KABAR BIREUEN- Wanita Peduli Ummat (WPU) Malaysia yang tergabung dalam Komunitas Donatur Peduli Yatim Rauhul Mudi kembali menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 18 Juta kepada santri yatim Dayah Rauhul Mudi Al Aziziyah Jeunieb pada Senin, (22/04/2019).

Bantuan tersebut sebagian besar hasil sumbangan masyarakat Aceh Malaysia melalui donasi Peduli Yatim Rauhul Mudi rutin bulanan.

Koordinator Komunitas Peduli Yatim Rauhul Mudi Tgk. RiJal Aron, S. HI yang didampingi Raja Solomon, M. Nazar Paloh dan M. Iqbal Nusa mengatakan Bantuan ini merupakan bantuan yang ke 10 semenjak bulan Agustus 2018.

Bantuan ini akan digunakan untuk kebutuhan biaya makan, peralatan mandi, uang jajan, dan keperluan lainnya khusus 50 orang lebih anak yatim dari sejumlah daerah di Aceh yang didik dan diasuh oleh Abiya Rauhul Mudi.

“Kita mewakili dari donatur peduli yatim Rauhul Mudi yang tersebar di dalam maupun luar negeri khususnya masyarakat Aceh Malaysia, WPU Malaysia, masyarakat Aceh di Swedia, Denmark, USA, Medan dan Jakarta,” sebut Rijal Aron.

Hari ini, lanjut Rijal pihaknya menyerahkan bantuan uang tunai Rp 18.350.000 dan 5 zak beras yang diterima langsung oleh Tgk M Yusuf Nasir yang sapaan akrabnya Abiya Rauhul Mudi Pimpinan Dayah Rauhul Mudi Al Aziziyah Jeunieb.

“Insya Allah selain Dayah Rauhul Mudi kedepan kita akan mengupayakan lahirnya Dayah Anak Yatim Khusus WPU Malaysia di Aceh yang bisa menampung anak-anak Yatim Aceh. Hal ini sudah ada lampu hijau dari Imam Besar BMU Tu Sop, tinggal Lokasi dan mekanisme penganggaran serta pengelolaannya,” jelas Rijal.

Untuk diketahui WPU Malaysia dan Komunitas Peduli Yatim Rauhul Mudi Semenjak Agustus 2018- April 2019 telah menyerahkan bantuan sebesar Rp150.349.400.

Dengan rincian, pada  Tahun 2018, Agustus Rp 1.195.000, September Rp 7.000.000 (Idul Adha), September-Oktober Rp 8.767.000, Oktober Rp 14.041.000, November Rp 18.240.000, dan Desember Rp 18.845.000.

Tahun 2019, Januari Rp 36.033.400, Februari Rp 15.014.000, Maret Rp 12.864.000 dan April 18.350.000. (Al Fadhal/Humas BMU Pusat)