KABAR BIREUEN-Allah SWT menurunkan mukjizat kepada para Nabi antara lain Tongkat kepada Nabi Musa, perahu kepada Nabi Nuh dan Alquran sebagai mukjizat terbesar kepada Nabi Muhammad SAW.

Alquran adalah pedoman hidup bagi umat manusia agar selamat dunia akhirat. Selain Alquran juga memiliki Assunnah Rasulullah sebagai Uswatun Hasanah.

Umat Islam yang meninggalkan Alquran dan sunnah Rasulullah akan kehilangan arah dalam menempuh kehidupan di dunia dan akhirat kelak. Karena itu sebagai umat Muhammad wajib kembali kepada Alquran dan Sunnah Rasullah agar selamat dalam memempuh hidupnya didunia dan akhirat kelak.

Demikian antara lain Tgk Muhammad Saidi Ilyas, Da’I dari Teupin Mane, Kecamatan Juli alumnus Dayah Abu Tumin Blang Bladeh mengajak umat Islam  dalam menyampaikan dakwah peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Al Amin Pulo Ara, Kota Juang, Sabtu malam (5/1/2019).

Tgk Muhammad Saidi Ilyas mengemukakan, diakhir zaman sekarang ini umat Islam sudah banyak meninggalkan Alquran dan Hadist, sehingga mereka terlena menganut budaya barat yang bertentangan dengan budaya Islam.

Mulai dari pemberian nama anak yang baru lahir baik laki-laki dan perenpuan tidak lagi diberi nama seperti nama Nabi-Nabi yang tersurat dalam Alquran yang membawa berkah untuk laki-laki dengan nama, Adam, Muhummad, Abubakar, Ibrahim, Ismail, Ya’kub, Syuib dan lain-lain.

“Untuk nama anak perempuan dengan nama Hawa, Khadiyah, Aisyah Fatimah,  dan lain-lain, akan tetapi untuk anak laki-laki dan perempuan diberi nama dengan nama-nama orang barat non Islam yang dapat terkilir lidah kita dalam menyebutkannya dan terkilir lidah Tgk Imum saat melaksanakan takziah jika dia meninggal dunia,” sebutanya.

Dikatakan, akibat umat Islam meninggalkan Alquran dan hadist, mereka lalai melaksanakan perintah  perintah Allah, dan menganut budaya barat non Islam akan kehilangan arah dalam menempuh kehidpannya sehari-hari.

“Sebagai umat Muhammad  wajib memiliki iktikad dan akidah sesuai ajaran Alquran. Manusia memiliki tiga unsur penting, yaitu otak untuk berpikir, hati untuk meningkatkan keimanan dan perut untuk mengisi makanan yang halal menunjang kesehatan tubuh untuk sehat berpikir dan  kuat keimanannya untuk beribadah kepada Allah,” harap Tgk Muhammad Saidi Ilyas. (H.AR Djuli).

BAGIKAN