Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (Covid-19) Kabupaten Bireuen Husaini,SH, MM

KABAR BIREUEN- Terkait dengan Meninggalnya Alm. Drs. Syarwan Ibrahim,Tim Gugus Covid Kabupaten Bireuen memohon kepada masyarakar agar tetap tenang dan tidak menyebarkan hoax di tengah wabah Covid-19 yang sedang mewabah saat ini.

Demikian salah satu pernyataan yang disampaikan Jubir Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Bireuen, Husaini SH, MM kepada wartawan, Kamis (16/4/2020).

Adapun hal lainnya yang disampaikan terkait informasi yang beredar di masyarakat perihal meninggalnya almarhum Syarwan Ibrahim adalah, benar Alm. Drs. Syarwan Ibrahim adalah ASN di lingkungan Pemkab Bireuen dengan Jabatan terakhir sebelum meninggal adalah Jabatan Administrator, yaitu Sekretaris Dinas Pertanahan Kabupaten Bireuen.

“Pada saat beliau meninggal masih menggunakan seragam ASN Pemkab Bireuen di Cafe Ruwais karena almarhum baru saja mengikuti seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang sedang dilelang oleh Pemkab Bireuen,” ungkap Husaini.

Dikatakan pria yang akrab disapa Abi Ni itu, berdasarkan keterangan Direktur Rumah Sakit dr. Fauziah Bireuen, dr. Amir Addani, M. Kes, almarhum sudah lama menderita penyakit diabetes dan lambung dan dalam 2 hari ini kondisi almarhum kelelahan karena sedang mengikuti tes JPT di pemkab bireuen dan meninggal karena Hipoglikemi dan serangan jantung.

“Kami mohon kepada masyarakar agar tetap tenang dan tidak menyebarkan hoax ditengah wabah covid 19 yang sedang mewabah saat ini,” pintanya.

Menurut Abi Ni, Almarhum telah dimakamkan sesuai dengan Syariat Islam kampung kediaman almarhum.

“Dapat kami pastikan bahwa meninggalnya Almarhum tidak ada hubungannya dengan Wabah Covid 19,” tegasnya.(Ihkwati)

 

BAGIKAN