KABAR BIREUEN- Kegiatan utama Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) disebut dengan Trias UKS, terdiri dari pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah yang sehat.

Dengan demikian Trias UKS merupakan perpaduan antara upaya pendidikan dengan upaya pelayanan kesehatan dan kesehatan lingkungan yang dilaksanakan sesuai dengan kurikulum sekolah, agar peserta didik dapat tumbuh dan berkembang secara sehat, yang pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas belajar dan prestasi belajar.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Bireuen, DR. H. Muzakkar A Gani, SH., M.Si, pada pembukaan kegiatan Pertemuan Koordinasi Pembinaan UKS/UKM Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, di Aula Lama Setdakab, Senin. (26/11/2018) pagi.

Dijelaskan, keberhasilan pembinaan dan pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) akan terlihat/tercermin pada perilaku hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik dan ini merupakan dampak yang diharapkan dari keseluruhan pola pembinaan dan pengembangan UKS/UKM.

Hal ini dikarenakan UKS/UKM merupakan wadah dan program untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik sedini mungkin, yang dilakukan secara terpadu oleh 4 Kementerian terkait, beserta keseluruhan jajarannya baik pusat maupun daerah.

“SKB 4 menteri yaitu Menteri Dalam Negeri, menteri kesehatan, Menteri Pendidikan dan Menteri Agama,” ujar Muzakkar

Diharapkan, kepada seluruh dinas dan pihak terkait serta setiap sekolah wajib melaksanakan UKS/M di sekolahnya.

Menurutnya, ada tiga pilar yang menjadi faktor suksesnya sebuah program kegiatan, yang pertama adalah visi yang jelas, Visi dari program UKS/M adalah meningkatkan kesadaran dan kemampuan untuk hidup sehat, yang kedua. Motivasi dari kegiatan UKS/M, yaitu implementasi dari visi program UKS/M.

Ketiga adalah kendali, ketajaman dari manajemen, yaitu rakor mengenai UKS/M ini adalah salah satu Siklus manajemen untuk menyambungkan komunikasi antara dinas terkait serta konsolidasi kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan.

“Jadi sekolah-sekolah yang sudah kita bina program UKS/UKM perlu dilakukan pemantauan,” pesan Wakil Bupati Bireuen ini.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr.Amir Addani, M.Kes, melaporkan, Tujuan kegiatan ini adalah untuk mewujudkan Nawacita Ke-5 Presiden RI, tentang kualitas hidup manusia Indonesia.

Acara pertemuan Koordinasi Pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah/ Madrasah (UKS/M), tambah Amir Addani, diikuti 100 orang peserta terdiri dari Lembaga Mitra (Kompak, Gerak), lintas sektor dan lintas program. (Herman Suesilo).

BAGIKAN