KABAR BIREUEN – Baitul Mal Kabupaten Bireuen memiliki peran yang sangat strategis dalam meningkatkan dan menginventarisir sumber potensi zakat dari tahun ke tahun, untuk disalurkan kepada yang berhak menerimanya.

Hal itu dikemukakan Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Dr. H. Muzakkar A. Gani, SH., M.Si, dalam sambutannya pada penyaluran Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS) Tahap III Tahun 2018 di Aula Lama Setdakab Bireuen, Kamis (27/12/2018) sore.

Dikatakannya, proses transparansi dalam pengelolaan dana umat tersebut, menjadi kunci suksesnya Baitul Mal Kabupaten Bireuen saat ini, dalam membentuk opini publik. Sebab, secara signifikan dapat mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat dalam pengumpulan dana ZIS.

Wabup Muzakkar mengharapkan kepada para mustahik (yang berhak menerima zakat), agar dapat memanfaatkan sebaik mungkin dana yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Bireuen ini melalui Baitul Mal.

“Mudah-mudahan dana zakat dan infaq yang diterima ini, dapat membantu meringankan beban ekonomi Bapak dan Ibu sehari-hari. Sementara bagi yang belum menerima pada hari ini, Insya Allah akan disalurkan pada awal tahun 2019 nantinya,” jelas Muzakkar.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Kepala Badan Pelaksana Baitul Mal Kabupaten Bireuen, Rizwan Sulaiman, S.Ag, dalam laporannya menjelaskan, kepercayaan masyarakat kepada Baitul Mal sebagai wadah penyaluran ZIS, memang terus meningkat dari tahun ke tahun. Penerimaan Zakat dan Infaq tahun ini sampai 30 November 2018, sudah tercatat Rp11,5 miliar. Sedangkan pada tahun 2017 lalu, sebesar Rp9,5 miliar.

“Artinya, sudah bertambah Rp2 miliar, belum termasuk penerimaan bulan Desember 2018. Alhamdulillah, ini semua berkat dukungan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder serta masyarakat dalam Kabupaten Bireuen,” sebut Rizwan. (Suryadi)

 

BAGIKAN