KABAR BIREUEN – Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Dr. H. Muzakkar A. Gani, SH., M.Si yang didampingi Plh. Sekretaris Disdikpora Bireuen, Drs. Teuku Syukri, M.Pd dan Wakil Ketua I Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Bireuen Drs. H. Iskandar Yusuf, MM, meninjau pelakasanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMAN 1 dan SMAN 2 Bireuen yang memasuki hari kedua, Selasa (10/4/2018).

Peninjauan Wabup Muzakkar dan rombongan ini, untuk melihat dari dekat tentang pelaksanaan UNBK tahun pelajaran 2017/2018 di dua SMA unggul tersebut. Mereka turut didampingi Kepala SMAN 1 Bireuen, Hamdani, S.Pd., M.Pd dan Kepala SMAN 2 Bireuen, Hanafiah, S.Pd., M.AP.

Kepala SMAN 1 Bireuen, Hamdani, S.Pd., M.Pd, dalam keterangannya kepada Wakil Bupati menjelaskan, SMAN 1 Bireuen memiliki fasilitas empat laboratorium komputer untuk kebutuhan 337 siswa-siswi SMAN 1 Bireuen yang mengikuti UNBK. Mereka terdiri dari 116 peserta laki-laki dan 221 perempuan.

Sementara Kepala SMAN 2 Bireuen, Hanafiah, S.Pd., M.AP, juga menjelaskan, di SMAN 2 Bireuen memiliki fasilitas empat laboratorium komputer untuk memenuhi kebutuhan 326 peserta UNBK siswa SMAN 2 Bireuen. Para peserta UNBK tersebut terdiri dari 117 laki-laki, 209 perempuan dan 67 siswa-siswi SMAN 1 Jeumpa yang bergabung di SMAN 2 Bireuen.

Pantauan Kabar Bireuen, pelaksanaan UNBK hari kedua ini, kondisi arus listrik PLN dan jaringan internet Telkom masih normal. Sehingga, pelaksanaan UNBK di 31 SMAN/SMAS dan 18 MAN/MAS dalam Kabupaten Bireuen, berjalan lancar.

Menjawab pertanyaan Kabar Bireuen tentang ketidakhadiran peserta UNBK yang berhalangan mengikuti UNBK, Ketua MKKS SMA Kabupaten Bireuen ini menjelaskan, mereka harus memberikan keterangan yang akurat, agar dapat mengikuti ujian susulan nantinya.

“Tentang berapa jumlah siswa yang berhalangan mengikuti UNBK, sedang dilakukan pendataan ke setiap SMA dalam Kabupaten Bireuen,” sebut Hanafiah.

Menurut dia, hingga UNBK hari kedua ini, telah diperoleh informasi, peserta UNBK di SMAS Zukifliah, Kecamatan Simpang Mamplam, jumlah peserta UNBK yang terdata sebanyak 22 orang. Sedangkan yang hadir hanya empat orang.

“Ketidakhadiran 18 peserta ini, apakah sakit atau tanpa keterangan, masih dipertanyakan dan akan diminta laporan resmi dari kepala sekolah tersebut,” terang Hanafiah. (Abu Iskandar)

 

 

BAGIKAN