KABAR BIREUEN – Kiprah Palang Merah Indonesia (PMI) selain sangat dibutuhkan dan dirasakan oleh masyarakat, juga tidak ada hal yang negatif di dalam tubuh organisasi kemanusiaan tersebut.

Demikian diutarakan Wakil Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah Nurdin, MT, saat membuka acara Musyawarah Kerja (Muker) PMI Provinsi Aceh di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Jumat (8/12/2017).

Menurut Wagub Nova, sejak didirikan pada 17 September 1945 hingga sekarang, PMI tidak pernah lelah melakukan misi kemanusiaan. Manfaatnya sangat dirasakan masyarakat.

“Peran PMI di Aceh sangat dirasakan saat konflik bersenjata. Karenanya, saya atas nama Pemerintah Aceh menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PMI,” katanya.

Saat ini, lanjut Nova Iriansyah yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Aceh ini, hampir seluruh pelosok Aceh dilanda musibah banjir dan juga angin puting beliung.

“Dalam hal ini, PMI sudah lebih dahulu berada di lapangan bersama dengan masyarakat. Relawan PMI bekerja tanpa menuntut pamrih, ini sangat luar biasa,” imbuhnya.

Menyangkut permintaan penambahan anggaran pada tahun 2018 untuk PMI Aceh, menurut Wagub Nova, akan diupayakan dalam APBA 2018.

Sebelumnya, Ketua PMI Provinsi Aceh, Ir. Teuku Alaidinsyah, M.Eng dalam sambutannya mengharapkan kepada Pemerintah Aceh dapat meningkatkan alokasi dana untuk PMI.

“Kita (PMI) butuh dana besar untuk menghadapi bencana, mulai dari kegiatan evakuasi, pendampingan sampai pemulihan. Selain itu, juga butuh biaya perawatan aset, jangan sampai menjadi besi tua,” ulasnya.

Menurut Teuku Alaidinsyah, di Provinsi Aceh mempunyai 23 PMI kabupaten/kota yang lengkap dengan markasnya.

“Selain itu, di jajaran PMI Provinsi Aceh telah ada 5 Unit Transfusi Darah (UTD). Selebihnya, masih bekerja sama dengan rumah sakit milik pemerintah, seperti Kabupaten Bireuen,” paparnya.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana Muker PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf, SE, mengatakan, pelaksanaan muker yang mengusung tema “PMI Berkarakter, Profesional, Mandiri dan Dicintai Masyarakat” ini, berlangsung selama tiga hari. Mulai hari ini, Jumat, (8/12/2017) hingga Minggu, 10 Desember 2017.

“Pelaksanaan muker ini, merupakan amanah konstitusi organisasi. Tujuannya, untuk evaluasi kerja organisasi selama satu tahun dan menyusun program kerja satu tahun ke depan,” jelas mantan Ketua PMI Bireuen ini. (Rizanur)

BAGIKAN