KABAR BIREUEN – Pimpinan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Darussaadah Ranting Lapehan Mesjid, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, Tgk. M.Isa Husen, siap menggelar kegiatan Milad Darussaadah Aceh ke-50 Wilayah II, Rabu hingga Minggu (28/3-1/4/2018) mendatang di YPI setempat.

Menurut Tgk. M. Isa Husen, kegiatan dua tahunan itu akan diikuti lima kabupaten/kota di Aceh. Terdiri dari Kabupaten Bireuen, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Jumlah pesertanya, 683 orang yang mewakili 14 cabang Darussaadah, 21 asjadi serta 22 israfi.

“Kami sudah siap mengelar dan mensukseskan kegiatan besar ini,” imbuh Tgk. M. Isa atau sering disapa Waled Lapehan ini.

Sementara itu Ketua Panitia Milad, Ibrahim, S.Sos (Camat Makmur) kepada Kabar Bireuen menjelaskan, panitia sudah jauh jauh hari mempersiapkan segala kebutuhan untuk menyukseskan kegiatan akbar ini, baik berupa arena utama, makanan maupun keperluan acara musabaqah.

“Panitia bersama masyarakat Makmur sudah mempersiapkan segala kebutuhan demi suksesnya milad tersebut,” cetus Ibrahim.

Terkait penampungan ratusan peserta, Wakil Ketua Panitia  Muhammad Abdullah, menjelaskan, panitia sudah meminta desa di sekitar lokasi acara untuk penempatan peserta.

“Peserta akan ditampung di rumah rumah penduduk di desa Blang Kuthang, Lapehan Mesjid, Ulee Gle, Dayah Darusyariah Blang Kuthang dan komplek Asjadi Lapehan,” jelas Muhammad Abdullah.

Acara milad tersebut dipusatkan di komplek Masjid Baitul Ihsan Desa Lapehan Mesjid, sebagai arena utama dan komplek Darussaadah. Rencananya, nanti akan dibuka Bupati Bireuen H. Saifannur pada Rabu malam (28/3/2018 ) sekira 21.00 WIB.

Diawali dengan zikir bersama. Kemudian, dilanjutkan selama lima hari dengan delapan cabang perlombaan. Terdiri dari lomba tilawah, pidato bahasa Arab, bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Tahfuz Qur’an dan Qiraatul Qutub.

Panitia berharap, milad yang mengambil tema “Mari Kita Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan, Semoga Ukhuwah Islamiyah Terjalin dengan Baik dan Dayah Darussaadah Aceh Hidup Jaya Bersama Masyarakat” ini, akan dimanfaatkan peserta untuk bersaing dalam musabaqah serta menjalin ukhuwah dalam darussaadah. (Faisal Ali)

BAGIKAN