KABAR BIREUEN – Sebanyak 103 calon kepala Madrasah tingkat MI, MTs dan MA di lingkungan Kantor Kementerian Agama, Kabupaten Bireuen mengikuti asessment di Kampus Timur Universitas Almuslim Peusangan, Kamis (29/4/2021).

Saat pembukaan di Aula MA Jangka, Ketua panitia pelaksana Anis S.Ag dalam laporannya menyampaikan, pelaksanaan asessment yang diikuti 103 orang didasari oleh runtutan undang – undang dan adanya kepala madrasah yang sudah melebihi masa kerja sampai 6 tahun, pensiun, beralih jadi pengawas dan ada yang meninggal.

“Asessment ini merupakan kebutuhan yang harus dilaksanakan, bukan karena keinginan,” jelas Anis.

Anis berharap, melalui kegiatan selama dua hari Kamis dan Jumat (30/4/2021) yang meliputi ujian berbasis komputer dan wawancara ini dapat memperoleh informasi yang akurat tentang kompetensi calon kepala madrasah, sehingga dapat mengembangkan madrasah lebih baik lagi dikemudian hari.

“Kita harapkan dengan asessment ini, calon kepala madrasah dapat membawa pendidikan ke arah yang lebih baik lagi,” kata Kasi Penmad ini.

Kepala kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bireuen, Drs.H.Zulkifli Idris, M.Pd dalam arahannya mengatakan, kegiatan ini sudah lama direncanakan, namun karena berbagai kendala maka baru saat ini bisa terlaksana.

“Sebenarnya kegiatan ini sudah lama direncanakan, tapi karena berbagai kendala baru sekarang.bisa kita lakukan,” ujar Zulkifli.

Disamping itu, Zulkifli menyebutkan, kegiatan ini merupakan seleksi untuk menentukan layak atau tidaknya seseorang ditempatkan pada posisi jabatan tertentu.

“Seorang pimpinan atau kepala madrasah harus memiliki kemampuan untuk bersikap, bertindak dan mengambil keputusan yang tepat pada saat mendadak, kita berharap akan ada hasil yang objektif,” pungkas Zulkifli Idris.

Turut hadir pada kesempatan itu , mewakili kanwil kemenag Aceh, Kasi PTK Zulkifli M.Pd, Kasi Tendik Maryani M.Pd dan kasi Kurikulum Nasruddin MA, sedangkan dari kemenag Bireuen, kasubbag Tata Usaha Iskandar dan pengawas madrasah.(Faisal Ali)