Di Tengah Kondisi Covid-19, Mahasiswa Bireuen di Banda Aceh Minta Perhatian Pemkab Bireuen

KABAR BIREUEN-Mahasiswa asal Bireuen sangat menyayangkan langkah Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam menghadapi covid-19 ini.

Katena, di tengah wabah seperti ini tidak ada upaya serius yang dilakukan pemerintah Kabupaten Bireuen untuk melihat berbagai aspek persoalan yang ada.

Hal itu dikatakan Turhamun, mahasiswa Bireuen yang sedang kuliah di UIN Ar-Raniry Banda Aceh dalam rilis yang diterima Kabar Bireuen, Kamis (16/4/3020) malam.

“Kita mengetahui pemerintah Kabupaten Bireuen sudah mengalokasikan Rp 36 milyar untuk menangani Covid-19. Namun demikian perlu kita ketahui bersama, bahwa masyarakat Bireuen itu bukan hanya yang menetap di Bireuen, tapi ada juga sebagian besar mahasiswa Bireuen yang sedang menimba ilmu di perantauan, seperti di Banda Aceh, Lhokseumawe dan kota-kota besar lainnya,” sebutnya.

Dikatakannya, di tengah covid-19 kondisi perekonomian keluarga para mahasiswa di Bireuen tidak semuanya baik-baik saja, tidak semua dapat mereka biayai ditengah kondisi seperti ini.

“Kami apresiasi adanya bantuan kepada mereka di Bireuen, tapi bagaimana nasib mahasiswa yang ada di perantauan yang sampai hari ini belum ada upaya apapun yang dilakukan pemerintah untuk melihat bagaimana nasib mahasiswa di Banda Aceh khususnya. Baik dari eksekutif maupun legislatif yang ada di Bireuen, kita juga tau di DPRA ada 7 orang legislator asal Bireuen tapi juga tidak tau lagi keberadaannya pasca duduk di kursi dewan terhormat itu,” jelasnya.

Bahkan, katanya, kadang mereka cemburu dengan langkah cepat yang diambil Pemerintah kabupaten lain, yang berlomba-lomba membantu kawan-kawan mahasiswa yang ada diperantauan baik dari Pemerintah Kabupaten maupun DPRA, tapi dari Bireuen belum ada sama sekali.

“Oleh karena itu, kami menilai ada kebuntuan nalar dari mereka yang sedang berkuasa di Bireuen, yang perlu bapak/ibu ketahui para mahasiswa kuliah di perantauan dengan berbagai alasan tapi tujuan mereka suatu saat akan kembali ke Bireuen untuk membangun Bireuen. Jadi harap diperhatikan, jangan diabaikan, jangan saat ada sebuah prestasi baru diakui sebagai mahasiswa asal Bireuen akan tetapi saat keadaan susah seperti ini tidak diperhatikan sama sekali,”  harapnya.

Dia mengaku sangat kecewa kepada pemangku kebijakan yang ada di Bireuen saat ini. Oleh karena itu, mereka sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen agar lebih bijak lagi dalam melihat berbagai persoalan yang ada.

Ditengah wabah covid-19 ini, mereka tidak mungkin pulang ke Bireuen karena ini akan membahayakan keluarga dan masyarakat yang ada disana, dan ini sesuai dengan instruksi Pemerintah Aceh.

“Jika kami semua yang ada di perantauan melakukan gerakan pulang ke bireuen bersama ini akan menimbulkan masalah baru bagi kita semua. Namun disisi lain tolong di perhatikan jangan sampai ada mahasiswa Bireuen yang mati kelaparan di tengah wabah seperti ini,” pungkasnya. (REL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Gol Tunggal Fadil Loloskan Gandapura ke Perempat Final Piala Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Tim sepak bola Kecamatan Gandapura menyusul empat tim lainnya yang sudah lebih dulu lolos ke perempat final pada Kejuaraan Sepak Bola...

Umuslim Buka Ruang Dialog dengan Ormawa, Rektor Tegaskan Komitmen Benahi Kampus Menuju Akreditasi Unggul

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Universitas Almuslim (Umuslim) membuka ruang dialog langsung dengan organisasi mahasiswa (Ormawa) untuk menyerap aspirasi sekaligus membahas berbagai kebutuhan pengembangan kampus....

Penutup Saluran Sementara di Pasar Induk Cureh Selesai Dikerjakan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Penutup parit (saluran) sementara di area Pasar Ikan Cureh di Pasar Induk Bireuen di Desa Geulanggang Gampong, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten...

Capaian RSUD dr Fauziah Bireuen di Masa Kepemimpinan Mukhlis-Razuardi

0
PERINGATAN Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen pada 12 Oktober 2026 menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan pembangunan daerah, termasuk di sektor kesehatan....

Piala Bupati Bireuen, Tim Kecamatan Jeunieb Lolos ke Perempat Final

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Tim sepak bola Kecamatan Jeunieb, adalah tim keempat yang memastikan diri lolos ke babak perempat final pada ajang Kejuaraan Piala Bupati Bireuen...

KABAR POPULER

Bupati Mukhlis Lantik MPA Bireuen Periode 2026–2031, Ini Susunan Keanggotaannya 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, melantik anggota Majelis Pendidikan Aceh (MPA) Kabupaten Bireuen periode 2026–2031 di Oproom Kantor Pusat...

Polres Bireuen Amankan Pelajar Bolos Sekolah, Merespon Aduan Masyarakat Melalui Layanan 110

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Polres Bireuen merespons cepat aduan masyarakat melalui layanan Call Center Polisi 110 terkait sejumlah pelajar yang diduga membolos sekolah dan berkumpul di...

Hingga September Tercatat 247 Perkara Perceraian Ditangani Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe, Judi Online dan Media...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe — Perselisihan rumah tangga di Lhokseumawe kini menghadapi tantangan baru. Selain persoalan ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga dan meninggalkan pasangan, media...

Capaian RSUD dr Fauziah Bireuen di Masa Kepemimpinan Mukhlis-Razuardi

0
PERINGATAN Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen pada 12 Oktober 2026 menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan pembangunan daerah, termasuk di sektor kesehatan....

Piala Bupati Bireuen, Tim Kecamatan Jeunieb Lolos ke Perempat Final

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Tim sepak bola Kecamatan Jeunieb, adalah tim keempat yang memastikan diri lolos ke babak perempat final pada ajang Kejuaraan Piala Bupati Bireuen...