Bantuan Mesin Pengolahan Pakan Diduga “Diolah” Oknum Kadis

KABAR BIREUEN – Bantuan satu set peralatan mesin Pengolahan Pakan untuk kelompok tani pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bireuen pada tahun anggaran 2015, diduga telah “diolah” sang oknum kadis, Ir. M. Jafar, MM.

Bantuan peralatan senilai Rp380 juta tersebut, awalnya diserahterimakan kepada salah satu kelompok tani di Gampong Keudee Lapang, Kecamatan Gandapura. Namun, salah seorang pengurus inti kelompok tersebut adalah anak kandungnya oknum Kepala DKP tersebut, sehingga dipersoalkan oleh tim Pansus DPRK Bireuen. Karena disoal dewan, diam-diam barang bantuan itu pada akhir tahun 2016, dialihkan ke lokasi lain.

Awalnya, bantuan tersebut diperuntukkan untuk Kelompok Mina Raja, Gampong Keudee Lapang, Kecamatan Gandapura. Informasi terakhir diperoleh, bantuan peralatan tersebut sekarang ditempatkan di Gampong Jarommah Me, Kecamatan Kutablang, yang diterima oleh Kelompok Na Daya.

Konon, Kelompok Na Daya tersebut milik salah seorang pengusaha tambak yang juga mantan pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen. Sekarang dia sudah pensiun.

Dialihkan lokasi penempatan bantuan tersebut, ditengarai karena sarat masalah. Mulai dari kelompok penerima sampai pemalsuan tanda tangan Keuchik Gampong, sebagaimana pengakuan Sofyan, S.Pd, Keuchik Gampong Keudee Lapang kepada beberapa media online pekan silam.

Menyangkut masalah tersebut, Rizani yang menjabat sebagai Pengurus Barang pada Dinas Kelautan dan Perikanan (sekarang Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan) Kabupaten Bireuen ketika dihubungi Kabar Bireuen melalui ponselnya, Selasa (25/7/2017) mengakui bahwa bantuan mesin Pengolahan Pakan itu telah dipindahkan lokasinya.

Ditanya alasan pemindahan, Rizani yang biasa disapa Adek ini, menyarankan untuk menanyakan langsung kepada Alfian, S.Pi, selaku penanggungjawab kegiatan pada waktu itu. “Untuk lebih jelasnya hubungi langsung Pak Alfian,” sarannya.

Alfian yang dihubungi via ponsel pribadinya dan ditanyakan perihal bantuan mesin Pengolahan Pakan itu tidak mau berkomentar. “Kan masalah ini sudah dimuat di media online kemarin itu,” kilahnya.

Setelah dijelaskan bahwa di Bireuen media itu bukan hanya satu, baru kemudian dia minta waktu untuk berkoordinasi dulu dengan Kepala Dinas, Ir. M. Jafar, MM. Namun ketika sore harinya dihubungi kembali melalui ponselnya berulang kali, tidak lagi direspon.

Sekedar diketahui, setelah perubahan Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) Pemkab Bireuen, kemudian DKP berubah menjadi Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bireuen. Saat itu, M. Jafar dimutasi menjadi Staf Ahli Bupati Bireuen dan ditempatkan Irwan, SP., M.Si sebagai kadis tersebut.

Namun, belakangan M. Jafar dikembalikan lagi ke sana untuk menduduki jabatan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bireuen. Sedangkan Irwan, ditempatkan sebagai Asisten II Setdakab Bireuen. (Rizanur)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Usulan HRD Berbuah Hasil, Jalan Wer Lah–Simpang Lancang Bener Meriah Masuk Prioritas IJD 2026

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Perjuangan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud (HRD), untuk mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh...

Tingkatkan Sinergitas, Kepala KUA, Penghulu, dan Penyuluh Agama Bireuen Gelar Rakor

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Bireuen secara berkala menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) untuk meningkatkan sinergisitas antara Kepala KUA, penghulu dan...

Luncurkan Qanun Ketertiban Hewan Ternak di Tambue, Bupati Bireuen Harap Jadi Percontohan bagi Kemukiman...

0
KABAR BIREUEN, Simpang Mamplam – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., secara resmi meluncurkan Qanun Kemukiman Tambue Nomor I Tahun 2026 tentang Ketertiban Hewan Ternak...

UNIKI Perkenalkan Teknologi Pertanian Modern di Pasar Tani Bireuen, Diapresiasi Bupati Mukhlis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan (FAPERTA) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) memperkenalkan berbagai inovasi dan teknologi pertanian modern kepada masyarakat...

Pembangunan 31 Unit Huntap di Bivak Dimulai, Ditandai Peletakan Batu Pertama

0
KABAR BIREUEN, Juli–Pembangunan 31 unit hunian tetap (huntap) secara terpusat (komunal) bagi warga terdampak bencana banjir di kawasan Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan...

KABAR POPULER

Luncurkan Qanun Ketertiban Hewan Ternak di Tambue, Bupati Bireuen Harap Jadi Percontohan bagi Kemukiman...

0
KABAR BIREUEN, Simpang Mamplam – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., secara resmi meluncurkan Qanun Kemukiman Tambue Nomor I Tahun 2026 tentang Ketertiban Hewan Ternak...

Pembangunan 31 Unit Huntap di Bivak Dimulai, Ditandai Peletakan Batu Pertama

0
KABAR BIREUEN, Juli–Pembangunan 31 unit hunian tetap (huntap) secara terpusat (komunal) bagi warga terdampak bencana banjir di kawasan Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan...

UNIKI Perkenalkan Teknologi Pertanian Modern di Pasar Tani Bireuen, Diapresiasi Bupati Mukhlis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan (FAPERTA) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) memperkenalkan berbagai inovasi dan teknologi pertanian modern kepada masyarakat...

Usulan HRD Berbuah Hasil, Jalan Wer Lah–Simpang Lancang Bener Meriah Masuk Prioritas IJD 2026

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Perjuangan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud (HRD), untuk mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh...

Bupati Mukhlis Sambut Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga, Minta Tinggalkan Jejak Pengabdian bagi Masyarakat...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, secara resmi menerima 20 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga...