukan Haji Mukhlis untuk Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ir. H. Mukhlis, ST dinilai telah banyak melakukan terobosan selama menakhodai Kabupaten Bireuen yang berdampak terhadap kepentingan masyarakat. Penilaian itu disampaikan...

Jembatan Darurat Kubang Itam Ambruk Diterjang Luapan Air, Bupati Bireuen Instruksikan Langsung Diperbaiki

0
KABAR BIREUEN, Juli – Jembatan darurat yang menjadi satu-satunya akses keluar-masuk warga Dusun Kubang Itam, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, ambruk setelah diterjang luapan air...

Perkuat Hubungan Kelembagaan Lewat Pendidikan, Pimpinan UNIKI Audiensi dengan Kadisdikbud Aceh Utara

0
KABAR BIREUEN, Aceh Utara — Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) mendorong penguatan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, khususnya di bidang pendidikan. Hal...

KABAR POPULER

Kalahkan Kecamatan Pandrah, Tim Kota Juang ke Perempat Final Piala Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Tim Sepak Bola Kecamatan Kota Juang berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan memastikan diri lolos ke babak 8 besar (perempat final) pada...

Fraksi Golkar Pertanyakan Alasan Penurunan Target PAD di Raqan Perubahan APBK Bireuen 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Fraksi Partai Golkar DPRK Bireuen mempertanyakan alasan Pemkab Bireuen menurunkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sumber pajak daerah maupun...

Tim Sepak Bola Kecamatan Jangka Melaju ke Delapan Besar Piala Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Tim sepak bola Kecamatan Jangka memastikan diri lolos ke babak 8 besar atau perempat final Piala Bupati Bireuen rangkaian kegiatan HUT Ke-27...

DPRK Bireuen Setujui Raqan Perubahan APBK 2026 dan TJSL Perusahaan Ditetapkan Menjadi Qanun

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen menyetujui Rancangan Qanun Kabupaten Bireuen tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Tahun Anggaran 2026...

Ini Jawaban Bupati atas Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRK Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Wakil Bupati Bireuen Ir. Razuardi, MT membacakan jawaban Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis ST atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRK Bireuen terhadap Rancangan...