Unit Pelayanan Intensive Psikiatri (UPIP) Rumah Sakit umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen

KABAR BIREUEN- Kendati UPIP (Unit Pelayanan Kesehatan Jiwa dan Psikologi) RSUD dr Fauziah Bieuen belum berstatus sebagai Rumah Sakit Jiwa (RSJ), namun sejak beroperasi Agustus 2013 hingga 2018 telah berhasil menyembuhkan 3.040 penderita sakit jiwa.

Demikian Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen dr Mukhtar Mars menjelaskan hal itu kepada Kabar Bireuen di ruang kerjanya Selasa (13/3/2019).

Dikatakan, UPIP RSUD dr Fauziah yang mulai beroperasi Agustus 2013 pasca komplik Aceh guna memberikan pelayanan kesehatan jiwa dan psikologi bagi penderita sakit jiwa dalam Kabupaten Bireuen dan luar Kabupaten Bireuen.

Fasilitas gedung UPIP di jalan Kolonel Mohd Ali Basyah berdekatan dengan RSUD dr Fauziah memanfaatkan bekas gedung kantor Peternakan Bireuen yang mulai beroperasi Agustus 2013, memilki 8 kamar 19 tempat tidur pasien,  2 ruang pasien pria dan dua ruang pasien wanita letaknya terpisah.

Menurut dr Mukhtar, UPIP RSUD dr Fauziah sejak beroperasi 2013 hingga 2018 menampung memberikan pelayanan kesehatan jiwa dan psikologi bagi penderita sakit jiwa dalam Kabupaten BIreuen dan luar Kabupaten Birteuen rata-rata 40 orang setiap bulan.

UPIP RSUD dr Fauziah Bireuen memiliki dua dokter jiwa, 3 orang perawat kesehatan jiwa dan 13 orang perawat umum.Memasuki bulan Maret 2019 UPIP RSUD dr Fauziah pasien sakit jiwa yang masih dirawat sebanyak 11 orang terdiri 9 laki-laki dan 2 perempuan.

Hingga saat ini, sebutnyà, belum ada rencana peningkatan status UPIP RSUD dr Fauziah untuk menjadi RSJ.

“Kendati demikian, UPIP RSUD dr Fauziah akan tetap memberikan pelayanan kesehatan jiwa dan psikologi bagi penderita sakit jiwa di Kabupaten BIreuen maupun dari luar Kabupaten Bireuen,” ujarnya.

Beberapa keluarga penderita saklit jiwa yang ditemui Kabar Bireuen
di UPIP Bireuen Selasa (13/3/2019) mengatakan, kehadiran UPIP RSUD dr Fauziah sangat berjasa dalam memberikan pelayanan kesehatan jiwa dan psikolog bagi penderita sakit jiwa warga Kabupaten Bireuen maupun warga luar Kabupaten BIreuen.

“Bagi kami warga kurang mampu sudah sangat terbantu dapat mengunjungi keluarga sakit jiwa di UPIP Bireuen, ketimbang harus pergi ke RSJ Banda Aceh yang harus menelan biaya besar,” ungkapnya.

Beberapa keluarga pasien sakit jiwa menyarankan, agar UPIP RSUD dr Fauziah Bireuen ditingkatkan statusnya menjadi RSJ letaknya mudah terjangkau oleh masyarakat Kabupaten Bireuen dan luar Kabupaten BIreuen untuk merawat keluarganya yang menderita sakit jiwa. (H.AR Djuli).

BAGIKAN