KABAR BIREUEN-Seorang pelaku pembawa gas elpiji subsidi 3 kilogram tanpa izin dan dokumen diamanakan Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bireuen pada Jumat (30/8/2019) di salah satu desa di Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen.

Pelaku F (47) asal Kecamatan Peusangan , Kabupaten Bireuen  diamankan saat membawa 56 tabung gas elpiji 3 kg dengan mobil Isuzu Panther hitam untuk diperjualbelikan.

“Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bireuen sebelumnya mendapatkan informasi dari masyarakat ada mobil yang sedang mengangkut gas berbsubsidi yang diambil dari salah satu kios di Jangka. Tim menindaklanjuti informasi tersebut dan kemudian menghentikan mobil Isuzu Panther hitam yang dikendarai F,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bireuen, Iptu Rezki Kholiddiansyah SIK kepada wartawan, Senin sore (9/9/2019).

Ditambahkannya, saat diperiksa, ternyata benar mobil tersebut mengangkut tabung gas bersubsidi pemerintah sebanyak 56 tabung yang masih terisi dan bagian atas/segel tabung telah dibuka untuk mengelabui seakan tabung gas tersebut dalam keadaan kosong, tabung gas tersebut ditutupi dengan terpal biru.

“Lalu tim menanyakan terkait izin dan dokumen dari gas yang dibawa tersebut, namun pelaku tidak dapat menunjukkan dokumennya,” kata Rezki.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat melanggar Pasal 55 Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas, dengan ancaman hukuman 6 tahun dan denda Rp 60 miliar. (Ihkwati

BAGIKAN