Wabup Bireuen Dr H Muzakkar A Gani, SH, M Si sedang memberikan tausiah Ramadhan di Masjid Agung Sultan Jeumpa malam kedua Ramadhan, Kamis (17/5/2018) malam.

KABAR BIREUEN-Wakil Bupati Bireuen DR H Muzakkar A Gani,SH, M Si melaksanakan salat Insya, Tarawih berjamaah sekaligus sebagai penceramah Ramadhan di Masjid Agung Sultan Jeumpa malam kedua Ramadhan, Kamis mlam (17/5/2018).

Wabup Muzakkar dalam ceramah singkat usai shalat berjamah Insya dihadapan ribuan jamaah yang memadati Masjid Agung Sultan Jeumpa antara lain menyampaikan perintah berpuasa di bulan Ramadhan diwajibkan kepada umat Islam yang beriman dan telah diwajibkan kepada orang terdahulu sebelum umat Muhammad.

Hal ini sesuai Firman Allah, Hai orang-orang yang beriman diwajibkan kepada kamu berpuasa sebagaimana yang telah diwajibkan kepada orang-orang sebekum kamu agar menjadi orang-orang yang bertaqwa. (QS : 183).

Dikatakan, hal tersebut mengingatkan kita pada sebuah hadist bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan pembakar dosa-dosa. “ Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.

Dan barang siapa yang bertemu bulan Ramadhan belum mengerjakan puasa maka tidak akan diterima dari padanya hingga puasa.

Diakhir ayat 183 surat Al Baqarah menjelaskan tentang tujuan puasa Ramadhan, agar orang-orang yang beriman mencapai nilai taqwa, dihadapan Allah, sebagai orang-orang yang muttaqin.

Wabup Muzzakkar mengemukakan, Ramadhan merupakan satu-satunya bulan memiliki keistimewaan-keistimewaan yang tidak dimiliki oleh bulan-bulan lainnya.

“Keistimewaan tersebut di bulan Ramadhan diturunkan Al Quran sebagai petunjuk bagi umat manusia serta pemisah antara yang hak dengan yang bathil,” katanya.

Untuk meningkat nilai ketaqwaan kepada Allah, bulan Ramnadhan disebut bulan suci penuh rahmat dan bulan ampunan yang penuh berkah diharapkan dapat terus mengisi bulan Ramadhan yang sangat mulia.

Dengan salat wajib bertaubat, salat sunat tarawih (salat malam) tadarus Al Quran , bersedekah, memberi makanan berbuka orang berpuasa, iktikaf serta menjaga seluruh anggota badan dari segala macam perbuatan yang dilarang Allah.

Sabda Rasullullah, bulan Ranadhan bulan yang telah diwajibkan Allah berpuasa dan mengerjakan salat sunat (salat malam). Barang siapa yang berpuasa dan mengerjakan shalat malam bersungguh-sungguh karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka akan keluar dosa-dosanya seperti baru dilahirkan dari rahim ibunya. (H.AR Djuli).

BAGIKAN