KABAR BIREUEN-Upaya pencarian korban tenggelam, yang terjadi Minggu (21/4/2019), di Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan, Gampong Simpang Jaya, Kecamatan Juli, Bireuen terpaksa dihentikan karena pencarian di malam hari tidak akan optimal.

Korban tersebut bernama Mulyadi (28), beralamat di Pante Lues, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah.

Hal ini disampaikan Kepala Pos Sar Bireuen, Budi Darmawan, melalui WhatsApp kepada Kabar Bireuen, Minggu (21/4/2019) malam.

Sebelumnya Tim pos siaga Search And Rescue (SAR) Bireuen dibantu TNI/Polri, BPBD, Tagana, warga dan relawan terus mencari tubuh korban namun sampai pukul 18.00 WIB belum ditemukan.

Upaya yang sudah kita lakukan, pada pukul 14.20 WIB, tim pos siaga SAR Bireuen, tiba di LKP dan melakukan observasi akses penurunan perahu karet.

Pukul14.50 wib, tim berjumlah 6 orang melakukan pencarian di atas permukaan air dengan menggunakan perahu karet dan peyelaman di sekitar LKP.

Pukul 15.30 wib, tim selesai melakukan penyelaman dengan kondisi arus dibawah deras. Pukul 15.50 wib tim kembali melakukan penyisiran dengan perahu karet sekitar LKP dan pukul18.00 wib tim kembali ke posko dengan hasil nihil.

Menurut Budi Darmawan, pencarian tubuh korban tidak mungkin dilanjutkan karena waktu tidak memungkinkan, jika kita memaksa mencari takutnya malah menambah korban.

Pencarian tubuh korban akan kembali dilanjutkan besok, Senin (22/4/2019) pagi, dengan melakukan penyisiran menggunakan 1 unit perahu karet, di sekitar tempat kejadian korban tenggelam (LKP).

“Unsur yang terlibat yaitu selain Pos siaga SAR Bireuen ada BPBD, TAGANA, TNI/POLRI, Relawan dan warga, mudah-mudahan korban segera ditemukan,” ujar Budi Darmawan. (Herman Suesilo)