KABAR BIREUEN-Pemerintah Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireuen  menggelar kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Musrenbang dalam Kecamatan Tahun 2020, untuk Perencanaan Pembangunan Kabupaten Bireuen Tahun 2021 berlangsung di halaman Kantor Pemerintah Kecamatan setempat, Rabu (12/2/2020).

Kegiatan ini dihadiri anta lain, Plt Bupati Bireuen Dr. Muzakkar A Gani, SH.,M.Si. Sekretaris Daerah H. Ir Zulkifli SP. Anggota DPRK Bireuen, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala SKPK dan unsur Forkopimcam Jeumpa.

Tampak juga hadir para keuchik, Imum Mukim, Imum Mesjid.,Imum Meunasah. Sekdes,Tuha Peut, Peutuha Tuha Lapan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan serta Lembaga Swadaya Masyarakat dan undangan lainnya.

Pada kesempatan itu Camat Jeumpa Zulbahri S. Sos menjelaskan, pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Jeumpa pada hari ini, terlebih dahulu telah dilaksanakan Kegiatan Pra Musrenbang pada 28 Januari 2020 lalu.

“Hal ini merupakan langkah awal dalam penentuan skala prioritas untuk pelaksanaan pembangunan di wilayah Kecamatan Jeumpa, yang dibentuk dalam 3 POKJA, yaitu Bidang Infrastruktur. Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam dan Sosial Budaya dan Keistimewaan Aceh,” jelasnya.

Camat Jeumpa ini juga menyampaikan keinginan dan harapan seluruh masyarakat Kecamatan Jeumpa, agar segera terealisasi untuk kepentingan masyarakat banyak, diantaranya pengadaan tanah untuk pembangunan Kantor Kapolsek dan Danramil Jeumpa.

Kecamatan Jeumpa merupakan salah satu kecamatan tertua di Kabupaten Bireuen di antara tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Juli, Kuala dan Kota Juang. Dari segi luas wilayah dan juga jumlah penduduk Kecamatan Jeumpa sangat mendukung untuk pembangunan kedua kantor dimaksud.

Dengan adanya pembangunan Kantor Kapolsek dan Danramil di Kecamatan Jeumpa dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam mengurus administrasi yang diperlukan disamping peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selanjutnya pelaksanaan Pembangunan jalan menuju Kantor Kecamatan Jeumpa dengan taksiran panjang jalan 80 meter, serta Ianjutan pembangunan jalan gampong Blang Gandai dan Alue Limeng tahap VI.

Skala Prioritas Pembangunan tahun lalu yang belum terlaksanakan yaitu Pengaspalan jalan Abek Tingkem, Cot Lesong, Cot Ulim, Selembah, Balang Rheum dan Senebok Lhong.

“Masyarakat Jeumpa juga mengharapkan bantuan bibit jagung dengan luas Iahan 1025 Ha,” kata Zulbahri.

Pada kesempatan itu, Camat Zulbahri juga menyampaikan aspirasi masyarakat petani, dimana masalah yang sering dialami oleh masyarakat petani daIam wilayah Kecamatan Jeumpa yaitu kelangkaan pupuk subsidi pada saat musim tanam. Harapan kami kepada bapak Plt Bupati serta dinas terkait untuk segera menindaklanjuti masalah tersebut.

Menurut Camat Jeumpa, Musrenbang Kecamatan Jeumpa ink harus dipandang sebagai sarana yang dipersiapkan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat daIam rangka memperoleh akses yang memadai daIam kebijakan penganggaran pembangunan.

Untuk itu, maka mutu proses dan mutu hasil Musrenbang akan sangat menentukan efektifitas penyaluran aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

Pihaknya berharap semoga kegiatan Musrenbang tingkat Kecamatan Jeumpa dapat menghasilkan suatu perencanaan yang berkualitas, transparan dan akuntabel, yang akan menjadi dasar pelaksanaan pembangunan pada tahun 2021.

“Musrenbang Kecamatan sangat penting dan strategis dalam rangka mencari masukan untuk penyusunan perencanaan pembangunan Tahun Anggaran 2021 guna mencapai visi, misi serta tujuan dan sasaran program yang ditetapkan dalam RPJM Kabupaten Bireuen,” ujar Zulbahri.

Sementara itu, Plt Bupati dalam inti sambutannya mengatakan, usulan yang disampaikan jangan hanya program fisik seperti jembatan, jalan, irigasi dan saluran saja.

“Memang pembangunan infrastruktur penting tapi alangkah baiknya juga usulan program/kegiatan bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam upaya pengentasan kemiskinan menjadi prioritas,” kata Muzakkar.

Disebutkan, Kabupaten Bireuen menjadi salah satu daerah kantong kemiskinan yang meliputi Kecamatan Simpang Mamplam, Jeunieb, Peudada, Jeumpa, Juli, Jangka dan Peusangan.

“Sehingga diperlukan upaya-upaya langkah strategis dalam menurunkan angka kemiskinan, khususnya pada wilayah kantong kemiskinan serta memperkuat dan memastikan bahwa seluruh program yang telah berjalan dapat berlangsung efektif,” kata Plt Bupati Bireuen. (Herman Suesilo).

BAGIKAN