KABAR BIREUEN-Mukim memiliki peran sentral di dalam masyarakat, selain bertindak sebagai pemuka penyelenggaraan adat dan perselisihan adat, secara Undang-undang peran mukim secara hirarki pemerintahan, berada di bawah Camat dan diatas Keuchik.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bireuen, Dr. H. Muzakkar A Gani, SH., M.Si, pada prosesi pengambilan sumpah dan melantik Imum Mukim Bireuen, Drs Muzakir, Imum Mukim Geulanggang Raya, Muhammad Nasir,SPd, Imum Mukim Cot Keupula, M Yusuf dan Imum Mukim Geudong, Zulkifli,SAg, masa bakti 2019-2024, di Aula Lama Setdakab Bireuen, Rabu (6/2/2019)

Pada kesempatan itu, Muzakkar A Gani mengharapkan kepada camat, para Keuchik, Tuha Peut dan seluruh masyarakat se-Kemukiman Kota Juang, agar mendukung setiap langkah Mukim untuk berperan maksimal menjadi alat pemersatu dan pemangku adat dalam pembinaan kemasyarakatan.

“Selain itu, para Mukim untuk mempererat silahturahmi, membangun kembali tata kelola adat, gotong royong dan musyawarah,” ujar Muzakkar.

Sebelumnya, Camat Kota Juang Drs Jalaluddin, M.Si, dalam inti arahannya menyampaikan, untuk ke depan, Mukim juga salah satu pengawasan pelaksanaan dana desa baik di desa ataupun kecamatan.

Untuk itu, para Keuchik untuk selalu berkoordinasi dengan Mukim  terkait segala permasalahan dan kegiatan di gampong.

“Apresiasi kepada Mukim yang lama atas pengamdiaannya selama ini dan selamat kepada Mukim yang baru semoga dapat menjalankan tugas dengan baik, jujur, adil serta bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab sesuai dengan fungsi dan tugasnya,” kata Jalaluddin.

Prosesi pelantikan tersebut dihadiri  Anggota DPRK, unsur Forkopimcam setempat, para Mukim, Imum Syiek,  Keuchik , perangkat gampong, unsur Lembaga Gampong, tokoh agama, tokoh adat dan undangan lainnya.(Herman Suesilo)

 

BAGIKAN