Kamis, 25 Juni 2026

Begini Cara Naufal Raziq Bikin Listrik dari Pohon Kedondong

KABAR BIREUEN – Siapa sangka, ternyata pohon kedondong bisa menghasilkan listrik. Naufal Raziq, bocah asal Aceh berusia 15 tahun yang menemukan itu. Ia berhasil membuat listrik dari pohon kedondong sejak 2 tahun lalu saat masih berusia 13 tahun.

Dari pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah, Naufal mengetahui buah-buahan seperti mangga, belimbing, asam jawa bisa menghasilkan arus listrik karena punya kandungan asam.

Di bangku SD, Naufal pernah melakukan percobaan, ia memasukkan lempeng tembaga dan logam ke dalam kentang, ada arus listrik yang muncul. Dari sinilah inspirasi awal Naufal.

Kemudian tercetus ide untuk mencobanya pada pohon. Seperti halnya buah, pohon juga mengandung asam. Pengagum BJ Habibie dan Thomas Alfa Edison ini lalu mencobanya pada sejumlah pohon seperti pohon mangga, pohon belimbing, hingga akhirnya pohon kedondong.

“Masing-masing pohon ada keunggulannya. Saya pakai kedondong pagar karena memiliki batang yang besar, mudah tumbuhnya, jika kita buka kulitnya tidak busuk, bisa recover,” kata Naufal saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Ia menjelaskan, untuk memproduksi listrik dari pohon kedondong hanya dibutuhkan tembaga, logam, dan kain atau tisu. Kain atau tisu dipakai untuk melapisi tembaga dan logam. Pohon dilubangi, lalu tembaga dan logam yang sudah berlapis kain/tisu dimasukkan ke lubang tersebut.

Fungsi kain/tisu adalah untuk menyerap asam dari pohon, lalu menghantarkannya ke tembaga dan logam. Dari situ lah timbul arus listrik.

“Untuk pembuatan energinya, terutama kita butuh tembaga sama logam untuk mengubah asam menjadi listrik. Sebelum dimasukkan ke pohon, kita lapis tembaga dan logam dengan tisu dan kain, fungsinya untuk menyerap asam. Kita lipat jadi satu, dipasang ke pohon,” paparnya.

Tiap lubang di pohon kedondong dapat menghasilkan arus listrik sebesar 1 Volt. Setiap pohon kedondong bisa dibuat 4 lubang dan menghasilkan 4 Volt. Maka listrik dari 4 pohon kedondong bisa menyalakan 1 lampu.

“Satu lubang itu 1 Volt. Jadi kalau kita mau tambah listriknya tinggal tambah lubang dan pohonnya. Satu pohon ada 4 lubang. 4 pohon bisa untuk 1 lampu,” Naufal menerangkan.

Penemuan Naufal ini telah diaplikasikan untuk menerangi puluhan rumah di Desa Tampur Paloh, Langsa, Aceh.

“Biaya yang dibutuhkan untuk menyalakan 2 lampu (dari listrik pohon kedondong) itu Rp 1,2 juta. Sekarang ini saya dibina oleh Pertamina, jadi semua itu Pertamina yang tanggung. Masyarakat tinggal sediakan pohon saja,” tutupnya. (detik.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Gubernur Aceh Lantik Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, melantik Dr Misran Fuadi, S Ag, MAP sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Aceh dalam sebuah...

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolsek Jangka Bagikan Paket Sembako untuk Masyarakat

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026, jajaran Polsek Jangka, Kabupaten Bireuen, menyalurkan bantuan sosial berupa paket...

Respons Aspirasi Masyarakat Saat Reses, Yah Fud Salurkan 13 Becak Barang Bermotor untuk Warga...

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang – Aspirasi masyarakat yang disampaikan saat masa reses berbuah nyata. Wakil Ketua I DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang...

Gadai Emas Naik 100 Persen, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Memasuki pertengahan tahun, kebutuhan masyarakat cenderung meningkat seiring berbagai keperluan, salah satunya biaya pendidikan menjelang tahun ajaran baru. Kondisi tersebut...

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Jalani OJT, Puluhan Ditempatkan di Sumut dan Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan kembali memperluas jejaring pembelajaran berbasis industri. Pada tahun 2026, puluhan mahasiswa akan...

KABAR POPULER

Digelar, Evaluasi Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pemerintahan Gampong

0
KABAR BIREUEN, Bireuen, - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Bagian Hukum Setdakab Bireuen menggelar Evaluasi Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pemerintahan...

Bupati Bireuen Serahkan Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan Rp267 Juta, Anak Pekerja Meninggal Dapat Beasiswa...

0
KABAR BIREUEN, Juli – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan senilai total Rp267 juta kepada ahli waris...

Cegah Penyimpangan, Pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Bireuen Dilatih Kelola Usaha Secara Transparan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Sebanyak 200 pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bireuen mengikuti pelatihan tata kelola dan manajemen koperasi yang digelar Dinas Perdagangan,...

Berbekal Dukungan Dermawan Lokal, PSSB Bireuen U-12 Siap Berlaga di Piala Presiden Regional Aceh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Tim PSSB Bireuen U-12 mendapat suntikan dukungan menjelang tampil pada Turnamen Sepak Bola Piala Presiden Regional Aceh yang digelar Asosiasi...

Respons Aspirasi Masyarakat Saat Reses, Yah Fud Salurkan 13 Becak Barang Bermotor untuk Warga...

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang – Aspirasi masyarakat yang disampaikan saat masa reses berbuah nyata. Wakil Ketua I DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang...