Kamis, 25 Juni 2026

Di Tengah Kondisi Covid-19, Mahasiswa Bireuen di Banda Aceh Minta Perhatian Pemkab Bireuen

KABAR BIREUEN-Mahasiswa asal Bireuen sangat menyayangkan langkah Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam menghadapi covid-19 ini.

Katena, di tengah wabah seperti ini tidak ada upaya serius yang dilakukan pemerintah Kabupaten Bireuen untuk melihat berbagai aspek persoalan yang ada.

Hal itu dikatakan Turhamun, mahasiswa Bireuen yang sedang kuliah di UIN Ar-Raniry Banda Aceh dalam rilis yang diterima Kabar Bireuen, Kamis (16/4/3020) malam.

“Kita mengetahui pemerintah Kabupaten Bireuen sudah mengalokasikan Rp 36 milyar untuk menangani Covid-19. Namun demikian perlu kita ketahui bersama, bahwa masyarakat Bireuen itu bukan hanya yang menetap di Bireuen, tapi ada juga sebagian besar mahasiswa Bireuen yang sedang menimba ilmu di perantauan, seperti di Banda Aceh, Lhokseumawe dan kota-kota besar lainnya,” sebutnya.

Dikatakannya, di tengah covid-19 kondisi perekonomian keluarga para mahasiswa di Bireuen tidak semuanya baik-baik saja, tidak semua dapat mereka biayai ditengah kondisi seperti ini.

“Kami apresiasi adanya bantuan kepada mereka di Bireuen, tapi bagaimana nasib mahasiswa yang ada di perantauan yang sampai hari ini belum ada upaya apapun yang dilakukan pemerintah untuk melihat bagaimana nasib mahasiswa di Banda Aceh khususnya. Baik dari eksekutif maupun legislatif yang ada di Bireuen, kita juga tau di DPRA ada 7 orang legislator asal Bireuen tapi juga tidak tau lagi keberadaannya pasca duduk di kursi dewan terhormat itu,” jelasnya.

Bahkan, katanya, kadang mereka cemburu dengan langkah cepat yang diambil Pemerintah kabupaten lain, yang berlomba-lomba membantu kawan-kawan mahasiswa yang ada diperantauan baik dari Pemerintah Kabupaten maupun DPRA, tapi dari Bireuen belum ada sama sekali.

“Oleh karena itu, kami menilai ada kebuntuan nalar dari mereka yang sedang berkuasa di Bireuen, yang perlu bapak/ibu ketahui para mahasiswa kuliah di perantauan dengan berbagai alasan tapi tujuan mereka suatu saat akan kembali ke Bireuen untuk membangun Bireuen. Jadi harap diperhatikan, jangan diabaikan, jangan saat ada sebuah prestasi baru diakui sebagai mahasiswa asal Bireuen akan tetapi saat keadaan susah seperti ini tidak diperhatikan sama sekali,”  harapnya.

Dia mengaku sangat kecewa kepada pemangku kebijakan yang ada di Bireuen saat ini. Oleh karena itu, mereka sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen agar lebih bijak lagi dalam melihat berbagai persoalan yang ada.

Ditengah wabah covid-19 ini, mereka tidak mungkin pulang ke Bireuen karena ini akan membahayakan keluarga dan masyarakat yang ada disana, dan ini sesuai dengan instruksi Pemerintah Aceh.

“Jika kami semua yang ada di perantauan melakukan gerakan pulang ke bireuen bersama ini akan menimbulkan masalah baru bagi kita semua. Namun disisi lain tolong di perhatikan jangan sampai ada mahasiswa Bireuen yang mati kelaparan di tengah wabah seperti ini,” pungkasnya. (REL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Gubernur Aceh Lantik Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, melantik Dr Misran Fuadi, S Ag, MAP sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Aceh dalam sebuah...

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolsek Jangka Bagikan Paket Sembako untuk Masyarakat

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026, jajaran Polsek Jangka, Kabupaten Bireuen, menyalurkan bantuan sosial berupa paket...

Respons Aspirasi Masyarakat Saat Reses, Yah Fud Salurkan 13 Becak Barang Bermotor untuk Warga...

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang – Aspirasi masyarakat yang disampaikan saat masa reses berbuah nyata. Wakil Ketua I DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang...

Gadai Emas Naik 100 Persen, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Memasuki pertengahan tahun, kebutuhan masyarakat cenderung meningkat seiring berbagai keperluan, salah satunya biaya pendidikan menjelang tahun ajaran baru. Kondisi tersebut...

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Jalani OJT, Puluhan Ditempatkan di Sumut dan Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan kembali memperluas jejaring pembelajaran berbasis industri. Pada tahun 2026, puluhan mahasiswa akan...

KABAR POPULER

Digelar, Evaluasi Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pemerintahan Gampong

0
KABAR BIREUEN, Bireuen, - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Bagian Hukum Setdakab Bireuen menggelar Evaluasi Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pemerintahan...

Bupati Bireuen Serahkan Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan Rp267 Juta, Anak Pekerja Meninggal Dapat Beasiswa...

0
KABAR BIREUEN, Juli – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan senilai total Rp267 juta kepada ahli waris...

Cegah Penyimpangan, Pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Bireuen Dilatih Kelola Usaha Secara Transparan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Sebanyak 200 pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bireuen mengikuti pelatihan tata kelola dan manajemen koperasi yang digelar Dinas Perdagangan,...

Berbekal Dukungan Dermawan Lokal, PSSB Bireuen U-12 Siap Berlaga di Piala Presiden Regional Aceh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Tim PSSB Bireuen U-12 mendapat suntikan dukungan menjelang tampil pada Turnamen Sepak Bola Piala Presiden Regional Aceh yang digelar Asosiasi...

Respons Aspirasi Masyarakat Saat Reses, Yah Fud Salurkan 13 Becak Barang Bermotor untuk Warga...

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang – Aspirasi masyarakat yang disampaikan saat masa reses berbuah nyata. Wakil Ketua I DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang...