KABAR BIREUEN-Keluarga besar pelajar Aceh di Hadharamaut, Yaman, yang sekarang benama WASILAH (Wadah Silaturahmi Aceh-Hadramaut) Yaman sukses mengadakan acara maulid akbar Nabi SAW dan doa bersama untuk para Syuhada Tsunami Aceh 2004 silam pada Kamis (31/1/2019) lalu.

Acara yang menjadi agenda tahunan pelajar Aceh di Hadharamut ini bertempat di Bait Alkaff, Tarim, Hadhramaut, Yaman.

Selain untuk merayakan maulid Nabi dan doa bersama untuk para Syuhada Tsunami, acara tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan antar sesama pelajar Aceh di Hadhramaut khususnya dan dengan Masyaikh Hadhramaut secara umum.

Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah Habaib dan Masyaikh besar Tarim dan sekitarnya, seperti Habib Abdul Qadir Jailani Al Habsyi, Syeh Umar bin Husein Al Khatib, Habib Thahir Al Attas, Habib Abdullah bin Abdul Qadir Al Idrus, Syeh Yasir As Syuhairi dan beberapa ulama besar Hadhramaut lainnya.

Acara dimulai setelah salat zuhur, dengan pembacaan Sirah Nabi Muhammad SAW, diikuti dengan pembacaan surah Yasin dengan niat pahala kepada para Syuhada Tsunami dan Aceh agar senantiasa dijauhkan dari segala mara bahaya.

Kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video dokumenter Aceh sebelum-pasca terjadinya gelombang Tsunami. Dengan mata yang berkaca-kaca, para hadirin menyaksikan rekaman musibah yang menimpa Aceh 14 tahun silam itu. Ketika video itu diputar, semua tamu tampak tak bergeming. Semua tampak kusyuk menyaksikan video tersebut.

Setelah pemutaran vidio tersebut, acara dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan langsung oleh Syeh Umar Al Khatib dan Habib Jailani Al Habsyi, yang mana kedua-duanya sudah pernah berkunjung ke Aceh beberapa waktu lalu.

Syeh Umar Al Khatib dalam sambutannya mengajak para undangan untuk senantiasa meneladani kehidupan Rasulullah SAW, baik dari segi ucapan maupun perbuatannya.

Sementara itu, Habib Abdul Qadir Jailani Al Habsyi dalam tausiahnya mendoakan agar Aceh senantiasa diberkahi oleh Allah SWT dan dijauhkan dari segala musibah dan mara bahaya.

Acara yang dihadiri kurang lebih 200 orang ini berlangsung tertib dan lancar hingga berakhir dengan doa yang dibacakan oleh Habib Abdullah Al Idrus, pimpinan lembaga madrasah Al Idrus. Kemudian dilanjutkan dengan makan siang sekitar pukul 14.00 waktu Yaman.

Semoga dengan berkah hadirnya para Habaib dan Masyaikh besar Hadhramaut, acara ini bisa membawa berkah, khususnya untuk para Syuhada Tsunami, untuk pelajar Aceh di Hadhramaut dan untuk Aceh secara umum.(Ansharuddin Sufyan Harun B.Sc/mahasiswa pascasarjana di Universitas Al-Ahgaff, Tarim, asal Samalanga, alumni Umul Ayman Samalanga)

BAGIKAN