Arif (13) pasien hepatitis(peradangan hati) dan Paspor sang Ayah Sulaiman,TKI di Malaysia

KABAR BIREUEN- Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh, H Sudirman atau Haji Uma tergerak hatinya membantu memulangkan seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia agar bisa bertemu anaknya yang sedang sakit.

Keiinginan membantu itu berawal dari laporan Komunitas Solidaritas Dhuafa Aceh (KSDA) terkait derita Arif (13), pasien asal Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen  yang kondisinya sangat memprihatinkan dengan perut membesar, didiagnosa dokter menderita pembengkakan atau peradangan hati (hepatitis).

Pihak KSDA juga sudah menjenguk dan membawa bekal dan makanan, namun Arif semakin lemah dan merintih. Hanya satu yang terucap dari mulut bocah laki-laki itu,  dia merindukan ayahnya dan mengahrapkan sang ayah pulang dari negeri seberang.

Keberadaan ayahnya sebagai TKI di Malaysia menjadi hambatan untuk kepulangannya menjenguk sang anak.

Pihak KSDA lalu menghubungi senator Haji Uma dan meminta bantuannya untuk bisa mengabulkan harapan Arif yang sedang sakit parah.

Mendapat laporan dari KSDA tersebut,  Haji Uma pada pukul 01.00 WIB. tengah malam lalu mencari Info keberadaan orang tua Arif bernama Sulaiman.

“Saya menelpon Bapak Sulaiman apakah tahu anaknya sakit dan dirawat di RSUZA Banda Aceh, Sulaiman mengatakan tahu. Tapi dia benar- benar tidak bisa berbuat apa karena tidak punya uang dan harus mengurus dokumen.

Mendengar hal itu, Haji Uma mengatakan kepada Sulaiman jika dia yang akan menanggung semua biaya kepulangannya dan mengharapkan Sulaiman bisa kembali karena anaknya sangat membutuhkannya. Sulaiman sudah bekerja 11 tahun sebagai pembersih kebun sawit di Batu 11, Gombak Malaysia.

Haji Uma kemudian menghubungi Abu Saba dan memintanya untuk merinci biaya kepulangan semua. Setelah ditotalkan menghabiskan biaya 1400 RM atau sebanding Rp 5.500.000.

“Selanjutnya saya persilahkan Abu Saba untuk membantu dan memfasilitasi pengurusan. Akhirnya tadi pukul 15.00 sore, dokumennya sudah selesai dan besok bisa diterbangkan dari Kuala Lumpur, Malaysia menuju Banda Aceh pada pukul 7.30 waktu setempat,” ungkap Haji Uma.

Kemungkinan, kata Haji Uma, Sulaiman akan tiba di Banda Aceh pukul 08.00 WIB pagi. Dia secara pribadi sudah juga memerintahkan stafnya untuk mengecek langsung kondisi pasien dan menyampaikan kabar baik ini.

“Saya juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada Abu Saba dan seluruh warga yang telah membantu proses ini,” pungkasnya.

Besok penjemputan akan dilakukan oleh statnya, didampingi pihak Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) dan Dinas Sosial. (Ihkwati)