KABAR BIREUEN-Ratusan ketua karang taruna tingkat desa dalam empat kecamatan di Kabupaten Bireuen mengikuti sosialisasi cara penyusunan program kerja.

Acara berlangsung di aula kantor Camat Peusangan, Selasa, (29/12/2020) diikuti lebih kurang 157 ketua karang taruna desa dalam wilayah empat kecamatan (Peusangan, Peusangan Siblah Krueng, Jangka dan Peusangan Selatan).

Acara dibuka Sekretaris Kecamatan, Peusangan Ramzi, S.Sos, mewakili camat, yang pada kesempatam tersebut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini sangat bagus. Apalagi beberapa saat ke depan akan ada Musrenbang Kecamatan.

“Kami berharap kepada semua pemuda, agar dapat berprestasi, kreatif dan melahirkan inovasi. Sehingga gampong menjadi baik,” harap Ramzi.

Sementara Ketua Karang Taruna (KT) Kabupaten Bireuen, drh. Murdani menyampaikan, kedepan gaji ketua pemuda tingkat gampong harus dinaikkan.

“Gaji ketua pemuda perlu dinaikkan, ini penting agar pemuda sejahtera. Tahun 2019 kita sudah berusaha menjumpai anggota dewan, tapi sampai sekarang belum terealisasi.

“Jadi, tahun depan bila perlu kita jumpai bupati. Bersedia?” ungkap Dani Geulangang lantang, dan mendapat sambutan antusias peserta.

Nanti tahun 2021 sama-sama bertemu bupati untuk memperjuangkan penambahan kesejahteraan.

Tapi, sebut Dani, jangan juga nanti apabila tidak ada penambahan gaji lantas mengancam mengundurkan diri. Ya ini jangan juga..

“Pesan saya, mudah-mudahan apa yang disampaikan nantinya oleh pemateri bisa diambil manfaat untuk bisa dikembangkan di gampong masing-masing,” harapnya.

Ketua KT Kecamatan Peusangan, Rahmadsyah,S.Sos mengatakan kegiatan yang dilaksanakan tersebut untuk sama-sama berpikir tantang kegiatan yang akan dilaksanakan di tahun mendatang, yang tinggal beberapa hari lagi.

“Kegiatan ini selain menyusun program kerja, juga untuk bersilaturahmi, sehingga mungkin ada persoalan-persoalan yang ada di gampong masing-masing bisa kita pecahkan bersama,” jelas pegawai Kantor Camat Peusangan ini.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Kabupaten Bireuen Zulkifli,M.Kom, dan menyampaiakan sambutannya.

Menurut Zulkifli, dana desa yang sudah berjalan hampir lima tahun belum banyak memberikan manfaat buat pemuda.

“Peran pemuda masih sangat minim dan masih jalan ditempat, Untuk itu, mari kita bangun peran kepemudaan supaya lebih aktif lagi,” ungkap Zulkifli.

Materi sosialisasi disampaikan Kusnaidi, yang juga menjabat Bendahara Karang Taruna Bireuen mengupas tentang dasar hukum pengelolaan keuangan desa, yakni Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Serta Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pemerintahan Gampong.(Ihkwati)